M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Waspadai! Inilah Sederet Penyebab Diare Berkepanjangan pada Lansia

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Diare bisa terjadi pada siapa saja, dari bayi hingga lansia. Pada orang dewasa, penyebabnya kurang lebih sama. Akan tetapi, ada yang lebih banyak terjadi pada lansia. 

Kenali berbagai penyebab diare berkepanjangan pada kelompok usia lansia di sini. Diare ditandai dengan keluarnya feses encer atau berair saat buang air besar. 

Sama halnya seperti pada anak-anak dan orang dewasa muda, diare pada lansia perlu ditangani agar tidak menyebabkan dehidrasi. 

Baca Juga: Manfaat dan Kandungan Nutrisi Jintan Hitam untuk Kesehatan

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab diare berkepanjangan pada lansia, dilansir dari Healthline yaitu sebagai berikut:

1. Gangguan endokrin

Penyebab diare berkepanjangan pada lansia yang pertama adalah karena adanya gangguan endokrin. 

Gangguan endokrin—sistem hormon—seperti kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) dapat memicu diare berkepanjangan dan berkurangnya berat badan. 

2. Alergi makanan

Penyebab diare berkepanjangan pada lansia yang kedua adalah alergi makanan. Contohnya alergi terhadap gluten, yang merupakan komponen utama tepung gandum.

Lansia dengan intoleransi laktosa juga bisa mengalami diare setelah mengonsumi susu dalam jumlah tertentu. 

3. Penyakit radang usus

Penyebab diare berkepanjangan pada lansia yang ketiga karena penyakit radang usus. Dua tipe radang usus yang umum ditemukan adalah penyakit Crohn dan kolitis ulseratif. 

Keduanya termasuk kelainan autoimun, yang mana sistem kekebalan tubuh menyerang bagian-bagian dari saluran cerna. Ciri khas penyakit ini yaitu adanya darah di dalam tinja. 

Baca Juga: Hindari Makanan Ini agar Vitiligo Tidak Semakin Parah

4. Obat-obatan

Penyebab diare berkepanjangan pada lansia yang keempat karena obat-obatan yang memang umumnya lebih banyak mengonsumsi obat-obatan ketimbang mereka yang berusia lebih muda. 

Obat-obatan yang kerap menjadi penyebabnya adalah obat pencahar, obat penurun asam lambung, antihipertensi, antikanker, anti HIV, dan antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen. 

5. Infeksi kronis

Penyebab diare berkepanjangan pada lansia yang terakhir karena infeksi kronis. Infeksi kronis oleh parasit, bakteri, dan virus tertentu dapat memicu diare yang berkepanjangan.

Infeksi ini lebih banyak ditemukan pada mereka yang kerap bepergian atau tinggal di negara-negara tropis dan/atau berkembang. 

Infeksi usus umumnya muncul setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi kuman. 

Oleh sebab itu, segera bawa lansia berkonsultasi dengan dokter bila diare berlangsung hingga lebih dari 3-4 minggu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

BMKG: El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Datang Terlambat dan Lebih Singkat

BMKG memprediksikan, awal musim hujan periode 2026-2027 di 529 Zona Musim atau 61,08% wilayah Indonesia akan mengalami kemunduran. 

4 Warna Beige Benjamin Moore untuk Rumah yang Terasa Hangat dan Modern

Inilah 4 warna beige Benjamin Moore pilihan desainer ini untuk rumah yang hangat dan modern, lengkap dengan tips biar interior krem tidak monoton.  

6 Kebiasaan Pagi biar Rumah Tetap Rapi Tanpa Buang Waktu Banyak

Ini 6 kebiasaan pagi untuk menjaga rumah tetap rapi, nyaman, dan teratur tanpa menghabiskan banyak waktu sebelum beraktivitas.

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan Bikin Transaksi QRIS Lebih Praktis

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan memudahkan akses fitur serta pengisian nominal QRIS agar transaksi harian terasa lebih praktis.

7 Cara Ubah Pendapatan Biasa Menjadi Aset Jangka Panjang untuk Masa Depan

Ubah pendapatan biasa menjadi aset jangka panjang lewat 7 cara sederhana, dari mengelola uang, investasi, utang, bisnis hingga dana darurat.  

IHSG Anjlok 1,69% Jelang Keputusan BI, Waspada Volatilitas Tinggi

Investor perlu tetap berhati-hati, tanpa bereaksi berlebihan terhadap pergerakan jangka pendek.     

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026: Tim Putra Indonesia Susul Tim Putri ke Semifinal

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026 babak perempat final, Selasa (22/9), Tim Putra Indonesia menyusul Tim Putri ke semifinal.

Diluncurkan Sejak 2019, Begini Capaian QRIS dari Domestik hingga Rambah Mancanegara

Begini perkembangan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ​sejak diluncurkan tahun 2019.    

Bitcoin Tembus US$ 87.000, Ini Katalis yang Mendorong Penguatan

Arus dana institusional, perkembangan regulasi aset digital AS, dan turunnya harga minyak menjadi sejumlah katalis penguatan Bitcoin.

Peringatan Dini Cuaca Besok (23/9), Hujan Sangat Lebat Masih Turun di Provinsi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 23 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi ini.