M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Waspadai Gejala Kista Ovarium untuk Perempuan

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Kista ovarium adalah kantong berisi cairan yang tumbuh pada indung telur (ovarium) perempuan. Kista biasanya muncul selama masa subur atau selama wanita mengalami menstruasi, dikutip dari Women’s Health.

Tiap wanita memiliki dua indung telur (ovarium), satu di bagian kanan dan satu lagi di sebelah kiri rahim. Ovarium yang berukuran sebesar biji kenari ini merupakan bagian dari sistem reproduksi wanita. 

Dikutip dari Women's Health, Taraneh Shirazian, M.D mengungkapkan, sebagian besar kista ovarium adalah kista folikel jinak yang datang dan pergi serta tidak memerlukan penanganan lebih lanjut. 

Namun, terbentuknya kista ovarium tergantung dari berbagai faktor. Bisa terkait dengan siklus menstruasi maupun akibat ada pertumbuhan sel yang tidak normal. 

Walaupun terdapat pertumbuhan sel yang tidak normal, biasanya kista ovarium bersifat jinak. Meskipun jinak terkadang kista ovarium bisa berkembang menjadi ganas, inilah yang harus diwaspadai dan diantisipasi oleh perempuan. 

Baca Juga: 3 Gerakan Yoga untuk Mengecilkan perut, Bisa Dilakukan di Rumah

Pada umumnya kista ovarium yang kecil tidak menyebabkan gejala apapun dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun, kista ovarium yang besar, pecah, tak kunjung hilang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman.  

Moms, harus mulai mengenali gejala kista ovarium. Waspada tentang gejala kista ovarium akan membantu Anda untuk lebih berhati-hati dan bisa mengatasi lebih cepat sebelum kista berkembang menjadi ganas.  

Berikut gejala kista ovarium yang perlu Anda waspadai. Ini penjelasannya: 

1. Nyeri panggul sebelum dan sesudah menstruasi. 

2. Nyeri perut sebelah kiri bawah (nyeri panggul), yang bisa datang dan pergi, serta bisa menyebar ke daerah punggung bawah dan paha. 

3. Menstruasi tidak teratur, bahkan bisa menyakitkan, lebih berat, atau lebih ringan dari biasanya. 

4. Perut terasa tertekan. 

5. Mual, muntah, atau nyeri pada payudara, seperti yang dirasakan saat hamil. 

6. Merasa kembung atau bengkak pada perut. 

7. Kesulitan buang air besar atau sakit saat buang air besar. 

8. Lebih sering buang air kecil karena tekanan pada kandung kemih atau Anda mengalami kesulitan untuk mengosongkan kandung kemih. 

9. Sakit dan merasa tidak nyaman di bagian bawah perut saat berhubungan seksual (dispareunia). 

10. Merasa sangat kenyang setelah makan hanya sedikit. 

Baca Juga: Manfaat Bawang Putih untuk Tubuh yang Sudah Terbukti Khasiatnya

Gejala tersebut mungkin menunjukkan bahwa kista ovarium telah menyebabkan perubahan pada ovarium. Jika Anda merasa pada kondisi seperti di atas, Anda harus segera berkonsultasi dan mendapatkan penanganan dokter. Mencegah lebih baik sebelum kita ovarium berkembang menjadi ganas. 

Selanjutnya: Pentingnya Mengajarkan Pendidikan Seks Sejak Dini Kepada Anak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.