M O M S M O N E Y I D
Bugar

Wajib Tahu! 5 Cara Menghilangkan Kulit Bertekstur dengan Benar

Wajib Tahu! 5 Cara Menghilangkan Kulit Bertekstur dengan Benar
Reporter: Rizka Noveliana  |  Editor: Rizka Noveliana


MOMSMONEY.ID - Yuk, simak cara menghilangkan kulit bertekstur dengan benar. Ciri-ciri kulit bertekstur seperti kulit terasa kasar dan kering.

Penyebab munculnya kulit bertekstur adalah penumpukan sel-sel kulit mati, paparan sinar matahari dan kulit yang mengalami dehidrasi.

Oleh karena itu, Anda memerlukan rangkaian produk skincare yang tepat agar masalah kulit bertekstur bisa diatasi.

Berikut lima cara menghilangkan kulit bertekstur, dilansir dari blog.avoskinbeauty.com

Baca Juga: Promo PegiPegi Hotel Sans, Sunerra, Urbanview, The Lavana, dan RedPartner Diskon 55%

1. Eksfoliasi kulit

Cara pertama menghilangkan kulit bertekstur adalah melakukan eksfoliasi kulit. Eksfoliasi berfungsi untuk mengangkat sel-sel kulit mati penyebab kulit bertekstur.

Penggunaan eksfoliasi sebaiknya dilakukan dua atau tiga kali dalam seminggu. Eksfoliasi ada dua jenis, yaitu scrub atau skincare berbahan AHA BHA. Eksfoliasi memakai scrub atau skincare berbahan AHA BHA berfungsi untuk mengeksfoliasi kulit. 

2. Double cleansing

Selanjutnya, Anda juga harus melakukan double cleansing secara rutin dua kali sehari di pagi dan malam hari. Hal ini dapat membantu membersihkan kulit dan terhindar dari kulit bertekstur. 

Pertama, bersihkan wajah menggunakan micellar water. Lanjutkan dengan face wash. Gunakan pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit Anda. 

3. Gunakan skincare dengan bahan aktif

Gunakan produk skincare dengan bahan aktif yang dapat mengatasi kulit bertekstur, seperti retinol, vitamin C, AHA BHA, dan lainnya yang berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati dan membuat kulit menjadi lebih halus dan merata.

Kandungan antioksidan juga dapat membantu memperbaiki tekstur kulit yang tidak merata. 

Baca Juga: Simak, Inilah 4 Tips biar Tubuh Tetap Terhidrasi Selama Berpuasa

4. Gunakan pelembab 

Cara mengatasi kulit bertekstur berikutnya adalah menggunakan pelembab. Penyebab kulit bertekstur salah satunya karena kulit mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan, seperti kekurangan minyak alami kulit dan kolagen.

Sehingga, Anda perlu menghidrasi kulit agar tetap terjaga kelembapannya sehingga tidak menimbulkan tekstur kasar pada kulit. Pilihlah pelembap dengan kandungan hyaluronic acid untuk melembapkan kulit. 

Kandungan hyaluronic acid berfungsi untuk menjaga kadar air pada kulit, mencerahkan kulit dan meningkatkan produksi kolagen pada kulit yang kering atau bertekstur.

Selain itu, bisa menggunakan kandungan lidah buaya untuk menghidrasi kulit dan membuat pH kulit menjadi lebih seimbang.

5. Pakai sunscreen

Terakhir, pakailah selalu sunscreen baik di dalam maupun di luar ruangan. Paparan sinar matahari dapat menyebabkan tekstur kulit tidak merata, serta ukuran pori-pori juga menjadi tidak merata.

Lindungi kulit dari paparan sinar Matahari karena efeknya buruk untuk kulit. Penggunaan sunscreen menjadi rutinitas skincare yang wajib dilakukan. 

Itulah beberapa cara menghilangkan kulit bertekstur dengan benar, rawat dan jaga kesehatan kulit Anda sejak dini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​