M O M S M O N E Y I D
AturUang

Wajib Pikirkan Hal Ini Sebelum Restrukturisasi KPR, Catat

Wajib Pikirkan Hal Ini Sebelum Restrukturisasi KPR, Catat
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Suku bunga Bank Indonesia sudah beberapa kali mengalami kenaikan. Tak bisa dipungkiri, suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) juga siap naik. Langkah yang bisa debitur ambil adalah melakukan restrukturisasi KPR biar bunga tak mencekik keuangan. 

Menurut Andy Nugroho, perencana keuangan Advisor Alliance Group, ketika dirasa cicilan KPR melonjak tinggi, misalnya, setelah kenaikan suku bunga dan jumlahnya sudah jauh lebih tinggi dari kemampuan atau bujet yang dimiliki, saat itulah Anda mulai mempertimbangkan untuk resktruturisasasi.

"Bisa mengalihkan KPR ke bank yang menawarkan suku bunganya lebih rendah dan bila dihitung skemanya maka cicilannya akan kembali sesuai bujet Anda," kata Andy. 

Akan tetapi, Andy memperingatkan, untuk matang dalam memikirkan rencana ini. Yang harus dipikirkan di antaranya soal skema KPR  bank tempat restrukturisasi.

Baca Juga: Tips Memanfaatkan Restrukturisasi KPR

Andy menyarankan, cari tahu terlebih dahulu, berapa lama masa flatnya dan kapan akan menjadi floating. Lantas, cek pula berapa kemungkinan bunga baik pada masa flat maupun floating.

Hal lainnya yang harus dipikirkan adalah apakah ada pinalti saat hendak mencabut KPR dari bank lama. Selain itu, pertimbangkan pula biaya yang akan timbul ketika melakukan restrukturisasi. 

Dengan restrukturisasi, Andy meyakini, debitur bisa mendapat bunga KPR yang lebih sesuai dengan bujet dan keinginan. "Selain itu, biasanya, di awal KPR bunganya masih flat," ungkap Andy. 

Namun, di sisi lain, debitur perlu keluar tenaga, waktu, dan biaya yang cukup besar untuk mengurus dokumen yang diperlukan. Baik itu dari bank existing KPR maupun ke bank tempat restrukturisasi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Aceh, Sumut, Sumbar, Bengkulu (12/3)

Jadwal imsakiyah dan buka puasa di Aceh, Sumut, Sumbar, dan Bengkulu untuk Kamis 12 Maret 2026 sebagai panduan sahur dan berbuka Ramadan. ​  

Hasil Swiss Open 2026, Putri dan Ginting Melaju Mulus ke Babak 16 Besar

Hasil Swiss Open 2026 babak 32 besar, tunggal putri Putri Kusuma Wardani dan tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting melaju mulus ke 16 besar.

Hujan Sangat Lebat di Provinsi Berikut, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/3)

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Kamis 12 Maret 206 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

6 Kebiasaan Mengatur Uang yang Terlihat Bijak, tapi Justru Menghambat Kaya

Banyak kebiasaan mengatur uang yang terlihat aman, ternyata bisa merugikan masa depan finansial. Cek 6 strategi keuangan yang perlu dihindari.​

7 Tips Menata Kamar Tidur agar Lebih Nyaman dan Menenangkan

Simak 7 cara menata kamar tidur agar lebih nyaman, tenang, dan rapi sehingga membantu Anda meningkatkan kualitas tidur setiap malam.​

Komunitas Anak Muda Berbagi, Mulai Bersih-Bersih Masjid hingga Cooking for Aksi

B​ersama komunitas anak muda, Mie Sedaap mengajak masyarakat berbagi di bulan Ramadhan dan berkreasi lewat masakan

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Kamis 12 Maret 2026, Perlu Pengakuan

Simak ramalan zodiak keuangan dan karier Kamis 12 Maret 2026, peluang kolaborasi, ide baru, dan arah profesional tiap zodiak hari ini!

Pantau 5 Kripto Top Gainers 24 Jam, ICP Salah Satunya yang Naik 10%

Kripto Internet Computer atau ICP menempati puncak kripto top gainers saat pasar kripto global lanjut menguat dalam 24 jam terakhir.

Harga Emas Hari Ini Stabil di bawah US$ 5.200 saat Dollar Melemah

Indeks dollar AS merosot untuk hari keempat, yang membuat harga emas lebih murah bagi sebagian besar pembeli.

Pantau Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (12/3), Diprediksi Cerah

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Kamis (12/3/2026) di wilayah Jawa Timur akan didominasi oleh cuaca cerah