M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Wabah Pneumonia China Merebak, Kenali Ciri-ciri Anak Terkena Pneumonia

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Yuk, simak ciri-ciri anak terkena pneumonia dan lakukan pencegahan sedini mungkin.

Melansir UNICEF, pneumonia adalah penyakit yang paling mematikan untuk anak-anak di dunia. Setiap tahun, 725.000 balita meninggal dunia, termasuk 190.000 bayi baru lahir rentan terhadap infeksi pneumonia. 

Pneumonia ialah infeksi saluran pernapasan akut pada paru-paru. Penyebabnya bisa karena bakteri, virus atau jamur di udara. Saat anak-anak terkena pneuminia maka paru-paru akan dipenuhi cairan dan sulit bernapas. 

Baca Juga: JCO Juice, Minuman Baru yang Menyegarkan ala J.CO di Awal Desember 2023

Selain itu, tingkat kekebalan tubuh anak yang belum matang membuatnya lebih rentan terkena pneumonia. Lalu, bagaimana ciri-ciri pneumonia pada anak? 

Ciri-ciri pneumonia pada anak-anak!

Tiga ciri-ciri utama pneumonia pada anak-anak adalah batuk, kesulitan bernapas dan demam. Anak-anak yang terkena pneumonia akan bernapas lebih cepat atau dada bagian bawah terlihat tertarik ke bagian dalam seperti sedang menarik napas. 

Bukan cuma itu, anak-anak juga akan mengalami sakit dada, gemetar seperti menggigil dan merasa kelelahan. Bahkan, hingga merasa nyeri otot, kehilangan selera makan, mual, dan muntah. 

Gejala awal pneumonia akan seperti flu. Namun, bakal semakin memburuk dalam beberapa hari. 

Baca Juga: Tiket.com Bagi Deretan Konser Musik di Akhir Tahun

Mengutip Nation Wide Childrens, pneumonia sering menginfeksi saat bulan dingin, di mana anak-anak sering berada di dalam rumah dan kontak dengan orang lain. Anak-anak di bawah dua tahun memilik risiko lebih tinggi tertular pneumonia. 

Pneumonia adalah penyakit menular. Penularan bisa melalui udara saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Penularan juga bisa melalui cairan seperti darah saat melahirkan atau dari wajah yang terkontaminasi. 

Nah, Anda bisa mencegah pneumonia dengan melakukan vaksin. Sejak usia 2 bulan, anak-anak sudah bisa mulai menerima vaksin pneumonia.

Kemudian, di usia 6 bulan atau lebih anak-anak bisa mendapatkan vaksin tahunan khusus untuk mencegah penyakit flu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

15 Menu Sarapan Sehat yang Bisa Bikin Berat Badan Turun

Mari intip beberapa menu sarapan sehat yang bisa bikin berat badan turun. Kira-kira apa saja ya?    

5 Menu Sarapan untuk Menjaga Kesehatan Otak Anda

Yuk, coba beberapa menu sarapan untuk menjaga kesehatan otak Anda berikut ini! Ada apa saja?          

Ini 5 Kripto Top Gainers yang Tetap Bertaji saat Pasar Loyo

Di pasar yang loyo, kripto KITE salah satu yang mampu naik dan menempati puncak kripto top gainers 24 jam terakhir.

Program IVF, Kisah Aktor Rifky Alhabsyi dan Istri Miliki Anak Setelah 9 Tahun

Menanti kehamilan anak pertama lewat program IVF, simak cerita lengkap aktor Rifky Alhabsyi dan istrinya.

Tips Bangun Kepercayaan Diri Anak untuk Ikut Kompetisi, Orang Tua Harus Lakukan Ini

Psikolog Klinis Anak dan Keluarga, Saskhya Aulia ​membagikan tips bagi orang tua untuk membangun kepercayaan diri pada anak untuk ikut kompetisi.  

Charlie Munger Ungkap 4 Kebiasaan Belanja yang Menghambat Kekayaan

Charlie Munger membocorkan 4 jenis pengeluaran yang diam diam bisa menghambat kebebasan finansial jangka panjang.​

12 Inspirasi Dapur Luar Bikin Halaman Rumah Makin Nyaman dan Estetik

Berikut inspirasi dapur luar ruangan modern yang estetik, nyaman, dan cocok untuk bikin acara makan keluarga makin berkesan.​

Cara Menabung Umrah dari Nol, Tips Logis biar Cepat Berangkat ke Tanah Suci

Berikut cara menabung untuk umrah kini makin mudah dengan strategi sederhana, realistis, dan cocok untuk semua kalangan di Indonesia.​

Peeling vs Eksfoliasi, Ini 4 Perbedaan Mendasar yang Wajib Diketahui

Pernah mengira peeling dan eksfoliasi sama? Simak dan catat, inilah 4 perbedaan peeling dan eksfoliasi!

5 Kondisi Halaman Rumah yang Sering Bikin Tetangga Tidak Nyaman

Kondisi halaman rumah yang berantakan ternyata bisa mengganggu tetangga dan memicu konflik kecil di lingkungan. Ini solusi praktisnya.​