M O M S M O N E Y I D
AturUang

Viral Video Ibu-Ibu Arisan Rp 2,5 Miliar, Uang Arisan Terkena Pajak Penghasilan?

Viral Video Ibu-Ibu Arisan Rp 2,5 Miliar, Uang Arisan Terkena Pajak Penghasilan?
Reporter: Dendi Siswanto  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Viral video yang menunjukkan sekelompok ibu-ibu di Makassar, Sulawesi Selatan, menggelar arisan dengan tumpukan uang mencapai Rp 2,5 miliar. Uang hasil arisan terkena pajak penghasilan?

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Dwi Astuti mengatakan, uang arisan tidak termasuk sebagai objek pajak penghasilan (PPh). 

Menurut Dwi, mengacu Undang-Undang PPh, setiap tambahan ekonomis yang wajib pajak terima adalah penghasilan yang merupakan objek pajak.  

Nah, dengan begitu, arisan tidak termasuk dalam tambahan ekonomi yang wajib pajak terima lantaran uang yang para peserta arisan setor dan terima tetap sama.

"Ini, kan, sama saja dengan menabung tanpa bunga. Jadi, intinya, kalau dari sisi itu, arisan sebenarnya bukan objek PPh," kata Dwi, Selasa (23/5).

Baca Juga: Angka Korupsi Tinggi dan Pemimpin Korup, Robert Kiyosaki: Beli Aset Investasi Ini

Meski begitu, Dwi mengatakan, Direktorat Jenderal Pajak akan terus memantau kepatuhan ibu-ibu sosialita yang terlibat dalam arisan mewah tersebut terhadap pelaporan pajak. 

Petugas pajak nantinya akan mencocokkan data terkait pelaporan kepatuhan pajak dan laporan dari masyarakat.

Dwi menyebutkan, kemungkinan saja, ibu-ibu sosialita tersebut merupakan seorang pengusaha sehingga memiliki penghasilan yang besar dan bisa menggelar arisan mewah tersebut.

"Kalau memang sudah baik kepatuhannya dan sudah sesuai profil profesinya, misalnya, pengusaha, uang Rp 100 juta mungkin bagi mereka bukan jumlah besar, ya, gak ada masalah," sebutnya.

"Tapi, kalau memang tidak sesuai profilnya, pasti akan kita tindaklanjuti sesuai ketentuan berlaku," tegas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

WhatsApp Premium: 20 Chat Disematkan, Ini Fitur Eksklusif Lainnya!

WhatsApp Premium hadirkan fitur personalisasi tema dan 20 pin chat. Temukan semua keunggulan yang membuat pengalaman chat Anda makin istimewa!   

Gencatan Senjata Diperpanjang, Harga Emas Hari Ini Turun ke US$ 4.700

Harga emas hari ini di pasar global sempat turun di bawah US$ 4.700 per troi ons, menghapus kenaikan pada sesi sebelumnya.

Peringati Hari Bumi, Cermati Fintech Group Tanam 1.000 Pohon di Hutan Kota Bekasi

Cermati Fintech Group (CFG) menanam sebanyak 1.000 bibit pohon di Hutan Kota Eduforest, Kabupaten Bekasi dalam rangka peringati Hari Bumi

Huawei Watch Fit 5: Layar Jernih, Baterai 10 Hari, & Fitur Kesehatan Lengkap

Huawei Watch Fit 5 dan 5 Pro resmi meluncur. Cari tahu perbedaan layar, fitur, dan jadwal penjualannya sebelum Anda memutuskan membeli.

Jangan Kehabisan! Promo TIX ID Film Para Perasuk Beli 1 Gratis 1, Berakhir Cepat

Membeli tiket nonton Para Perasuk lebih hemat. TIX ID tawarkan promo Beli 1 Gratis 1 hanya 3 hari. Segera manfaatkan penawaran ini!

Pilot RI Tembus Standar Dunia, Ini Tips Jadi Pilot Berprestasi

​Karier pilot menjanjikan, tapi penuh tantangan. Ini tips penting agar bisa berprestasi dan bersaing di industri penerbangan global.

Nu Skin Luncurkan Prysm iO, Cek Nutrisi Tubuh Kini Cukup 15 Detik

Nu Skin meluncurkan Prysm iO, sebuah alat yang memungkinkan pengguna mengetahui kondisi nutrisi tubuh dengan cepat dan praktis.

Promo J.CO Summarecon: Beli 1 Lusin Gratis 1/2 Lusin Donuts, Hemat sampai Rp 63.000

Nikmati promo di J.CO Summarecon Mall Serpong yang bikin heboh. Buruan cek selengkapnya untuk tahu cara dapatkan donat gratis sebelum kehabisan!

Harga Emas Antam Hari Ini Kamis (23/4) Lanjut Melemah, Turun Rp 25.000

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Kamis (23/4) mengalami penurunan Rp 25.000 dari perdagangan sebelumnya.

Sempat Disemprit Bursa, Saham WBSA Injak Gas Naik 690%

Saham WBSA pada Kamis, 23 April 2026 kembali menyentuh auto reject atas atau ARA dengan kenaikan 24,88% ke Rp 1.330.