M O M S M O N E Y I D
HOME

Vaksin di Luar Negeri? Begini Cara Verifikasi Sertifikatnya di PeduliLindungi

Reporter: Lidya Yuniartha  |  Editor: Lidya Yuniartha


MOMSMONEY.ID - JAKARTA. Bagi Anda warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara Asing (WNA) yang divaksinasi di luar negeri, Anda bisa mendapatkan sertifikat vaksinasi yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.id.

Dengan adanya fitur verifikasi ini, WNI dan WNA yang divaksinasi di luar negeri bisa semakin mudah mengakses fasilitas publik dengan aplikasi PeduliLindungi.

Seperti diketahui, saat ini sertifikas vaksin Covid-19 dan aplikasi PeduliLindungi sangat dibutuhkan karena syarat untuk mengakses beberapa layanan publik.

Adapun, berkas yang harus disiapkan bagi WNI berupa KTP dengan NIK, ID yang dipakai untuk verifikasi adalah NIK dan Kartu Vaksinasi. 

Sementara, berkas yang harus disiapkan oleh WNA adalah izin diplomatik dari Kementerian Luar Negeri atau izin tinggal dari imigrasi dan Kartu Vaksinasi. ID yang dipakai untuk verifikasi adalah nomor paspor.

Baca Juga: Bantu Memperkuat Imun Tubuh, 5 Makanan Ini Perlu Dikonsumsi Penderita Covid-19

Lantas seperti apa alur verifikasi vaksinasinya? berikut penjelasannya dikutip dari situs Kementerian Kesehatan:

1. Daftar dan ajukan verifikasi melalui https://vaksinln.dto.kemkes.go.id/sign/in.

2. Setelahnya, data individu dan vaksinasi diverifikasi oleh Kementerian Kesehatan (bagi WNI) dan oleh masing-masing kedutaan (bagi WNA).

3. Hasil verifikasi akan dikonfirmasi melalui email.

4. Pihak yang mengajukan dapat mendaftar dan login di aplikasi PeduliLindungi, melengkapi data akun untuk aktifkan status vaksinasi, mendapatkan kartu verifikasi vaksinasi dengan masuk ke web https://pedulilindungi.id, dan pilih menu cek sertifikat dan lengkapi data. 

5. Buka aplikasi PeduliLindungi dan pilih Scan QR Code untuk check in.

Selanjutnya: Sertifikat Vaksin Anda Belum Muncul di PeduliLindungi? Coba Lakukan Hal Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

BMKG Beri Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis, Daerah Ini Masuk Kategori Awas

Kali ini, wilayah yang masuk dalam kategori awas cukup mendominasi. Jumlahnya cukup besar dibandingan kategori siaga dan waspada.

4 Buku Financial Freedom Terbaik yang Wajib Anda Baca

Bagi Anda yang ingin mulai melangkah menuju kemandirian finansial, berikut adalah 4 buku financial freedom terbaik yang wajib Anda baca.

Upaya Mengembangkan Koperasi Bukan Sekadar Simpan Pinjam Semata

Kementerian Koperasi mendorong koperasi untuk mulai berani merambah sektor-sektor strategis seperti produksi, distribusi hingga keuangan.

Tetap Bugar di Tengah Kesibukan! Ini 7 Pola Makan Hidup Sehat untuk Pekerja Kantoran

Penerapan pola makan hidup sehat sangat penting untuk menjaga kebugaran pekerja kantoran jangka panjang. Ketahui tips lengkapnya di sini.

Bitcoin Rebound, Inflasi AS jadi Penentu Peluang Menguji US$ 87.000

Data inflasi AS yang dirilis Rabu (14/10) akan menjadi katalis penting bagi pergerakan Bitcoin selanjutnya.

Moms, Ini 6 Sinyal Bahaya yang Menunjukkan Kesehatan Mental Anak sedang Terganggu

Anak tidak selalu bisa mengungkapkan perasaan lewat kata-kata. Ini 6 tanda masalah kesehatan mental anak agar Moms bisa memberikan solusi tepat.

Bukannya Segar, Ini 6 Akibat Tidur Terlalu Lama untuk Tubuh Termasuk Penyakit Jantung

Memiliki durasi tidur melebihi 9 jam bisa memicu gangguan metabolisme dan nyeri fisik. Ketahui akibat tidur terlalu lama untuk kesehatan di sini.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (13/10) dan Lusa, Suhu Tertinggi Capai 37°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah 13-14 Oktober didominasi berawan, dengan suhu tertinggi mencapai 37°C di Klaten.

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (13/10) Didominasi Berawan, Lusa 13 Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat 13-14 Oktober didominasi berawan, sementara suhu tertinggi mencapai 36°C di Jawa Barat.

Hujan Ringan Dominasi Sumatera Barat Besok (13/10), Cek Wilayah Terdampak

BMKG memprakirakan hujan ringan di 14 kabupaten/kota di Sumatera Barat. Lima wilayah lainnya diprediksi berawan.