M O M S M O N E Y I D
HOME

Vaksin COVID-19 Rekomendasi dari WHO yang Digunakan Indonesia

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Pemerintah Indonesia terus mempercepat pelaksanaan program vaksinasi nasional sebagai upaya penekanan lonjakan kasus pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Ada 3 jenis vaksin yang dipergunakan pemerintah Indonesia, yakni Sinovac (CoronaVac), AstraZeneca, dan Sinopharm.

Masyarakat diminta tak ragu vaksin karena vaksin yang digunakan sudah dipastikan keamanannya. Seluruh vaksin tersebut juga telah direkomendasikan WHO melalui Emergency Use Listing (EUL).

Dilansir dari Pom.go.id, Direktur Pengawasan Produksi Obat, Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor Badan POM, Togi Junice Hutadjulu menegaskan bahwa vaskin COVID-19 telah melalui evaluasi dan pengawasan Badan POM. Proses tersebut dimulai dari tahap pre-market, yakni uji pra-klinik, uji klinik, hingga tahapan produksi. Berikut tiga jenis vaksin COVID-19 yang digunakan di Indonesia:

Baca Juga: Efek Samping yang Wajar Terjadi Setelah Dilakukannya Vaksinasi Covid-19

Sinovac (CoronaVac)

Vaksin COVID-19 produksi Sinovac (CoronaVac) merupakan vaksin terbaru yang mendapat validasi dari WHO pada 1 Juni 2021. Vaksin ini telah memenuhi standar internasional dengan melewati uji klinik tahap ketiga dan digunakan lebih dari 20 negara.

Vaksin buatan Sinovac mengandung bahan antara lain virus yang sudah dimatikan (inactivated virus) dan tidak mengandung sama sekali virus hidup atau yang dilemahkan. Bahan selanjutnya adalah Alumunium Hidroksida yang berfungsi untuk meningkatkan kemampuan vaksin. Adapun larutan fosfat sebagai stabilizer dan larutan garam Natrium Klorida untuk memberikan kenyamanan dalam penyuntikan.

Dilansir sehatnegeriku.kemkes.go.id, hasil analisis riset membuktikan bahwa vaksinasi Sinovac dosis lengkap mampu mencegah kematian dan mencegah sakit parah yang berujung perawatan gawat darurat sebanyak 94% .

AstraZeneca

Vaksin AstraZeneca-SK Bio telah masuk dalam EUL sejak 15 Februari 2021. Meski vaksin ini sempat diragukan, Kementerian Kesehatan melalui Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menerbitkan Surat Edaran Nomor: HK.02.02/II/841/2021 tentang Informasi Mengenai Vaksin COVID-19 AstraZeneca.

Dalam surat edaran itu disebutkan bahwa vaksin AstraZeneca adalah vaksin vektor adenoviral (rekombinan) yaitu mengandung virus flu biasa yang telah dimodifikasi sehingga tidak dapat berkembang di dalam tubuh manusia, tetapi dapat menimbulkan respon kekebalan terhadap COVID-19. Adapun beberapa kondisi kejadian ikutan pasca vaksinasi (KIPI) yang umum terjadi bersifat ringan, yaitu pusing, mual, nyeri otot, nyeri sendi, nyeri di tempat suntikan, kelelahan, malaise, dan demam.

Selain itu, Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa penggunakan vaksin AstraZeneca bersifat mubah (diperbolehkan).  

Baca Juga: Lakukan Hal-Hal Berikut Ini Setelah Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Sinopharm

Sinopharm telah masuk dalam EUL sejak 7 Mei 2021. Vaksin ini telah melewati uji klinis yang dijalankan oleh Sinopharm di China dengan hasil memiliki efek perlindungan terhadap COVID-19 sebesar 79,34%. Angka ini tentu telah melampaui standar efisiensi minimal yang ditetapkan oleh WHO, yakni sebesar 50%.

Vaksin Sinopharm berisikan virus Corona yang dimatikan (inactived virus) seperti halnya Sinovac. Vaksin ini bekerja dengan cara memicu sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan antibodi yang mampu melawan virus. Adapun kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI) dari penggunaan vaksin Sinopharm bersifat ringan, seperti bengkak, kemerahan, sakit kepala, diare, nyeri otot, atau batuk.

Selain tiga vaksin tersebut, Indonesia juga telah menerima sebanyak 3.000.060 dosis vaksin Moderna dari Amerika Serikat. Vaksin baru ini nantinya akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan vaksinasi tahap ketiga atau booster.

Selanjutnya: Ini 3 Aplikasi untuk Membantu Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pasien Kolesterol Tinggi Makan Ikan? Omega-3 di Dalamnya Turunkan Risiko Stroke

Konsumsi 170 gram ikan per minggu terbukti ampuh bantu lawan kolesterol. Temukan jenis ikan terbaik pilihan ahli gizi.  

HP Samsung Galaxy S26 Ultra Dibekali Gorilla Armor 2 & Privacy Display!

Privacy Display Samsung Galaxy S26 Ultra bisa sembunyikan layar. Mode Privasi Maksimum ternyata berdampak pada kontras warna yang perlu diwaspadai

Ampuh & Bikin Lega! Coba 7 Minuman Alami untuk Mengatasi Batuk Sakit Tenggorokan

Punya keluhan batuk sakit tenggorokan yang tak kunjung reda? Simak deretan racikan minuman hangat yang efektif mempercepat proses pemulihan.

Tinggal 4 Hari Lagi! Jangan Lewatkan Promo Mako Bakery Borong Roti Favorit Hemat

Manfaatkan promo Mako Bakery yang berlaku hingga 2 Oktober 2026. Dapatkan berbagai pilihan roti, cake, dan cookies lezat dengan harga lebih hemat.

5 Cara Mudah Pilih Tas Olahraga Paling Tepat, Pastikan Desain Sesuai Kebutuhan

Ternyata tak bisa sembarangan, inilah beberapa cara dan tips yang perlu diketahui sebelum memilih tas olahraga yang tepat.​

Ini Daftar Buah-Buahan yang Efektif Menurunkan Kadar Asam Urat dalam Tubuh

Boleh dikonsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh, catat apa saja jenis buah-buahan yang baik untuk mengatasi asam urat.

Kulit Sensitif Bebas Perih, Pilihan Sunscreen Ini Bikin Wajah Lembap!

Kulit sensitif rentan mengelupas dan perih akibat radiasi matahari. Ketahui kombinasi sunscreen terbaik agar wajah tetap terlindungi.  

4 Ciri-Ciri Lowongan Kerja Palsu yang Wajib Anda Waspadai, Jangan Tertipu!

Sedang mencari pekerjaan? Simak dan catat, berikut adalah 4 ciri-ciri lowongan kerja palsu yang wajib Anda waspadai.

Ingin Merangsang Kolagen Alami Kulit? Kenali Perawatan Berbasis PLLA

​Stimulasi kolagen menjadi salah satu pendekatan dalam perawatan estetika untuk membantu menjaga elastisitas dan kekencangan kulit.

8 Barang di Ruang Tamu yang Perlu Disingkirkan biar Rumahmu Betah Seharian

8 barang di ruang tamu ini ternyata bisa membuat rumah terasa sempit dan kurang nyaman lo. Simak apa saja yang perlu disingkirkan.