M O M S M O N E Y I D
HOME, InvesYuk

Tips Investasi Properti di Luar Negeri yang Perlu Anda Tahu

Tips Investasi Properti di Luar Negeri yang Perlu Anda Tahu
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Kunci utama dalam berinvestasi adalah menyesuaikan dengan kebutuhan dan bukan sekadar ikut-ikutan. Begitu pun halnya dengan berinvestasi properti di luar negeri. 

Senior Associate Director Capital Markets Colliers International Indonesia Aldi Garibaldi mengatakan, biasanya orang membeli atau investasi properti di luar negeri karena adanya kebutuhan. Misalnya, membeli properti di Singapura karena harus berobat, sekolah, dekat dengan Indonesia, keamanan, dan untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. 

Atau mungkin investasi properti di Amerika dan Australia sebagai diversifikasi aset. "Dalam USD dan AUD, kan jadi terproteksi dari tergerusnya nilai mata uang rupiah terhadap mata uang asing," ungkap Aldi.

Hal senada juga disampaikan Anton Sitorus, Director Research Consultancy Savills Indonesia. Ia berpesan, jika ingin berinvestasi properti, pertimbangkan dahulu kebutuhan pribadi. Setelahnya, sesuaikan lokasi dengan kebutuhan itu.

Jadi, bisa saja tujuannya untuk bisnis, sekolah, atau bisa juga karena sering bolak-balik ke negara itu untuk sekadar belibur. Anton menyarankan, lebih baik untuk beli properti tersebut. Meskipun awalnya bukan untuk diperjualbelikan, paling tidak setelah urusan selesai atau ada kebutuhan dana mendesak bisa dijual lagi.

Cuma, biasanya, investasi properti di luar negeri cocoknya untuk orang yang berduit dan juga bisa mengontrol investasinya secara rutin. Nah, untuk mengontrol itu pun butuh dana yang besar.

Selanjutnya, dalam memilih properti di luar negeri, pertimbangkan faktor kenyamanan di negara yang dituju. Ini mulai dari persyaratan untuk membeli dan tinggal, agar setelah transaski nanti tidak ada masalah teknis. "Lagipula kalau di luar negeri sumber infomasinya mudah didapat. Tidak serumit kalau WNA mau beli di Indonesia," kata Anton.

              Poin berikutnya, perhatikan prospek pertumbuhannya. Dalam pengamatan Anton, imbal hasil di luar negeri tidak sebesar di dalam negeri. Misalnya di Kelapa Gading atau BSD, ketika sedang terkenal, kenaikan harganya bisa 20%-40%. Sementara kalau di luar negeri, biasanya kenaikan harga hanya satu digit. "Kenaikannya tidak besar tapi stabil," ujar Anton.

Anton menyebutkan, di Indonesia, harga properti bisa naik tinggi sekali, tapi di satu waktu tidak bergerak sama sekali. Nah, di negara lain seperti Singapura atau Australia yang sudah maju, fundamentalnya lebih baik sehingga pergerakan harga jualnya stabil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Sangat Lebat di Provinsi Berikut, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/3)

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Kamis 12 Maret 206 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

6 Kebiasaan Mengatur Uang yang Terlihat Bijak, tapi Justru Menghambat Kaya

Banyak kebiasaan mengatur uang yang terlihat aman, ternyata bisa merugikan masa depan finansial. Cek 6 strategi keuangan yang perlu dihindari.​

7 Tips Menata Kamar Tidur agar Lebih Nyaman dan Menenangkan

Simak 7 cara menata kamar tidur agar lebih nyaman, tenang, dan rapi sehingga membantu Anda meningkatkan kualitas tidur setiap malam.​

Komunitas Anak Muda Berbagi, Mulai Bersih-Bersih Masjid hingga Cooking for Aksi

B​ersama komunitas anak muda, Mie Sedaap mengajak masyarakat berbagi di bulan Ramadhan dan berkreasi lewat masakan

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Kamis 12 Maret 2026, Perlu Pengakuan

Simak ramalan zodiak keuangan dan karier Kamis 12 Maret 2026, peluang kolaborasi, ide baru, dan arah profesional tiap zodiak hari ini!

Pantau 5 Kripto Top Gainers 24 Jam, ICP Salah Satunya yang Naik 10%

Kripto Internet Computer atau ICP menempati puncak kripto top gainers saat pasar kripto global lanjut menguat dalam 24 jam terakhir.

Harga Emas Hari Ini Stabil di bawah US$ 5.200 saat Dollar Melemah

Indeks dollar AS merosot untuk hari keempat, yang membuat harga emas lebih murah bagi sebagian besar pembeli.

Pantau Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (12/3), Diprediksi Cerah

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Kamis (12/3/2026) di wilayah Jawa Timur akan didominasi oleh cuaca cerah

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (12/3), Hujan Turun di Wilayah Ini

​BMKG memperkirakan cuaca besok di Jawa Barat akan didominasi oleh cuaca cerah. Namun waspadai hujan turun di beberapa wilayah berikut.

Mudik Pakai Motor Listrik, Simak Tips Agar Perjalanan Tetap Lancar

Polytron memberikan tips bagi pengguna yang berencana melakukan perjalanan mudik menggunakan motor listrik.