M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ternyata Ini Lo Efek Samping Terlalu Banyak Minum Teh, Sudah Tahu?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Yuk, ketahui berbagai efek samping terlalu banyak minum teh di sini. 

Kandungan antioksidan dan nutrisi dalam teh, seperti flavonoid dan katekin, membantu melawan radikal bebas dan dapat menurunkan risiko penyakit jantung, meningkatkan fungsi otak, dan bahkan menurunkan berat badan.

Meskipun teh memiliki banyak manfaat, minum teh dalam jumlah yang terlalu banyak juga dapat menyebabkan beberapa efek samping yang perlu diperhatikan.

Baca Juga: Apa yang Harus Dilakukan saat Mengalami Serangan Jantung

Mengutip dari Healthline, berikut ini beberapa efek samping terlalu banyak minum teh yang perlu Anda ketahui:

1. Mengurangi Penyerapan Zat Besi

Teh mengandung tanin yang dapat mengikat zat besi dari makanan dan menghambat penyerapan di saluran pencernaan. Hal ini lebih berpengaruh pada orang yang memiliki kadar zat besi rendah, terutama mereka yang menjalani diet vegan atau vegetarian.

Ini karena tanin lebih efektif menghambat penyerapan zat besi dari sumber nabati. Untuk mengurangi dampaknya, minumlah teh di antara waktu makan dan batasi asupan hingga 3 cangkir per hari.

2. Meningkatkan Kecemasan dan Stres

Teh mengandung kafein, yang jika dikonsumsi berlebihan dapat memicu perasaan cemas, stres, dan gelisah. Meskipun kafein dalam jumlah kecil dapat meningkatkan kewaspadaan, terlalu banyak kafein bisa berdampak negatif.

Jika merasa gelisah, cobalah mengurangi konsumsi teh atau beralih ke teh herbal bebas kafein.

Baca Juga: Minum Apa agar Gula Darah Turun dengan Cepat? Ini 6 Pilihannya

3. Kurang Tidur

Kafein dalam teh dapat mengganggu siklus tidur dengan menghambat produksi melatonin, hormon yang membantu mengatur tidur. Kurang tidur kronis dapat mempengaruhi kesehatan mental dan fisik.

Untuk menjaga kualitas tidur, hindari teh berkafein beberapa jam sebelum tidur atau beralih ke teh bebas kafein.

4. Mual

Tanin dalam teh dapat mengiritasi lambung dan menyebabkan mual, terutama jika diminum dalam jumlah besar atau saat perut kosong. Untuk menghindari hal ini, cobalah mengonsumsi teh bersama makanan atau tambahkan sedikit susu untuk mengurangi efek iritasi tanin.

Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Gigi Kuning secara Alami, Tertarik Coba?

5. Mulas

Kafein dalam teh dapat menyebabkan mulas atau memperburuk gejala refluks asam dengan melemaskan otot yang memisahkan kerongkongan dari lambung, sehingga asam lambung lebih mudah naik.

Jika sering mengalami mulas setelah minum teh, pertimbangkan untuk mengurangi asupannya.

6. Komplikasi Kehamilan

Kadar kafein yang tinggi selama kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti keguguran atau berat badan lahir rendah. Batas aman kafein untuk ibu hamil adalah sekitar 200 mg per hari.

Jadi, sebaiknya batasi asupan teh hingga 3 cangkir per hari atau beralih ke teh herbal yang aman selama kehamilan.

Baca Juga: 11 Tips Menjaga Kesehatan Jantung Anda, Ketahui Selengkapnya di Sini

7. Sakit Kepala

Meskipun kafein dapat membantu meredakan sakit kepala dalam dosis kecil, konsumsi berlebihan bisa menyebabkan sakit kepala berulang. Jika Anda mengalami sakit kepala kronis, coba kurangi konsumsi teh untuk melihat apakah gejalanya membaik.

8. Pusing

Terlalu banyak kafein dari teh dapat menyebabkan pusing, terutama jika Anda minum lebih dari 6-12 cangkir teh per hari. Jika sering merasa pusing setelah minum teh, cobalah mengurangi jumlahnya atau beralih ke teh dengan kandungan kafein yang lebih rendah.

Baca Juga: Penting Diketahui Wanita! Ini 8 Tips Merawat Kebersihan Vagina yang Tepat

9. Ketergantungan Kafein

Kafein dalam teh dapat menyebabkan ketergantungan jika dikonsumsi secara teratur. Gejala ketergantungan kafein meliputi sakit kepala, kelelahan, dan mudah marah.

Untuk mengurangi risiko ketergantungan, kurangi konsumsi teh secara bertahap jika merasa mulai bergantung pada kafein.

Nah, itu tadi beberapa efek samping terlalu banyak minum teh. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Rumbai Kembali Naik Daun, Ini Cara Simpel Bikin Dekorasi Rumah Lebih Berkarakter

Tren rumbai kembali menghiasi interior rumah. Simak cara mudah mempercantik sofa, tirai, dan kursi agar ruangan makin estetik.  

Webster Green HC-130 Jadi Warna 2027, Sentuhan Hijau Klasik untuk Rumah Modern

Webster Green HC-130 jadi warna di 2027 dengan nuansa hijau klasik. Simak inspirasinya untuk rumah modern yang nyaman dan estetik.

6 Cara Menurunkan Berat Badan bagi Penderita Diabetes, Pasti Berhasil!

Inilah 6 cara menurunkan berat badan bagi penderita diabetes yang terbukti aman dan efektif. Simak sampai akhir, ya.

5 Perlindungan Keuangan bagi Wanita Menikah biar Siap Menghadapi Risiko

Wanita menikah perlu punya perlindungan keuangan sendiri. Simak 5 langkah ini untuk menjaga tabungan, aset, dan masa depan keluarga.

Pentingnya Peran Keluarga dalam Penanganan Kesehatan Jiwa

Kementerian Kesehatan mencatat ada sebanyak 9 dari 10 orang yang mengalami depresi belum terjangkau layanan kesehatan.

Foot Locker Day 2026 bakal Digelar, Satukan Merek Global hingga Penggemar Sneakers

MAP Active Indonesia bakal menggelar Foot Locker Day 2026 di kawasan M Bloc, Jakarta, pada 16 Oktober hingga 18 Oktober 2026.

Jarang Diketahui! Ini 6 Manfaat Probiotik untuk Kesehatan Organ Intim & Hormon Wanita

Dapatkan perlindungan ekstra untuk tubuh Anda dari dalam. Pahami bagaimana manfaat probiotik mampu menjaga pH vagina hingga jaga imunitas.

Kenapa Burger Tidak Sehat padahal Ada Sayur & Daging? Ketahui Bahayanya di Sini, yuk

Burger dianggap tidak sehat karena tinggi kalori dan lemak jenuh. Simak penjelasan mengenai risikonya serta tips mengolah burger agar lebih aman.

Coba 4 Pilihan Mie Sehat untuk Diet Ini agar Tetap Bisa Makan Enak Tanpa Takut Gemuk

Ingin makan mie tapi takut program penurunan berat badan gagal? Simak pilihan mie sehat untuk diet yang rendah kalori dan tinggi serat ini.

Yield Global Melonjak, Ini Strategi Investasi Obligasi di Era Bunga Tinggi

Kenaikan suku bunga The Fed dan imbal hasil US Treasury menandai era baru pasar obligasi global. Manulife selektif memilih tenor obligasi.