M O M S M O N E Y I D
Santai

Terlalu Banyak Konsumsi Gula, Ini 4 Dampaknya Bagi Kulit

Reporter: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Saat dikonsumsi dalam jangka panjang dan jumlah banyak, ternyata gula bisa mengancam kesehatan kulit, loh.

Beberapa penelitian sudah membuktikan bahwa gula bisa meninggalkan sisa di aliran darah yang menyebabkan beberapa penyakit kulit, seperti jerawat, keriput, dan garis-garis halus.

Gula juga bisa mempercepat proses penuaan seseorang. Berikut ini adalah dampak yang diberikan gula bagi kesehatan kulit.

Baca Juga: Ada Manfaatnya, Ini 5 Keuntungan Lakukan Kegiatan Pottery Keramik

Kulit berminyak

Permasalahan atau gangguan kulit lainnya yang mungkin terjadi karena terlalu banyak mengonsumsi adalah kulit berminyak. Makanan dengan tingkat glikemik yang tinggi bisa memicu naiknya gula darah dan menyebabkan produksi minyak meningkat.

Ketika produksi minyak alami pada kulit meningkat, maka minyak tersebut bisa memicu gangguan kulit lainnya untuk muncul karena tersumbatnya pori-pori. Gangguan yang mungkin muncul adalah jerawat dan breakout.

Memicu proses Glycation

Melansir dari laman Dermstore, secara sederhana, gula menghasilkan glycation dan glycation adalah salah satu faktor yang menyebabkan penuaan pada kulit. Glycation ini terjadi ketika gula melebur menjadi satu dengan molekul lain di tubuh.

Hal ini bisa mengakibatkan sel-sel pada tubuh berhenti berfungsi sebagaimana sel tersebut bertugas. Sehingga, sel-sel yang membuat kulit kencang dan terhindar dari penuaan dini tidak bisa berfungsi dengan baik.

Baca Juga: Ternyata Ini 5 Manfaat Olahraga Voli Jika Rutin Dilakukan

Menonaktifkan enzim antioksidan

Antioksidan natural yang berada pada tubuh juga dapat berkurang atau bahkan dinonaktifkan karena konsumsi gula berlebih atau proses glycation. Tanpa adanya antioksidan tentu saja membuat kulit menjadi lebih rentan terhadap radikal bebas yang bisa merusak kesehatan kulit.

Kulit bisa terpapar radikal bebas dari polusi dan sinar UV yang berada di luar kulit. Selain itu radikal bebas juga bisa menjadi pemicu munculnya stres atau oxidative stress yang menyebabkan terjadinya penuaan dini pada kulit.

Merusak kolagen dan elastin

Kolagen dan elastin adalah protein penting di kulit yang bertugas menjaga kekecangan dan elastisitas kulit. Mengonsumsi gula secara berlebih bisa merusak pertumbuhan produksi kolagen dan elastin.

Seperti yang dilansir dari laman Eminence Organics, gula dalam proses glycation bisa membuat kolagen dan elastin menjadi kering dan kehilangan kemampuannya untuk membantu kulit kencang dan elastis. Sehingga tampilan kulit kering, munculnya garis halus, dan kendur bisa menjadi dampak dari konsumsi gula berlebih.

Nah, itulah tadi beberapa dampak buruk gula yang dikonsumsi terlalu banyak bagi kesehatan kulit. Mulai kurangi, yuk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Mayoritas Cerah, Berikut Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan, Selasa (6/10)

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) memperkirakan hanya Luwu Timur saja yang akan berada dalam kondisi udara kabur.   

4 Jenis Parenting yang Harus Dihindari oleh Orang Tua, Bisa Merusak Mental Anak!

Berikut adalah 4 jenis parenting yang harus dihindari oleh orang tua agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, mandiri, dan tangguh.

Bukan Alternatif Aman ya! Ini 5 Bahaya Rokok Vape untuk Paru-Paru hingga Jantung

Alih-alih menjadi jalan keluar, kenali apa saja zat kimia berbahaya di dalam vape. Waspadai bahaya vape demi menjaga kesehatan jangka panjang.  

Mengatur Keuangan di Tengah Biaya Hidup Naik, Ini 5 Tonggak yang Diperlukan

Mengatur keuangan tak cukup soal gaji. Simak cara bangun dana darurat, mengendalikan utang, dan menambah aset secara bertahap.  

Jangan Dibuang ya! Ini Beragam Manfaat dan Kandungan Kulit Kentang untuk Kesehatan

Sering dibuang begitu saja, ternyata kandungan kulit kentang kaya akan serat, vitamin, dan mineral penting. Simak manfaat lengkapnya di sini!  

Diet Golongan Darah AB: Ini Makanan yang Baik Dikonsumsi & Harus Dihindari, Apa Saja?

Ketahui jenis daging, susu, sayur, hingga buah yang tepat untuk diet golongan darah AB. Jaga keseimbangan tubuh Anda mulai sekarang ya.  

Sekali Lagi, Informasi, Penanganan dan Tip Pencegahan Influenza

Berikut sejumlah penanganan dan tip untuk pencegahan influenza yang hingga kini  masih menjadi perhatian khalayak banyak.

Anomali, Suhu di Indonesia Selama September 2026 Lebih Panas Hampir 1°C

BMKG mencatat, Indonesia mengalami anomali suhu selama September 2028. Suhu udara di negara kita lebih panas dibanding rata-rata.

Dorong Wisman Jajaki Destinasi Domestik Via Garuda Indonesia Stopover Program

Garuda Indonesia Stopover Program diperkenalkan untuk memperluas kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi di Indonesia.

Cuaca Jawa Tengah Besok (6/10) dan Lusa: Berawan di Hampir Semua Wilayah, Suhu 36°C

BMKG prakirakan cuaca wilayah Jawa Tengah pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan suhu mencapai 36 derajat Celsius di sejumlah daerah.