M O M S M O N E Y I D
Santai

Telapak Tidak Temukan Pelanggaran HAM di Blok Tanamlia Sulsel

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Perkumpulan Telapak Indonesia atau biasa disebut Telapak memaparkan hasil temuannya soal dugaan terjadinya pelanggaran HAM di kawasan konsensi blok Tanamlia PTVI.

Berawal dari siaran yang disampaikan oleh FoE Jepang pada laman situs web yang di terbitkan pada tanggal 29 Agustus 2023 khususnya terkait dengan aktivitas PT VI di Blok Tanamalia mendorong Telapak untuk melakukan kebenaran hal tersebut dari Mei 2024 hingga Juni 2024.

Dikutip dari pemberitaan KONTAN pada September 2023 lalu, pihak Vale Indonesia menemukan ada 2.500 hektare lahan yang dibuka tanpa izin. Lahan itu umumnya dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan lada atau merica oleh masyarakat. Akan tetapi, pihaknya mendapati ada juga orang luar yang melakukan bukaan lahan.

Oleh karena itu, pihaknya melakukan sosialisasi dan memperingatkan masyarakat karena hal tersebut berpotensi menyebabkan konflik horizontal dan mengusahakan agar tidak terjadi penambahan perambahan hutan milik perusahaan.

Baca Juga: Harga Penawaran Rp 3.050 Per Saham, Ini Jadwal Rights Issue Vale Indonesia (INCO)

Wakil Ketua Tim, Martian Sugiarto, menjelaskan tujuan kunjungan tersebut apakah ada dan tidaknya Pelanggaran HAM. Dan hasil kajian menunjukkan fakta belum ada satupun perkebunan merica yang dikelola masyarakat yang diserobot oleh PTVI.

Tampak bahwa masyarakat masih tetap beraktivitas mengelola perkebunan merica mereka dengan aman. Tidak ditemukan rekaman atau catatan bentuk kekerasan, pemaksaan, pengusiran bahkan peringatan untuk pengosongan kepada masyarakat yang dilakukan oleh PTVI.

“Kami juga tidak melihat konsentrasi aparat keamanan (TNI/POLRI) di desa lingkar tambang sekitar kawasan konsesi PTVI atau yang menjaga keamanan di lokasi Blok Tanamalia. Tidak ada pemasangan tanda batas atau pemagaran yang menandakan batas wilayah konsesi perusahaan atau pelarangan pada masyarakat untuk memasuki kawasan perkebunan merica yang berada dalam wilayah konsesi,” tutur Martian.

Dari kunjungan tersebut Ketua Tim Telapak, Muhammad Djufryhard menyarankan PTVI sebaiknya segera melakukan musyawarah sebagai langkah untuk terus membangun kesepahaman dengan masyarakat desa di lingkar tambang Blok Tanamalia yang dapat menjadi upaya mitigasi konflik sejak awal. Di antaranya mengedepankan upaya dialog terbuka dan mediasi.

Baca Juga: Vale (INCO) Temukan 2.500 Ha Lahan Dibuka Tanpa Izin untuk Kebun Lada

Djufryhaard mengharapkan perusahaan bisa melakukan kemitraaan, pemberdayaan, pendampingan dan penguatan kapasitas ekonomi serta penghidupan masyarakat melalui model kemitraan dalam pengelolaan kawasan perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi serta memfasilitasi adanya kelembagaan ekonomi yang mandiri dan kuat di tingkat desa seperti koperasi.

"Membangun sarana prasarana penunjang bagi peningkatan produktifitas dan pengolahan hasil panen kebun merica sehingga menghasilkan lada yang berkualitas baik dan mendorong lahirnya rumah produksi turunan produk lada tersebut untuk menaikkan harga jual dan membuka peluang lapangan kerja baru bagi Masyarakat,”ujarnya.

Sementara itu, untuk masyarakat sekitar terutama di lima desa lingkar lingkar tambang PTVI Blok Tanamalia, Djufryhard, menyarankan bersedia duduk bersama dengan PTVI, membicarakan adanya kesepahaman dan kesepakatan pengelolaan perkebunan merica yang beririsan dengan blok tambang PTVI melalui model sistem kemitraan

Pemkab Luwu Timur, diharapkan mampu memposisikan diri sebagai mediator dalam membangun dialog terbuka antara masyarakat dengan PTVI guna proses penyelesaian konflik tata kelola lahan di Blok Tanamalia.

“Rekomendasi ke Pemkab Luwu Timur dengan harapan bisa mendorong lahirnya sistem kemitraan pengelolaan kawasan sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk mitigasi konflik tata kelola sumber daya alam,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Film Psychological Thriller Penuh Plot Twist tentang Memori Manusia

Berikut adalah beberapa rekomendasi film psychological thriller yang memiliki tema tentang memori manusia.​

Promo PHD Big Box Kamis: Nikmati Diskon 50% Paket Pizza dan Snack Melimpah, yuk

Dapatkan diskon 50% untuk pembelian paket 1 pizza dan 5 snack lewat promo PHD Big Box. Pesan via aplikasi Pizza Hut setiap hari Rabu dan Kamis.

Kulit Bersih dan Nyaman, Ini Cara Memilih Cleanser Sesuai Kebutuhan

Membersihkan wajah tak cukup sekadar bersih, berikut ini cara memilih cleanser sesuai kondisi kulit Anda.                   

Promo J.CO Delivery September 2026, Bundling Minuman Hemat Plus Gratis Voucher Donut

Dapatkan promo J.CO bundling minuman untuk berdua hingga berlima lebih hemat. Pesan delivery sekarang dan dapatkan juga gratis voucher donut.

Spesial Diskon! Promo Bakmi GM Banting Harga GoFood, Makan Enak Mulai 25 Ribuan

Nikmati menu favorit lebih hemat dengan promo Bakmi GM Banting Harga di GoFood. Dapatkan paket menu lezat mulai dari Rp 25.000-an saja.

Tonton 7 Film Survival Thriller Penuh Perjuangan untuk Bertahan Hidup

Ini rekomendasi film survival thriller yang cocok ditonton penggemar cerita menegangkan dan penuh petualangan.​

Harga Emas Antam Hari Ini (17/9) Naik Lagi Rp 5.000, Jadi Rp 2.598.000 per Gram

Harga emas Antam kembali naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.598.000 per gram, sementara harga buyback masih stagnan.

IHSG Diproyeksi Sideways, Berikut 6 Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas Kamis (17/9)

IHSG diproyeksi bergerak sideways pada perdagangan Kamis (17/9/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Berpotensi Melanjutkan Koreksi, Cek Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (17/9)

IHSG masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan Kamis (17/9/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Ramalan Shio Hari Ini Kamis 17 September 2026, Kambing Paling Hoki nih

Simak ramalan shio hari ini Kamis 17 September 2026, cek peruntungan karier, keuangan, asmara dan kesehatan 12 shio secara lengkap.