M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Tanda-Tanda Anda adalah Sosok Orang Tua Helicopter Parenting

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Helicopter parent atau orang tua helikopter adalah orang tua yang sangat memerhatikan kegiatan dan tugas sekolah anak-anak mereka dengan tujuan untuk melindungi anak dari rasa sakit dan kekecewaan serta membantu anak untuk sukses.

Orang tua helikopter selalu berusaha untuk berada di sekitar anak dan ingin terus-terusan terlibat dalam kehidupan anak mereka.

Populer juga sebagai orang tua yang overprotektif, inilah beberapa tanda seseorang dicap sebagai orang tua helikopter sebagaimana dilansir dari WebMD:

Baca Juga: 4 Gaya Parenting yang Perlu Orangtua Tahu. Moms yang Mana?

1. Anda terlalu ikut campur ketika anak bertengkar dengan temannya

Pertengkaran antara anak-anak memang sering terjadi dan dianggap lumrah. Ketika anak menangis karena bertengkar dengan temannya, langkah bijak yang seharusnya diambil oleh para orang tua adalah berusaha menenangkan si anak sembari membicarakan permasalahan mereka.

Sebaiknya, Anda membiarkan anak untuk mengatasi permasalahan dengan teman mereka sendiri. Ketika Anda justru ikut campur dan berusaha berkomunikasi dengan teman si anak demi menyelesaikan masalah mereka, maka Anda bisa dikategorikan sebagai orang tua helicopter.

2. Anda mengerjakan PR anak

Wajar jika anak merasa pusing ketika mengerjakan tugas sekolah. Meskipun begitu, tingkat stres yang sehat ketika anak mengerjakan PR justru dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam memecahkan masalah.

Oleh sebab itu, biarkan anak menyelesaikan PR-nya dengan kemampuan mereka sendiri. Anda akan disebut sebagai orang tua helicopter apabila Anda berusaha menyelamatkan anak-anak dari situasi pusing akibat PR dengan cara mengerjakan tugas sekolah mereka. Baiknya, Anda cukup dukung anak-anak dan berikan pujian ketika mereka berhasil mengerjakan PR-nya hingga akhir.

3. Anda sangat mengikat anak untuk selalu dekat dengan Anda

Ketika anak sedang mengunjungi pesta ulang tahun teman, apakah Anda menemaninya hingga akhir? Pada saat anak Anda ingin pergi ke rumah teman, apakah Anda mengantarnya walaupun dekat? Ketika anak sedang bersama temannya, apakah Anda mengirimkan chat kepada teman-teman si anak?

Jika semua jawabannya adalah "iya", maka Anda termasuk orang tua helicopter. Sikap yang demikian memang terkesan akrab, namun hal tersebut dapat membuat anak tidak nyaman dan rentan mengalami isu kepercayaan diri. Maka dari itu, jangan terlalu membayangi-bayangi anak dan biarkanlah mereka memiliki waktu-waktu tertentu untuk sendiri tanpa kehadiran Anda.

4. Anda tidak mengajarkan anak untuk membantu pekerjaan rumah

Supaya anak tidak tumbuh menjadi anak yang manja, disarankan bagi para orang tua untuk mengajarkan tanggung jawab kepada anak-anak mereka. Merapikan tempat tidur anak, membereskan mainan anak, atau membiarkan anak bermain sampai lupa waktu hanya akan menjadikan Anda sebagai orang tua helicopter. Tak hanya itu, anak pun akan menjadi pribadi yang malas dan tidak mengerti apa namanya tanggung jawab.

Ajarkan anak tentang tanggung jawab dan disiplin dengan cara memberikan mereka tugas-tugas rumah yang ringan. Biasakanlah hal ini sampai inisiatif anak terbentuk untuk mengerjakan pekerjaan rumah tanpa diminta. Jangan lupa untuk memujinya setiap anak selesai melakukan pekerjaannya.

5.  Anda mengharuskan anak untuk tidak gagal dalam hal apapun

Terkadang, kesalahan dibutuhkan untuk menciptakan keberhasilan. Dari kesalahan, kita bisa belajar untuk bersikap dan bertindak lebih baik untuk ke depannya. Sama halnya dengan orang dewasa, anak-anak pun perlu mengalami trial and error untuk mengajarkan mereka tentang arti sebuah proses menuju keberhasilan.

Jika Anda mengambil alih segala sesuatu yang sedang anak kerjakan hanya supaya mereka tidak melakukan kesalahan, maka predikat orang tua helicopter ada pada Anda. Tindakan Anda yang demikian memang akan memudahkan dan menjauhkan anak dari kegagalan. Namun, akibatnya anak tidak akan belajar bagaimana caranya mengatasi masalah di masa depan.

Tidak apa-apa kok ketika anak melakukan kesalahan. Yang pasti, Anda harus selalu ada dan memotivasi mereka untuk mencoba lagi ketika mereka mengalami kegagalan.

Itulah beberapa tanda yang mengindikasikan seseorang dicap sebagai orang tua helicopter. Apakah tanda-tanda tersebut ada pada Anda?

Intinya, selalu introspeksi diri dan jangan malas untuk melakukan perbaikan dalam proses parenting supaya Anda dapat menjadi orang tua yang otoritatif dan mampu membantu anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang cemerlang dan terbaik sesuai versi mereka sendiri.

Selanjutnya: Simak Gejala Depresi yang Mungkin Terjadi pada Anak-Anak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Guardian Super Hemat 15-28 Oktober 2026, Tambah Rp 1.000 Dapat 2 Lencir

Cek dan manfaatkan promo Guardian Super Hemat periode 15-28 Oktober 2026 untuk belanja produk kecantikan dan kesehatan.

Film Horor The Doll Ghawiah Tayang di Layar IMAX, Begini Sinopsisnya

Film horor Indonesia The Doll Ghawiah siap menyapa penonton di seluruh layar IMAX di Indonesia mulai 29 Oktober 2026.​

Ruang Mahjong Hadirkan Ruang Bermain sekaligus Bersosialisasi

Meningkatnya popularitas permainan mahjong membuka peluang bisnis penyediaan tempat bermain yang menggabungkan hiburan dan interaksi sosial.​

Ingin Kuliah Sambil Bangun Bisnis? Cek Tawaran Beasiswa Sandiaga Uno Ini

​Melalui kerja sama i3L University dan OK OCE, peserta bisa mengembangkan keterampilan bisnis sambil melanjutkan pendidikan tinggi.

Dari Dapur Rumah Jadi Ladang Cuan, Pelaku Usaha Kuliner Perlu Perhatikan Hal Ini

Banyak usaha kuliner berawal dari dapur rumah sehingga pelaku UMK perlu mendapat dukungan untuk mengembangkan usahanya.

Hapus File Duplikat, Memori HP Langsung Lega Tanpa Hapus Aplikasi Utama

File duplikat dan recycle bin terlupakan menjadi biang keladi memori HP penuh. Ikuti panduan lengkap membersihkannya segera.

Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan Periode 19-25 Oktober 2026

Inilah berbagai merek produk yang termasuk dalam promo Alfamidi Hemat Satu Pekan periode 19-25 Oktober 2026.

IHSG Tertekan, Arus Keluar Asing Capai Rp 111 Triliun

Nett sell asing di pasar saham Indonesia secara year to date di angka Rp 111 triliun, perbesar risiko volatilitas dan menghambat pemulihan pasar.

Cek 13 Promo Hari Ini 19 Oktober 2026, Makan Enak Lebih Hemat di Starbucks hingga McD

Bingung cari menu makan siang atau teman jajan di hari Senin? Manfaatkan promo hari ini untuk menikmati paket hemat dari Starbucks hingga McD.

MR.D.I.Y. dan CIMB Niaga Dorong IKM Kembangkan Bisnis Hijau

Tantangan ini cukup besar mengingat jumlah IKM di Indonesia mencapai 4,52 juta unit usaha atau sekitar 99,7% dari total industri nasional.