M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Studi Baru: Antibodi Covid-19 Bisa Bertahan hingga Tahunan

Reporter: Adi Wikanto, kompas.com  |  Editor: Hasbi Maulana


MOMSMONEY.ID - Jakarta. Teka-teki daya tahan kekebalan tubuh atau antibodi Covid-19 terjawab sudah. Kekebalan tubuh atau antibodi Covid-19 bisa tahan dalam jangka waktu lama, minimal setahun.

Setelah terinfeksi virus corona, seseorang memiliki kekebalan tubuhatau antibodi terhadap Covid-19. Selain itu, kekebalan atau antibodi terhadap Covid-19 juga bisa terbentuk dengan bantuan vaksin atau imunisasi.

Menurut dua studi terbaru, kekebalan tubuh atau antibody terhadap virus corona bertahan setidaknya satu tahun, bahkan lebih lama, dan meningkat seiring waktu terutama setelah vaksinasi.

Baca Juga: Bisa Menurunkan Hipertensi, Ini Sederet Manfaat Nanas

Melansir The Irish Time, temuan ini dapat membantu menghilangkan ketakutan terkait perlindungan vaksin Covid-19 terhadap virus akan berumur pendek. Penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang yang telah pulih dari Covid-19, kemudian diimunisasi tak memerlukan suntikan penguat untuk memiliki kekebalan atau antibodi yang kuat.

Namun orang yang divaksinasi yang tak pernah terinfeksi sebelumnya, kemungkinan besar membutuhkan suntikan penguat, begitu pula orang yang terinfeksi tapi tak menghasilkan tanggapan kekebalan atau antibodi Covid-19 yang kuat.

Dituliskan The New York Times, kedua laporan ini mengamati orang-orang yang terpapar virus corona sekitar setahun sebelumnya.

Baca Juga: Cara Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil, Apa Saja, ya?

Memori imunologis

Menurut salah satu penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature, kebanyakan orang yang terinfeksi virus sekitar setahun sebelumnya, memiliki memori imunologis penyakit di sumsum tulangnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa mereka masih dapat memproduksi antibodi Covid-19.

Studi lain, yang diunggah di BioRxiv, sebuah situs untuk penelitian biologi, menemukan bahwa yang disebut sel B memori terus berkembang dan menguat setidaknya selama 12 bulan setelah infeksi awal. “Makalah ini konsisten dengan literatur yang berkembang, menunjukkan bahwa kekebalan yang ditimbulkan oleh infeksi dan vaksinasi untuk SARS-CoV-2 tampaknya berumur panjang,” kata Scott Hensley, ahli imunologi di University of Pennsylvania yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Baca Juga: Halaman Rumah Sempit? Ini Cara Mudah Tanam Cabai Sendiri

Studi tersebut dapat meredakan kekhawatiran bahwa kekebalan atau antibodi Covid-19 terhadap virus bersifat sementara, seperti halnya dengan virus corona yang menyebabkan flu biasa. Tetapi, ujar Hensley, virus-virus ini berubah secara signifikan setiap beberapa tahun. “Alasan kita terinfeksi virus corona biasa secara berulang-ulang sepanjang hidup mungkin lebih berkaitan dengan variasi virus ini daripada kekebalan,” tutur dia.

Itulah masa berlaku kekebalan atau antibodi Covid-19 terhadap virus corona. Selain adanya kekebalan atau antibodi Covid-19, menjalankan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker bisa mencegah penularan virus corona.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kekebalan terhadap Covid-19 Disebutkan Bertahan Bertahun-tahun, Benarkah?", .

Penulis : Mela Arnani
Editor : Sari Hardiyanto

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: Sudah Vaksinasi Penuh Masih Positif Covid-19, Ini Penjelasan Kemenkes

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal Hylo Open 2026: 7 Wakil Indonesia Berlaga Menuju 8 Besar, Ada Duel Merah Putih

Jadwal Hylo Open 2026 babak 16 besar, Kamis (19/10), sebanyak 7 wakil Indonesia bertanding dan mengunci satu tiket perempatfinal.

Vagina Kering Ada Penyebabnya, Cari Tahu Alasan dan Tandanya di Sini

Yuk, langsung simak alasan dan penyebab mengapa area vagina Anda bisa terasa kering di artikel ini. 

6 Film Horor Tentang Rumah Angker Bikin Susah Tidur

Menegangkan dan bikin merinding, film horor berikut ini memiliki setting rumah angker dalam ceritanya. 

Pahami Cara Mencegahnya, Kenali Bahaya Microsleep jika Terjadi saat Berkendara

Pernah mendengar istilah microsleeping? Sudah tahu apa penyebab dan gejalanya? Yuk, ketahui bahaya microsleep di sini.

Kreator hingga Guru Bisa Manfaatkan AI untuk Bantu Pekerjaan, Ini Caranya

​Tak hanya untuk membuat konten, AI juga berpotensi membantu guru, pelaku UMKM, petani, dan pedagang kecil.

Pemilihan Jenis Susu Ubah Kadar Kolesterol Darah Harian, Jangan Salah Porsi!

Susu kedelai bebas kolesterol dan kaya protein penting bagi tubuh. Simak panduan lengkap memilih jenis susu terbaik untuk jantung.

Kadar Gula Darah Tinggi? Suplemen Ini Mampu Amankan Respons Insulin!

Penderita gula darah tinggi kerap melewatkan peran nutrisi mikro. Sembilan jenis suplemen ini terbukti membantu mengoptimalkan kerja insulin.

IHSG Masih Dibayangi Koreksi, Ini 4 Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (29/10)

IHSG masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan Kamis (29/10/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Masih Rawan Koreksi, Cek Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas Kamis (29/10)

IHSG masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Kamis (29/10/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

Chip A20 Pro di iPad mini 8 Ungguli A17 Pro Milik iPad Mini 7, Cek Performanya

Layar iPad Mini 8 kini beralih ke panel OLED 8,5 inci yang makin tipis. Ternyata ada satu spesifikasi penting yang batal ditingkatkan