M O M S M O N E Y I D
Bugar

Simak Perbedaan Melasma, Flek, Freckles, dan Hiperpigmentasi pada Wajah

Penulis: Rizka Noveliana  |  Editor: Rizka Noveliana


MOMSMONEY.ID - Jangan keliru, Anda harus tahu perbedaan melasma, flek, freckles dan hiperpigmentasi. Walaupun sekilas terlihat sama karena muncul  bintik-bintik hitam atau cokelat pada wajah, tetapi tetap saja ada perbedaannya.

Masalah kulit pada wajah seperti melasma, flek hitam, freckles dan hiperpigmentasi memiliki perbedaan mulai dari penyebab hingga penanganannya.

Namun, secara umum masalah kulit tersebut disebabkan oleh faktor luar seperti paparan sinar matahari dan pemakaian obat-obatan.

Lebih jelasnya, berikut perbedaan melasma, flek, freckles dan hiperpigmentasi dilansir dari evamuliaclinic.com, yaitu: 

1. Melasma

Melasma adalah kondisi saat muncul bercak-bercak cokelat di kulit wajah. Biasanya, melasma menyerang wanita yang sedang hamil, mengonsumsi pil KB, atau menjalani terapi hormon.

Melasma terjadi karena aktivasi melanosit yang berlebihan akibat hormon estrogen dan progesteron, sehingga memicu produksi melanin saat kulit terkena sinar matahari.

Melasama akan muncul di bagian pipi, hidung, bibir dan dahi. Masalah kulit ini dapat memudar sendiri saat wanita selesai hamil atau berhenti konsumsi pil KB. Gunakan krim pencerah kulit untuk menyamarkan perubahan warna melasma. 

2. Flek 

Selanjutnya, flek dikenal sebagai bintik-bintik penuaan / age spot adalah jenis hiperpigmentasi yang dianggap sebagai tanda penuaan dan berkurangnya kemampuan kulit untuk mengatasi kerusakan akibat paparan sinar matahari. Biasanya, bercak terjadi pada wanita yang berusia 40-an.

Baca Juga: 5 Penyebab Jerawat di Dada, Mulai dari Hormon Hingga Kebiasaan

3. Freckles

Pada freckles, terbentuk dari kumpulan kluster melanin yang berbasis cahaya dan dapat diperburuk oleh paparan sinar matahari. Bintik-bintik ini lebih sering terjadi pada wanita berkulit putih dan dipengaruhi oleh faktor genetik.

Walaupun beberapa pria menganggap wanita dengan bintik-bintik ini cukup menarik, wanita masih cenderung menginginkan kulit mulus dan berusaha menghilangkannya.

4. Hiperpigmentasi

Masalah kulit yang juga cukup sering dialami pada wajah yaitu hiperpigmentasi. Hiperpigmentasi yang terjadi pasca inflamasi pasca produksi melanin yang disebabkan karena proses inflamasi atau peradangan.

Peradangan akan terjadi jika kulit mengalami trauma pada bagian kulit atau epidermis yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti jerawat, dermatitis, luka, infeksi hingga reaksi alergi.

Nah, itulah beberapa perbedaan melasma, flek, freckles dan hiperpigmentasi yang harus Anda tahu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Rumbai Kembali Naik Daun, Ini Cara Simpel Bikin Dekorasi Rumah Lebih Berkarakter

Tren rumbai kembali menghiasi interior rumah. Simak cara mudah mempercantik sofa, tirai, dan kursi agar ruangan makin estetik.  

Webster Green HC-130 Jadi Warna 2027, Sentuhan Hijau Klasik untuk Rumah Modern

Webster Green HC-130 jadi warna di 2027 dengan nuansa hijau klasik. Simak inspirasinya untuk rumah modern yang nyaman dan estetik.

6 Cara Menurunkan Berat Badan bagi Penderita Diabetes, Pasti Berhasil!

Inilah 6 cara menurunkan berat badan bagi penderita diabetes yang terbukti aman dan efektif. Simak sampai akhir, ya.

5 Perlindungan Keuangan bagi Wanita Menikah biar Siap Menghadapi Risiko

Wanita menikah perlu punya perlindungan keuangan sendiri. Simak 5 langkah ini untuk menjaga tabungan, aset, dan masa depan keluarga.

Pentingnya Peran Keluarga dalam Penanganan Kesehatan Jiwa

Kementerian Kesehatan mencatat ada sebanyak 9 dari 10 orang yang mengalami depresi belum terjangkau layanan kesehatan.

Foot Locker Day 2026 bakal Digelar, Satukan Merek Global hingga Penggemar Sneakers

MAP Active Indonesia bakal menggelar Foot Locker Day 2026 di kawasan M Bloc, Jakarta, pada 16 Oktober hingga 18 Oktober 2026.

Jarang Diketahui! Ini 6 Manfaat Probiotik untuk Kesehatan Organ Intim & Hormon Wanita

Dapatkan perlindungan ekstra untuk tubuh Anda dari dalam. Pahami bagaimana manfaat probiotik mampu menjaga pH vagina hingga jaga imunitas.

Kenapa Burger Tidak Sehat padahal Ada Sayur & Daging? Ketahui Bahayanya di Sini, yuk

Burger dianggap tidak sehat karena tinggi kalori dan lemak jenuh. Simak penjelasan mengenai risikonya serta tips mengolah burger agar lebih aman.

Coba 4 Pilihan Mie Sehat untuk Diet Ini agar Tetap Bisa Makan Enak Tanpa Takut Gemuk

Ingin makan mie tapi takut program penurunan berat badan gagal? Simak pilihan mie sehat untuk diet yang rendah kalori dan tinggi serat ini.

Yield Global Melonjak, Ini Strategi Investasi Obligasi di Era Bunga Tinggi

Kenaikan suku bunga The Fed dan imbal hasil US Treasury menandai era baru pasar obligasi global. Manulife selektif memilih tenor obligasi.