M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Selain Camilan Diet, Kacang Tanah Baik untuk Mencegah Berbagai Penyakit

Selain Camilan Diet, Kacang Tanah Baik untuk Mencegah Berbagai Penyakit
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Kacang tanah adalah jenis kacang-kacangan yang berasal dari dataran Amerika Selatan. Jenis kacang yang satu ini tumbuh di dalam tanah dan termasuk dalam kelompok leguminosa. Ini berarti kacang tanah lebih mirip dengan kacang lentil, kacang polong, serta kacang kedelai. 

Kacang tanah mengandung vitamin E, asam folat, protein, mangan, biotin, serat, magnesium, lemak tak jenuh tunggal, serta kaya akan antioksidan. Kandungan nutrisi ini berperan mengurangi risiko penyakit jantung. 

Sebuah penelitian menemukan, risiko sakit jantung pada orang yang mengonsumsi 140 gram kacang-kacangan atau lebih per minggu menurun sebanyak sekitar 35%, dikutip dari Mayo Clinic. Seperti yang ditemukan dalam beberapa riset, mengonsumsi kacang tanah memiliki manfaat bagi kesehatan.

Berikut manfaat makan kacang tanah untuk kesehatan tubuh yang tidak boleh dilewatkan. 

Baca Juga: Meskipun Daun Genjer tidak Populer, Namun Memiliki Manfaat yang Luar Biasa

1. Menurunkan kolesterol

Kandungan lemak tak jenuh pada kacang tanah berpotensi menurunkan jumlah low-density lipoprotein (LDL), yakni kolesterol ‘jahat’ yang dapat membentuk plak pada pembuluh darah. Ini merupakan penyebab utama dari penyakit jantung koroner. 

Lemak menyehatkan ini juga memelihara sel-sel tubuh dan memberikan tubuh Anda asupan vitamin E. Vitamin E merupakan salah satu antioksidan yang melindungi jaringan tubuh Anda dari kerusakan akibat radikal bebas. 

2. Menjaga kesehatan jantung

Kacang tanah memang berlemak, tapi kandungan lemaknya mayoritas lemak tak jenuh tunggal dan ganda. Proporsi kandungan lemak ini menjadikan kacang kulit sebagai bahan makanan sumber lemak yang baik bagi kesehatan jantung. 

Kacang tanah kaya dengan lemak sehat yang disebut asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA) dan asam lemak tak jenuh ganda (PUFA). Pola makan tinggi asam lemak tak jenuh tunggal maupun ganda dikaitkan dengan penurunan risiko obesitas, peradangan, serta penyakit kronis seperti mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes, dikutip dari Healthline.

3. Mencegah penyakit batu empedu

Batu empedu terbentuk dari sisa empedu dan kolesterol yang mengendap sehingga membentuk kristal empedu. Lama-kelamaan, batu empedu dapat menyumbat saluran empedu sehingga menyebabkan nyeri dan peradangan. 

Konsumsi kacang tanah mungkin bisa mencegah penyakit batu empedu dengan cara menurunkan kolesterol darah. Untuk memperoleh hasil yang lebih baik, kombinasikan dengan pola makan kaya serat dan batasi asupan makanan tinggi lemak jahat. 

4. Membantu menurunkan berat badan

Meskipun padat akan kalori dan lemak, kacang tanah ternyata tidak menambah berat badan. Sebuah studi dalam jurnal Nutrition Research justru menyebutkan konsumsi kacang tanah dapat membantu menjaga berat badan dan mengurangi risiko obesitas. 

Makanan ini kemungkinan membuat Anda kenyang lebih lama sehingga mengurangi keinginan untuk makan secara berlebihan. Selain itu, protein dan lemak menyehatkan pada kacang juga meningkatkan laju pembakaran energi di dalam tubuh Anda. 

5. Mengendalikan kadar gula darah

Dengan angka indeks glikemik 23, kacang tanah dipercaya menjadi pilihan camilan sehat bagi penderita diabetes atau orang yang rentan terkena diabetes. Pasalnya, jenis kacang ini tidak akan menimbulkan peningkatan tajam pada kadar gula darah.  

Kadar gula darah bisa tetap terkontrol karena kacang tanah mengandung karbohidrat yang relatif rendah dan tinggi kandungan protein, lemak, dan serat. Serat akan memperlambat proses pencernaan, sehingga pelepasan energi juga lambat dan terkendali. Protein juga membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dibanding karbohidrat sederhana. 

Baca Juga: 5 Kandungan Nutrisi dan Manfaat Pakcoy untuk Tubuh

Umumnya manfaat kacang tanah sangat baik, termasuk bagi yang sedang menjalani program diet. Kacang tanah dapat dikonsumsi sebagai pengganti makanan ringan dengan jumlah yang terbatas. Untuk memaksimalkan manfaat kacang tanah sebagai teman diet, Anda juga dapat berkonsultasi pada dokter gizi.

Selanjutnya: Penderita Batu Empedu Wajib Konsumsi 5 Makanan Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Antam Hari Ini (21/10) Turun ke Rp 2.554.000 per Gram, Buyback Merosot

Harga emas batangan dan buyback Antam semakin melemah. Hari ini (21/10) dibanderol Rp 2.554.000 per gram.

Ide Trading dari MNC Sekuritas Hari Ini (21/10), Ada AKRA, GOTO, PSAB, MDKA

MNC Sekuritas membagikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan Rabu (21/10/2026).​Simak ulasannya berikut ini.

IHSG Ada Potensi Naik, Simak 6 Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (21/10)

IHSG masih berpotensi menguat untuk menguji level 5.400–5.450 setelah berhasil menembus level 5.200 pada perdagangan sebelumnya.​

Hasil French Open 2026: Jonatan Tumbang, 4 Ganda Indonesia ke 16 Besar

Hasil French Open 2026 babak 32 besar hari pertama, Selasa (20/10), Jonatan Christie tumbang, empat ganda Indonesia melenggang ke 16 besar.

Konsumsi Kunyit Bersama Lada Hitam Mampu Redakan Nyeri Sendi Akibat Asam Urat

Kunyit memiliki tingkat penyerapan yang sangat rendah. Baca trik khusus mencampurnya agar manfaat antiinflamasi optimal.

Diet Karnivor Turunkan Berat Badan Cepat, Namun Picu Kadar Kolesterol Tinggi!

Berat badan turun dengan diet karnivor, tapi kolesterol LDL justru meroket. Ketahui alasan medis dan batas aman konsumsinya.

Kamera HP Oppo Reno16 F Punya Lensa Telefoto 50MP Baru, Zoom Lebih Tajam

Peningkatan kamera Oppo Reno16 F kini membawa sensor telefoto 50MP tajam. Pelajari kemampuan zoom 5x sebelum Anda membelinya.

Serum Pencerah Wajah, Cocok untuk Moms yang Kerja Kantoran!

Menggunakan serum ber-vitamin C ternyata efektif meratakan warna kulit. Temukan pilihan yang aman untuk harian tanpa rasa perih.

Monetisasi Musik AI YouTube Resmi Dibuka, Kreator Siap Panen Cuan!

YouTube resmi izinkan monetisasi musik AI di 2026. Ketahui skema pembagian hasil dan strategi agar tak kena klaim hak cipta.

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (21/10): Galeri24 dan Merosot Turun Dalam

Harga emas yang dijual di Pegadaian hari ini turun dalam hingga Rp 17.000 per gram. Cek harga Galeri24 dan UBS selengkapnya