M O M S M O N E Y I D
Santai

Sederet Penyakit Anak Kucing yang Sering Dialami Anabul, Apa Saja?

Sederet Penyakit Anak Kucing yang Sering Dialami Anabul, Apa Saja?
Reporter: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Banyak penyakit anak kucing yang sering terjadi sehingga mengkhawatirkan pemiliknya. Agar penyakit anak kucing ini semakin parah, Anda perlu mewaspadainya.

Penyakit anak kucing tidak boleh disepelekan begitu saja. Sebab, tak banyak pemilik yang mengetahui apa saja penyakit anak kucing yang sering terjadi. 

Kucing yang baru berada pada awal pertumbuhan perlu nutrisi untuk perkembangannya.

Selain itu, menjaga kesehatan anak kucing juga diperlukan. Beberapa penyakit anak kucing jika tak ditangani bisa mengancam nyawa anabul. 

Baca Juga: Cara Mengenalkan Anjing ke Kucing biar Tetap Akur di Rumah

Oleh karena itu, mengetahui penyakit anak kucing akan membantu Anda menjaga kondisi dan kesehatan anak kucing. 

Mengutip PetMD, berikut lima penyakit anak kucing yang paling umum terjadi:

1. Infeksi saluran pernapasan

Anak Kucing Bermain
Anak Kucing Bermain

Penyakit ini adalah salah satu penyakit yang paling umum didiagnosis dokter hewan pada anak kucing.

Ditandai dengan bersin, mata berair, pilek, kurang nafsu makan, dan lesu, infeksi saluran pernapasan atas sangat menular dan mudah berpindah dari satu anak kucing ke anak kucing lainnya.

Banyak anak kucing akan sembuh dari infeksi saluran pernapasan atas dalam satu atau dua minggu dengan perawatan yang baik.

Mulai dari beristirahat, mendorong mereka untuk makan dan minum, hingga menyeka kotoran dari mata dan hidung mereka dengan kain lembab yang hangat.

2. Kutu telinga 

Tanda paling umum dari infestasi kutu telinga adalah keluarnya kotoran berwarna hitam/coklat di telinga yang tampak mirip dengan bubuk kopi.

Telinga anak kucing biasanya juga gatal, dan mungkin ada luka dan peradangan di sekitar kepala dan leher jika anak kucing telah menggaruk.

Baca Juga: Ternyata, Ini Alasan Kucing Bawa Bangkai ke Rumah untuk Cat Parents

3. Parasit usus atau cacingan

Penting untuk pemeriksaan tinja rutin dan pemberian obat cacing pada anak kucing. 

Cacing gelang dan cacing tambang adalah parasit usus yang paling sering terlihat, dan banyak anak kucing yang tertular cacing ini segera setelah lahir, baik melalui susu induknya atau melalui kontak dengan lingkungan yang terkontaminasi.

Untuk mendiagnosis cacingan, dokter hewan Anda akan memeriksa sampel kotoran anak kucing Anda di bawah mikroskop dan kemudian meresepkan obat cacing yang akan membunuh jenis parasit tertentu yang dimiliki anak kucing Anda.

4. Kutu 

Secara alami, kutu dapat menyerang kucing dari segala usia, tetapi serangan kutu bisa sangat mengganggu bagi anak kucing yang masih kecil.

Kutu juga dapat menyebarkan penyakit ke anak kucing yang terinfeksi, termasuk infeksi Bartonella dan Mycoplasma.

Baca Juga: Jangan Disiram, Begini Cara Melerai Kucing Berkelahi yang Benar

5. Diare

Dalam beberapa kasus, stres yang terkait dengan perubahan besar dalam kehidupan anak kucing berkontribusi pada perkembangan diare.

Dipisahkan dari induk dan teman-temannya, pindah ke rumah baru, dan bertemu orang baru semuanya membuat anak kucing stres. Selain itu, perubahan pola makan dapat menyebabkan diare.

Nah, itulah lima penyakit anak kucing yang paling umum terjadi. Anda harus waspada agar anak kucing tidak terkena penyakit tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Aneka Promo Diskon Wingstop Mengguncang Ramadhan, Pesta Ayam Hemat hingga Akhir April

Wingstop hadirkan paket hemat Ramadhan untuk bukber. Mulai dari paket berdua hingga ramai-ramai, nikmati diskon spesialnya sekarang!

Tingkat Kecemasan Meningkat Jelang Lebaran, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kesehatan mental khusunya gangguan kecemasan ternyata juga menjadi persoalan menjelang Lebaran. Kenali penyebab gangguan kecemasan yuk.

Mengenal STEAM, Metode Belajar yang Gabungkan Sains hingga Seni

​Metode pembelajaran STEAM semakin banyak diterapkan di sekolah karena dinilai mampu melatih siswa berpikir kritis, kreatif, sekaligus inovatif.

Kembali Merosot! Simak Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Jumat (13/3)

Harga emas Antam kembali mengalami penurunan pada hari ini Jumat (13/3) dengan nominal Rp 21.000 dibanding hari sebelumnya.

Puasa Tetap Lancar, Simak Tips Menjaga Imun Selama Ramadan dari Stimuno

​Stimuno membagikan beberapa tips sederhana untuk membantu menjaga imun selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.

Promo Subway Jumat Berkah, Buka Puasa Pakai Italian BMT Sandwich Cuma Rp 35.000

Membeli Subway Italian BMT pekan ini bisa lebih hemat. Nikmati sandwich favorit Anda hanya Rp 35.000 khusus hari ini.

Jadwal Swiss Open 2026: 6 Wakil Indonesia Berlaga, Ada Perang Saudara Ganda Campuran

Sebanyak 6 wakil Indonesia berhasil melaju ke babak perempat final turnamen bulu tangkis Swiss Open 2026.

KAI Bagi-Bagi THR lo! Mudik Lebih Hemat dengan Voucher Railpoin, Klaim Sekarang

Momen Lebaran KAI bagi-bagi THR lo! Tukarkan voucher Railpoin untuk diskon tiket atau belanja. Pelajari cara klaim sebelum promo berakhir.

IHSG Melandai 0,3% Pada Pembukaan Jumat Pagi (13/3)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun pada pembukaan Jumat pagi, 13 Maret 2026. Pukul 9:09 WIB, IHSG turun 0,3% ke level 7.338. 

Hasil Swiss Open 2026: Ginting ke Perempat Final, Pencapaian Terbaik Setelah Comeback

Hasil Swiss Open 2026 babak 16 besar Kamis (10/3), tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting dan Alwi Farhan kompak ke perempat final.