M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Sama-Sama Berisiko, Ini Perbedaan P2P Lending dengan Investasi Saham dan Kripto

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Meski sama-sama berisiko tinggi, nyatanya mempercayakan dana di peer to peer lending alias P2P lebih banyak risiko yang harus ditanggung. 

Imelda Tarigan, perencana keuangan dari Oneshildt mengatakan jika dibandingkan dengan saham dan kripto yang juga sama-sama berisiko tinggi, P2P ini memiliki perbedaan dari sisi nilai returnnya.

"Kalau saham atau kripto, keputusan return ada di market. Sedangkan kalau P2P keputusan return ada di bisnisnya peminjam. Beda banget," katanya.

Eko Endarto, perencana keuangan Finansia Consutlting menjelaskan lebih lanjut, pada instrumen investasi saham, kripto, juga reksadana tidak dapat ditentukan tingkat return ke depannya karena harga berfluktuasi sesuai permintaan pasar.

Baca Juga: Ini Daftar Pinjaman Online Resmi Terdaftar di OJK

"Sedangkan pada P2P Lending return investasi sudah fixed ditentukan di awal, sebelum investasi kita memilih peminjam dengan return tertentu, misalnya 16% ataukah 18%," kata Eko.

Selain itu, risiko instrumen saham, kripto dan reksadana, adalah turunnya harga. Sementara, pada P2P Lending, risikonya adalah tidak menerima pengembalian dana investasi karena terjadi gagal bayar dari peminjam.

Eko bilang jika ingin investasi di sini, carilah P2P yang sudah terdaftar OJK dan punya asuransi kalau gagal bayar.

Pilih juga perusahaan yang melakukan analisis mendalam pada calon peminjam. Kendati semua itu juga bukan jaminan investasi Anda aman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Bahaya Tersembunyi Kopi Instan, Diabetes hingga Kanker Mengintai

Kenikmatan kopi instan ternyata tersembunyi risiko serius seperti diabetes dan kanker. Gula tinggi dan senyawa kimia berbahaya mengancam. 

23 Saham Siap Bagikan Dividen, Cum Date Pekan Ini 19-22 Mei 2026

Musim pembagian dividen masih berlanjut di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan ini, tepatnya periode 19 Mei hingga 22 Mei 2026. 

Storage WhatsApp Penuh? Hindari Ponsel Lambat dengan Trik WhatsApp Ini

Ponsel lemot akibat WhatsApp penuh? Jangan biarkan data penting terhapus sembarangan, ada trik khusus yang wajib Anda tahu sebelum bertindak.

Rupiah Anjlok! Posisi ke-5 Mata Uang Terlemah Dunia pada 2026, Ini Daftarnya

Kurs rupiah anjlok ke Rp 17.420 per US$ pada awal Mei 2026, menjadikannya terlemah kelima global. Pahami pemicu dan dampaknya bagi Anda.

Bikin Tinggi Anak Melejit, Ini 5 Rahasia Makanan Peninggi Badan Alami

Ingin anak tumbuh tinggi maksimal? CDC dan Healthline ungkap nutrisi penting. Simak daftar makanan ajaib ini agar pertumbuhan tulang anak optimal.

IHSG Mencoba Rebound Pada Selasa Pagi, Sempat Naik 0,1% (19/5)

Sempat tertekan di awal pembukaan, pada pukul 09.15 WIB, IHSG memantul naik 8,26 poin atau 0,13% ke level 6.607,50.

Promo Bento Day dari HokBen Sisa Hari Ini, Makan Berdua Cuma Rp 38 Ribuan

Promo Bento Day HokBen berakhir hari ini! Jangan sampai menyesal melewatkan diskon fantastis ini. Cek rincian paket hematnya sebelum terlambat.

IHSG Ada Peluang Rebound, Berikut Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (19/5)

IHSG berpotensi rebound pada perdagangan Selasa (19/5/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

Harga Emas Antam Hari Ini Selasa (19/5) Melesat Rp 25.000 Jadi Rp 2.789.000

Harga emas batangan bersertifikat Antam hari ini keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menguat signifikan pada Selasa (19/5).

IHSG Berpotensi Melemah Lagi, Simak Rekomendasi Saham dari BRI Sekuritas (19/5)

IHSG diproyeksi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Selasa (19/5/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.