M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Resep Pajeon, Pancake Sayuran Khas Korea yang Jadi Primadona

Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Para penggemar drama Korea, pasti sudah tak asing lagi dengan makanan yang satu ini. Hidangan bernama Pajeon merupakan salah satu makanan yang sering muncul di berbagai tayangan asal Korea.

Pajeon sendiri merupakan pancake sayuran yang terbuat dari tepung. Pajeon sendiri mirip dengan hidangan bakwan di Indonesia. Bedanya, bakwan berukuran mini, sementara Pajeon berukuran sebesar Teflon.

Baca Juga: Resep Cumi Asam Pedas yang Bikin Mata Langsung Melek, Cobain Moms!

Pajeon juga paling enak dinikmati bersama saus cocolan berupa mayones dan saus cabai.

Biasanya, orang Korea menyantap Pajeon sebagai makanan pendamping atau camilan di waktu senggang.

Melansir dari Dapur Kobe, cari tahu resep Pajeon si pancake khas Korea berikut ini, yuk!

Baca Juga: Resep Iga Kambing Aroma, Masak Daging Kambing yang Empuk dan Beraroma Jeruk

Bahan Pajeon:

  • 2 butir telur
  • 1 siung bawang putih, cincang halus
  • 100 gram daun bawang, potong panjang
  • 150 gram tepung bakwan kriuk
  • 6 sdm air
  • ½ bawang Bombay, potong panjang
  • 40 gram wortel, potong korek api
  • Minyak goreng
  • 1 sdm wijen putih

Baca Juga: Ide Resep Kudapan Stroberi yang Manis dan Menyegarkan, Cobain Yuk!

Bahan Saus:

  • 4 sdm mayones
  • 20 gram saus tiram
  • 3 sdm air
  • 3 sdm saus tomat

Baca Juga: 6 Makanan Korea yang Berbahan Dasar Ayam, Tertarik Mencoba?

Cara Membuat Pajeon Khas Korea:

  1. Kocok telur lepas. Masukkan semua bahan kecuali minyak goreng dan biji wijen. Aduk rata.
  2. Panaskan wajan atau teflon dengan minyak goreng.
  3. Tuang adonan Pajeon ke Teflon. Masak dengan api sedang sambil sesekali dibalik agar matangnya rata.
  4. Setelah matang taburi Pajeon dengan biji wijen di atasnya.
  5. Saus Merah: Panaskan Teflon. Campurkan 1 sdm saus tiram, air, saus tomat. Aduk rata hingga mengental.
  6. Beri saus merah dan mayones di atas Pajeon.
  7. Pajeon siap disantap!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prediksi Ekuador vs Curacao (21/6): La Tri Wajib Menang Demi Jaga Asa Lolos

Prediksi Ekuador vs Curacao Piala Dunia 2026, duel Grup E pada 21 Juni pukul 07.00 WIB di Kansas City Stadium yang penuh gengsi.  

Tidak Boleh Asal, Ini 5 Cara Merawat Botol Parfum agar Aromanya Tahan Lama

Membeli parfum mahal ternyata belum tentu menjamin aroma awet. Simpan botol parfum di tempat gelap dan stabil suhunya.

Pilih Bra Biasa atau Sport Bra? Ketahui 4 Perbedaannya Sebelum Beli

Bingung mau beli bra biasa atau sport bra? Sebelum beli, ketahui dulu 4 perbedaan sport bra dan bra biasa ini.

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat