M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Resep Mango Sticky Rice yang Manis dan Kenyal ala Thailand

Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Mango Sticky Rice merupakan salah satu camilan manis nan sehat ala Thailand yang populer di Indonesia.

Selain rasanya yang manis, tampilan Mango Sticky Rice pun sangat cantik. Secara visual, Mango Sticky Rice memiliki warna campuran antara putih dari beras ketan dan vla serta warna oranye dari buah mangga yang menyegarkan.

Baca Juga: Promo McD Khusus 25 Maret 2022, GoPay Payday Harga Spesial PaNas 2 Rp 25.000

Membuat Mango Sticky Rice pun tak sulit. Hanya membutuhkan waktu 45 menit saja. Moms bisa menyantap Mango Sticky Rice ini bersama keluarga di rumah. Dijamin pasti ketagihan, deh!

Penasaran dengan hidangan sehat ala Thailand, Mango Sticky Rice ini? Melansir dari Indofood Solutions, berikut simak resepnya!

Baca Juga: Promo KFC Terbaru 24 Maret 2022, Ayam The Best Thursday Rp 109.091

Bahan:

  • 2 buah buah mangga, thailand/harum manis masak
  • 250 gr beras ketan putih, cuci bersih, rendam selama 30-60 menit
  • 1/2 sdt garam
  • 3 lembar daun pandan
  • 400 ml santan, siap pakai
  • 1 sdm tepung terigu
  • 2 lembar daun pandan
  • 2 sdm gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • 2 sdm biji wijen sangrai

Baca Juga: Resep Ayam Bakar Saus Padang, Bumbunya Meresap Sampai ke dalam Daging!

 Cara membuat Mango Sticky Rice:

  • Kupas dan potong mangga, simpan dalam lemari pendingin. Sisihkan.
  • Tiriskan beras ketan, campur dengan garam dan daun pandan. Kukus hingga matang. Angkat. Sisihkan

Baca Juga: Hati-hati! 7 Bahan Makanan Ini Tak Boleh Dibeli dalam Jumlah Banyak

Cara membuat Saus Santan:

  • Campur santan, tepung terigu, daun pandan, gula pasir, dan garam.
  • Aduk rata, masak hingga mendidih dan kental. Angkat.

Baca Juga: Resep Praktis Masak 15 Menit Cah Kangkung Udang Saus Tiram

Cara penyajian Mango Sticky Rice:

  • Letakkan ketan dalam piring saji
  • Tambahkan potongan buah mangga
  • Siram dengan saus santan, lalu taburi wijen sangrai.
  • Sajikan Mango Sticky Rice di atas piring saji!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​