M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Rekomendasi 7 Jenis Tanaman Sukulen untuk Dipelihara di Rumah

Rekomendasi 7 Jenis Tanaman Sukulen untuk Dipelihara di Rumah
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Tanama sukulen sudah lama menjadi primadona tanaman hias dalam pot-pot kecil untuk dekorasi rumah masa kini. Tanaman ini tak hanya menarik, tetapi juga tahan kekeringan, memiliki beragam jenis bentuk dan warna.

Sukulen dianggap tahan kekeringan karena pada daun-daun tebalnya, terdapat tempat penyimpanan air. Inilah yang membuat mereka tahan terhadap pengabaian penyiraman dan dapat berkembang di iklim yang panas atau tropis seperti di Indonesia. Bila Anda ingin memiliki salah satunya, berikut rekomendasi jenis tanaman sukulen.

Baca Juga: Cantik dan Imut, Ini Rekomendasi Tanaman Hias dengan Daun Berukuran Kecil

Hibrida Graptopetalum

Dilansir dari Succulent and Sunshine, graptopetalum mencakup berbagai macam hibrida sukulen, termasuk graptopetalum, graptophytum, graptosedum, dan graptoveria. Setiap hibrida ini memiliki banyak sifat dan warna yang berbeda, tetapi susunannya akan membentuk seperti mawar yang sangat cantik!

Graptopetalum dapat disilangkan dengan Echeveria, karena kedua genera tersebut termasuk dalam famili yang sama, yakni Crassulaceae. Persilangan ini disebut graptoveria. Graptopetalum ini berasal dari Arizona dan Meksiko, di mana mereka tinggal di beberapa daerah terkena sinar matahari dan curah hujan yang sedikit. Maka, tanaman ini dapat tahan tanpa penyiraman rutin dan dapat beradaptasi dengan suhu panas.

Echeveria

Echeveria merupakan sukulen yang paling menarik karena warnanya bervariasi dengan bentuk bertumpuk-tumpuk seperti warna. Echeveria sangat kuat dan dapat mentolerir waktu yang lama tanpa air. Akan tetapi, akan jadi masalah bila Anda menyiraminya terlalu banyak.

Bentuk daun bunga mereka bisa berukuran hanya 2 cm dengan diameter 50 cm. Tanaman ini dapat mentolerir beberapa embun beku, tak seperti hibrida yang tak kuat dengan suhu dingin. Namun, sebagian besar dari mereka akan menanggalkan daun bagian bawah saat musim dingin.

Euforbia

Jenis euforbia ini sering disalahartikan sebagai kaktus karena penampilannya. Akan tetapi, mereka bukan kaktus. Euforbia memiliki bunga yang unik dengan warna mencolok seperti kuning, merah, ungu, cokelat, atau hijau. Tanaman ini memiliki batang yang berduri tebal dan sedikit panjang untuk ukurannya.

Tanaman euforbia cocok untuk taman tropis kering dan beriklim sedang. Namun, Anda harus berhati-hati dengan getah susunya yang beracun. Getah ini dapat menyebabkan alergi kulit.   

Aloe Vera

Aloe vera atau lidah buaya adalah jenis sukulen yang umum di Indonesia. Tanaman ini memiliki daun yang tebal dan panjang meruncing. Di setiap pinggir daunnya, terdapat duri-duri putih yang tajam dan tebal. Anda dapat meletakkan di teras-teras rumah karena tanaman ini tahan terkena sinar matahari langsung dan penyiraman secukupnya.

Tanaman ini tak hanya berbentuk unik yang mana daunnya mirip seperti lidah buaya, tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Misalnya, membantu menyembuhkan masalah kulit, menyuburkan rambut, dan bila diolah dapat dikonsumsi.

Jade

Jade adalah salah satu tanaman sukulen yang mudah dirawat dan menghasilkan bunga berukuran kecil berwarna merah muda atau putih. Tanaman ini memiliki daun yang gendut dan bercabang. Daunnya tebal, berwarna hijau tua, dan berbentuk oval. Beberapa jenis jade, ujung daunnya akan berubah menjadi warna merah.

Dalam perawatannya, jade tidak membutuhkan banyak air. Anda hanya perlu menyirami saat kondisi tanah tanaman sukulen benar-benar kering.

Baca Juga: Ingin Menghijaukan Tempat Tinggal? Pelihara 6 Tanaman Hias Berdaun Lebar Ini

Haworthia

Haworthia adalah sukulen yang ukurannya lebih kecil, biasanya berwarna hijau tua dan memiliki bentuk daun panjang meruncing. Ukurannya bisa hanya mencapai 10-15 sentimeter. Selain itu, pada daunnya juga terdapat garis-garis putih seperti tubuh zebra. Karenanya, tanaman ini juga dikenal dengan tanaman zebra.

Tanaman ini dapat tumbuh di bawah sinar matahari penuh dan dapat disirami saat benar-benar dalam kondisi kering. Namun, Anda juga dapat meletakkan sebagai tanaman hias di dalam ruangan.

Kalanchoe

Kalanchoe adalah jenis sukulen berbunga yang berasal dari Pulau Madagaskar dan daerah tropis Afrika lainnya. Di Indonesia, tanaman ini sering disebut bunga cocor bebek. Tanaman ini juga sering dijadikan sebagai obat-obatan herbal. Akan tetapi, bisa sangat beracun bagi hewan karena mengandung oksalat yang tidak bisa diterima hewan.

Mereka memiliki bunga yang mencolok dalam berbagai warna, seperti kuning dan merah. Daunnya tebal berdaging, lebar, dan warnanya hijau muda hingga terkadang keabu-abuan. Panjangnya bisa mencapai 5-20 sentimter dengan lebar 2,5-15 sentimeter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ingin Upgrade Kendaraan? OLXmobbi Kembali jadi Official Trade-in Partner GIIAS 2026

Ini merupakan tahun keempat OLXmobbi menghadirkan layanan trade-in bagi pelanggan yang ingin mengganti mobilnya di GIIAS. 

Hasil Taipei Open 2026, 2 Wakil Indonesia Melaju ke Babak Semifinal

Hasil Taipei Open 2026 babak perempat final Jumat (31/7), dua wakil Indonesia melenggang ke semifinal turnamen BWF Super 300 ini.

8 Tips Membuat Ruang Berjemur di Rumah Lebih Adem dan Enggak Bosan

Ingin ruang berjemur tetap adem dan nyaman? Simak 8 tips desain yang cocok untuk rumah tropis Indonesia sepanjang tahun.

Warna Cat Rumah yang Diprediksi Jadi Tren 2027, Ada Nuansa Alam Lo

Tren warna cat rumah 2027 membawa nuansa alam, nostalgia, dan warna berani untuk menciptakan hunian yang terasa lebih personal.

Uang Receh Belanja Bisa Jadi Investasi Lo, Begini Cara Melakukannya

Uang receh dari belanja bisa dikumpulkan menjadi modal investasi. Simak cara sederhana, manfaat compounding, dan risikonya.

Berapa Persen Gaji Suami untuk Dapur? Ini Cara Hitung yang Lebih Adil

Berapa persen gaji suami untuk dapur? Simak cara tentukan anggaran makanan yang pas tanpa membuat keuangan keluarga sesak.

Kaiser Cancer Center Beroperasi, Pasien Diharapkan Tak Berobat Ke Luar Negeri Lagi

Kaiser Cancer Center, klinik kanker terpadu, beroperasi di KEK ETKI Banten atau D-HUB SEZ, BSD City.​

Saham & Obligasi Sama-Sama Atraktif, Reksadana Campuran Layak Dilirik

Di tengah pemulihan pasar domestik, Syailendra Capital menilai reksadana campuran mampu memanfaatkan peluang dari saham dan obligasi sekaligus.

Penggemar Spider-Man Merapat, Supermal Karawaci Punya Wahana dan Meet and Greet

​Mulai dari wahana, workshop, hingga meet and greet, semuanya hadir untuk memeriahkan Spider-Man Day.

Platform Whooz Hadirkan Katalog Solusi Ekosistem IT Tanpa Modal Besar bagi SME

Pentingnya infrastruktur IT dan jaringan yang andal untuk menjaga kelancaran operasional bisnis, Whooz hadir sajikan solusi.