M O M S M O N E Y I D
Hemat

Promo Alfamart Minyak Goreng Hemat sampai 17 Oktober 2024, Cek di Sini

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Cek promo Alfamart Minyak Goreng Hemat periode 12-17 Oktober 2024 untuk belanja minyak goreng dengan lebih murah.

Alfamart masih menjadi pilihan bagi banyak orang untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, mulai dari makanan hingga produk perawatan tubuh.

Sampai tanggal 17 Oktober 2024, ada promo Minyak Goreng Hemat di Alfamart yang menawarkan berbagai merek minyak goreng dengan potongan harga menarik.

Baca Juga: Katalog Promo Superindo Weekday Diskon hingga 50% Periode 14-17 Oktober 2024

Selengkapnya, berikut beragam merek minyak goreng dalam promo Alfamart Minyak Goreng Hemat periode 12-17 Oktober 2024 yang dilansir dari Instagram Alfamart (@alfamart):

Promo Minyak Goreng Hemat di Alfamart 12-17 Oktober 2024
Promo Minyak Goreng Hemat di Alfamart 12-17 Oktober 2024

Promo Minyak Goreng Hemat di Alfamart 12-17 Oktober 2024
Promo Minyak Goreng Hemat di Alfamart 12-17 Oktober 2024

Promo Alfamart Minyak Goreng Hemat periode 12-17 Oktober 2024 dapat Moms manfaatkan dengan mengunjungi gerai-gerai Alfamart terdekat.

Baca Juga: Promo Hypermart Weekday Periode 15-17 Oktober 2024, Daging Slice Diskon Rp 49.600

Oh iya, promo Alfamart Minyak Goreng Hemat periode 12-17 Oktober 2024 berlaku di Alfamart seluruh Indonesia kecuali Alfamart di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), ya, Moms.

Bagi Moms yang ingin mencari informasi promo Alfamart sesuai daerah masing-masing, langsung saja kunjungi https://alfamart.co.id/instore.

Selain pembelian secara offline di gerai Alfamart, Moms juga bisa, lo, berbelanja produk-produk yang ditawarkan dalam promo ini dari rumah saja.

Caranya, dengan memanfaatkan aplikasi Alfagift yang dapat di-download di Play Store maupun AppStore dan nikmati layanan siap antar di hari yang sama + gratis ongkir.

Nah, mumpung periode promo masih berlangsung, silakan dimanfaatkan promo Alfamart kali ini dengan sebaik mungkin. Selamat berbelanja, Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.