M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Perlukah Beralih ke Smart Home? Berikut Plus dan Minusnya

Penulis: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Smart home merupakan inovasi dalam dunia teknologi yang mulai populer belakangan ini. Smart home adalah sistem di mana perangkat dan alat elektronik di rumah dapat dikontrol secara remote atau jarak jauh melalui perangkat smartphone atau perangkat lain yang terhubung dengan internet.

Sebenarnya, teknologi ini sudah lama dikembangkan, namun saat ini smart home sudah mulai bisa dinikmati berbagai kalangan di seluruh dunia, termasuk masyarakat Indonesia.

Apakah Anda termasuk orang yang tertarik menggunakan sistem smart home di rumah? Jika ya, mungkin Anda perlu mempertimbangkan apakah Anda sebenarnya memerlukan sistem smart home di rumah. Pasalnya, ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari sistem smart home.

Baca Juga: Simak Tip Membeli AC Agar Tak Kecele!

Dilansir dari thinkenergy.com dan environmental-conscience.com, berikut beberapa poin plus dan minus dari smart home.

Kelebihan smart home

Kenyamanan dalam penggunaan. Salah satu kelebihan smart home adalah penggunaannya yang sangat nyaman, di mana Anda bisa mengatur suhu AC atau mengatur cahaya lampu tanpa harus beranjak dari tempat duduk.

Hal ini tentu sangat nyaman bagi Anda yang malas berdiri dan berjalan hanya untuk sekadar menyalakan atau mematikan perangkat tertentu di rumah. Atau, jika Anda sedang berada di luar rumah dan lupa mematikan lampu, Anda bisa mengaturnya dengan mudah tanpa harus kembali ke rumah.

Seluruh alat dapat dikendalikan lewat satu perangkat. Salah satu poin menarik dari sistem smart home adalah Anda dapat mengendalikan perangkat elektronik di rumah lewat satu aplikasi yang terpasang dalam perangkat smartphone.

Jadi, tidak perlu aplikasi terpisah untuk setiap perangkat yang ada di rumah. Selama smartphone Anda memiliki ruang penyimpanan yang besar dan tersambung ke jaringan internet, maka Anda bebas mengendalikan perangkat elektronik di rumah.

Dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Karena memiliki banyak varian produk, smart home dapat disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. Anda bisa memilih produk smart home apa saja yang ingin Anda pasang di rumah.

Baca Juga: Bisakah Microwave Membunuh Bakteri dan Virus pada Makanan?

Kekurangan smart home

Biaya yang tinggi. Perangkat smart home memiliki sistem yang berbeda dari perangkat rumah kebanyakan, jadi wajar jika harganya tergolong tinggi.

Hal ini belum termasuk biaya pemasangan dan perawatan perangkat smart home yang dapat menguras kantong. Jika Anda ingin beralih ke sistem smart home, lebih baik siapkan anggaran yang memadai terlebih dahulu.

Butuh koneksi internet. Karena membutuhkan aplikasi dan perangkat smartphone yang tersambung pada Wi-Fi, maka penggunaan perangkat smart home bergantung sepenuhnya pada koneksi internet.

Jika koneksi internet di rumah Anda mati atau terputus, maka perangkat smart home di rumah Anda tidak akan bisa digunakan sama sekali. Ini tentu akan merepotkan bila Anda butuh mengoperasikan perangkat penting.

Masalah keamanan. Walaupun smart home dapat meningkatkan keamanan rumah, namun teknologi yang tersambung dengan internet tetap dapat disusupi pihak yang tidak bertanggungjawab.

Misalnya, rumah yang dipasangi smart door lock dapat diretas oleh maling supaya bisa membobol rumah. Atau, data-data penting yang ada di aplikasi smart home Anda dapat dicuri oleh pihak lain.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan smart home. Bagaimana, apakah Anda tetap merasa perlu untuk memasang sistem ini di rumah?

Semoga artikel ini dapat menjadi bahan pertimbangan, ya. Perbanyaklah riset sebelum memutuskan!

Selanjutnya: Membersihkan AC Sendiri Tidak Sulit, Ini Caranya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jangan Lupakan Proteksi Kesehatan dalam Perencanaan Masa Depan Anak

Besarnya risiko kesehatan anak juga tercermin dari data klaim asuransi. ​                                      

Jangan Asal Beli, Bandingkan Selisih Harga Jual-Buyback Emas Tiap Merek

Berdasarkan data terbaru, emas Antam mencatat spread paling lebar mencapai Rp 245.000 per gram. Cek selengkapnya di sini!

Peta Harga Buyback Emas Hari ini: Antam Naik, Galeri 24 Tetap di Puncak

Harga buyback emas bergerak beragam pada merek logam mulia yang dipantau. Galeri 24 masih menawarkan harga buyback tertinggi.

Midea Cari Installer AC Terbaik Indonesia, Juaranya Bertanding di China

​Bekasi menjadi kota pertama penyelenggaraan MCFIT Season 2. Pemenang nasional akan mewakili Indonesia di Grand Final ASEAN di China.

LippoLand Kembangkan Oaze, Jawab Tren Hunian yang Praktis bagi Keluarga

​LippoLand mengembangkan Oaze di Cikarang yang memadukan hunian, ruang hijau, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, dan area usaha.

Harga Emas Dunia Bergerak Liar Pasca-Naik Dua Hari, Apa yang Terjadi?

 Aksi beli emas saat harga murah masih berlangsung, mengimbangi kekhawatiran inflasi akibat perang. 

9 Promo Hari Anak Nasional 2026, Banjir Diskon Kuliner Seru di Chatime hingga HokBen

Sambut perayaan si kecil dengan ragam promo Hari Anak Nasional 2026 dari berbagai gerai kuliner favorit. Nikmati menu lezat harga bersahabat!

Berakhir Hari Ini! Promo Marugame Udon Member Day Buat Cicipi Tori Tantan 45 Ribuan

Jangan lewatkan promo Marugame Udon edisi Member Day khusus hari ini untuk mencicipi menu baru Tori Tantan Udon cuma Rp 45 ribuan.

Harga Emas Antam Hari Ini (23/7) Naik, Selisih Jual-Buyback Capai Rp 245.000 per Gram

Harga emas batangan Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.640.000 per gram padaperdagangan Kamis (23/7). ​Simak harga selengkapnya. 

Ke Zona Hijau, IHSG Menguat 0,5% Pada Kamis Pagi (23/7)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencoba bergerak menguat. IHSG naik 0,57% ke level 6.372 pada pukul 09:22 WIB.