M O M S M O N E Y I D
Bugar

Perlu Diingat Moms, Jangan Lakukan Ini setelah Anak Diimunisasi

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa hal yang tidak boleh dilakukan setelah anak melakukan imunisasi, dan hal ini perlu diketahui orang tua.

Imunisasi menawarkan perlindungan bagi anak dari banyak penyakit. Anak lebih rentan terhadap virus karena sistem kekebalan tubuhnya belum sepenuhnya matang.   

Oleh karena itu, menurut Center for Disease Control and Prevention, anak sangat perlu mendapatkan semua vaksinasi yang direkomendasikan tepat waktu.  

Terkadang, anak-anak mengalami reaksi ringan dari suntikan, seperti nyeri di tempat suntikan, ruam atau demam. Reaksi ini normal dan akan segera hilang.

Mengutip dari Kids Health, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan setelah anak melakukan imunisasi, antara lain: 

Baca Juga: Moms Wajib Tahu! Ini 5 Cara Ampuh Mengatasi Diare pada Anak Secara Alami

1. Jangan mengoleskan salep atau tambalan ke tempat suntikan

Hal yang tidak boleh dilakukan setelah anak diimunisasi pertama adalah jangan mengoleskan salep atau tambalan ke tempat suntikan.  

Faktanya, ini tidak boleh dilakukan setelah imunisasi. Sebab, produk-produk ini dapat mengganggu penyerapan vaksin.   

2. Membiarkan anak menangis tanpa henti

Hal yang tidak boleh dilakukan setelah anak diimunisasi kedua adalah jangan membiarkan anak menangis tanpa henti.  

Jika anak menangis selama 3 jam atau lebih tanpa henti, tampak lemas atau tidak responsif, dan mulai mengalami kejang, segera hubungi dokter anak.  

Baca Juga: Moms, Kenali Gejala Penyakit Hepatitis Akut pada Anak dan Cara Mengobatinya

3. Hindari penggunaan obat secara berlebihan

Hal yang tidak boleh dilakukan setelah anak diimunisasi ketiga adalah menghindari penggunaan obat secara berlebihan.  

Hindari penggunaan obat secara berlebih karena bisa menimbulkan overdosis hingga masalah yang serius.

Selain itu, jangan berikan anak asetaminofen dalam jumlah banyak.  

4. Jangan berikan obat pencegahan kepada anak

Hal yang tidak boleh dilakukan setelah anak diimunisasi terakhir adalah jangan memberikan obat pencegahan kepada anak.  

Banyak ibu memberikan dosis paracetamol atau obat lain bagi anak sebelum imunisasi untuk mencegah efek samping demam.  

Jika anak mengalami gejala flu, itu menunjukkan bahwa sistem kekebalannya merespons. 

Dan, itu menunjukan proses membangun sel kekebalan terhadap penyakit apapun yang telah diimunisasi ke tubuhnya. 

Itulah beberapa hal yang tidak boleh dilakukan setelah anak melakukan imunisasi, dan hal ini perlu diketahui orang tua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tak Sekadar Hiburan, Game Arcade Ini Antar Pemain Indonesia ke Podium Internasional

Hobi bermain bisa menjadi sebuah prestasi. Pemain Indonesia ini bukti juarai Turnamen Pump It Up Asia Pasifik

Pizza Party Super Hemat dengan Promo Pizza Hut, Nikmati Porsi Melimpah Cuma 2 Hari

Ingin kumpul bareng teman atau keluarga tanpa khawatir biaya? Pizza Hut hadirkan paket 2 pizza super hemat. Simak durasi promonya di sini.

Hasil Piala Dunia 2026 Grup F: Jepang-Belanda Seri, Swedia ke Puncak Tekuk Tunisia

Hasil Piala Dunia 2026 Grup F, Jepang dan Belanda bermain imbang, Swedia tekuk Tunisia dan memimpin klasemen sementara.​

Hasil Piala Dunia 2026 Grup E: Jerman Pimpin Klasemen, Pantai Gading di Posisi Ke-2

Hasil Piala Dunia 2026 Grup E, Jerman menang telak atas Curaçao dan memimpin klasemen sementara, dan Pantai Gading di posisi kedua.

7 Hobi yang Buat Pintar, Senjata Rahasia untuk Jaga Ketajaman Berpikir Anda

Temukan ragam hobi yang buat pintar dan mampu mengasah ketajaman otak. Aktivitas ini menjadi investasi terbaik untuk meningkatkan kecerdasan.

Dari Checkout hingga Terpasang, Begini Cara Pakai Fitur Baru Lazada

​Proses belanja furnitur di Lazada kini lebih praktis karena pelanggan dapat memilih layanan instalasi saat checkout.

Tren Berbelanja Berubah, Live Shopping dan PayLater Makin Diminati

Cara masyarakat Indonesia berbelanja terus berubah seiring pesatnya perkembangan teknologi digital.  

Futurepreneur Lab 2026, Bantu Startup Tahap Awal Lewat Program Akselerasi

WU Hub Coworking Space meluncurkan Futurepreneur Lab 2026 untuk membantu startup tahap awal mendapat validasi pasar dan gaet investor.

Imbas Efisiensi Anggaran, Damkar Yogyakarta Seleksi Ketat Pengaduan Warga

Damkar Yogyakarta memberlakukan filter laporan yang lebih ketat terhadap setiap pengaduan yang masuk dari masyarakat akibat efisiensi anggaran.

Redmi Note 15: Layar AMOLED 3.200 Nits, Skor AnTuTu 800 Ribuan

Layar AMOLED 6,77 inci Redmi Note 15 tembus 3.200 nits, menjanjikan visual tajam di luar ruangan. Cek detail performa gaming dan kamera 50MP!