M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Perempuan Wajib Tahu! 4 Fase Menstruasi yang Harus Anda Pahami

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Siklus menstruasi adalah proses bulanan yang dialami oleh perempuan. Di mana terjadi serangkaian perubahan pada tubuh dan organ reproduksinya karena didorong oleh hormon.

Dalam proses ini, perempuan dapat mengalami menstruasi atau kehamilan. Pada setiap siklus menstruasi, sel telur akan berkembang dan dilepaskan dari ovarium (ovulasi). Di saat yang sama, lapisan rahim pun akan menebal untuk mempersiapkan kehamilan. 

Akan tetapi, jika sel telur yang lepas tak juga dibuahi, maka lapisan tersebut akan luruh dan keluar melalui vagina. Kondisi inilah yang disebut dengan menstruasi. Sementara itu, bila sel telur tersebut berhasil dibuahi maka kehamilan bisa terjadi. 

Penting bagi perempuan untuk mengenali setiap fase tersebut, sebab ini dapat membantu memprediksi waktu menstruasi yang akan datang, serta mengetahui masa subur untuk merencanakan kehamilan. 

Selama siklus menstruasi, ada suatu proses yang terjadi secara bertahap dalam rahim dan dibagi ke dalam 4 fase menstruasi. Panjang setiap fase pun dapat berbeda-beda dan berubah seiring waktu. Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Mengenal Jenis dan Arti Warna Darah Saat Menstruasi

1. Fase menstruasi

Fase menstruasi merupakan tahap pertama dari siklus menstruasi. Fase ini dimulai ketika sel telur yang dilepas oleh ovarium dari siklus sebelumnya tidak dibuahi. Tidak terjadinya kehamilan membuat kadar hormon estrogen dan progesteron yang dimiliki perempuanmenurun.

Lapisan rahim yang menebal untuk mempersiapkan kehamilan pun tak lagi dibutuhkan. Ini menyebabkan lapisan tersebut meluruh, lalu keluar lewat vagina sebagai kombinasi darah, lendir, dan jaringan dari rahim.

Ketika mengalami menstruasi, perempuan dapat merasakan gejala-gejala, seperti berikut ini.

  • Kram perut
  • Payudara terasa kencang
  • Kembung
  • Perubahan suasana hati
  • Mudah marah
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Nyeri punggung bawah.

Rata-rata wanita mengalami fase ini selama 3-7 hari. Namun, sebagian lainnya bisa saja memiliki periode yang lebih lama.

2. Fase folikuler

Fase folikuler dimulai pada hari pertama haid (terjadi tumpang tindih dengan fase menstruasi), dan berakhir ketika Anda berovulasi. Pada awalnya, hipotalamus mengirimkan sinyal ke kelenjar pituitari untuk melepaskan hormon perangsang folikel (FSH).

Hormon ini dapat merangsang indung telur untuk menghasilkan 5-20 kantong kecil yang disebut dengan folikel. Setiap folikel ini mengandung sel telur yang belum matang. Namun, hanya sel telur paling sehatlah yang pada akhirnya akan matang.

Akan tetapi, dalam kasus yang lebih jarang, seorang perempuan bisa saja memiliki dua sel telur yang matang. Selanjutnya, sisa folikel tersebut akan diserap kembali ke dalam tubuh.

Folikel yang matang dapat memicu lonjakan estrogen untuk menebalkan lapisan rahim sehingga tercipta lingkungan yang kaya nutrisi bagi embrio untuk tumbuh. Fase folikel ini rata-rata berlangsung selama 16 hari, namun dapat pula berkisar antara 11-27 hari.

3. Fase ovulasi

Meningkatnya kadar estrogen selama fase folikel memicu kelenjar pituitari melepas hormon luteinizing (LH). Inilah awal terjadinya proses ovulasi. Ovulasi adalah proses ketika ovarium melepas sel telur yang matang.

Sel telur pun bergerak ke tuba falopi menuju rahim untuk dibuahi oleh sperma. Fase ovulasi merupakan satu-satunya waktu dalam siklus menstruasi yang memungkinkan Anda untuk hamil. Ketika mengalami ovulasi, Anda dapat merasakan gejala-gejala berikut ini.

  • Terjadi sedikit peningkatan suhu basal tubuh (suhu rendah tubuh selama istirahat berkisar antara 35-36 derajat).
  • Vagina mengeluarkan cairan yang lebih tebal dan bertekstur seperti putih telur.

Ovulasi terjadi pada hari ke-14 jika Anda memiliki siklus haid 28 hari (tepat di tengah siklus menstruasi Anda). Fase ini berlangsung sekitar 24 jam. Setelah sehari, sel telur pun akan mati atau larut jika tidak dibuahi.

Baca Juga: Ketahui Penyebab Siklus Menstruasi Tidak Teratur

4. Fase luteal

Setelah folikel melepaskan sel telurnya, zat ini berubah menjadi korpus luteum. Korpus luteum dapat melepaskan hormon, terutama progesteron dan beberapa estrogen. Peningkatan hormon ini membuat lapisan rahim menebal, dan siap untuk ditanami sel telur yang telah dibuahi.

Jika Anda hamil, tubuh akan menghasilkan human chorionic gonadotropin (HCG) yang dapat membantu menjaga korpus luteum maupun lapisan rahim tetap tebal. Sementara, jika Anda tidak hamil, maka korpus luteum akan menyusut dan diserap.

Hal ini menyebabkan terjadinya penurunan kadar estrogen dan progesteron yang memicu menstruasi. Pada fase ini, wanita yang tidak hamil akan mengalami gejala sindrom premenstruasi (PMS), seperti berikut ini.

  • Kembung
  • Payudara terasa nyeri atau bengkak
  • Suasana hati berubah
  • Sakit kepala
  • Berat badan bertambah
  • Hasrat seks berubah
  • Mengidam makanan
  • Susah tidur

Fase luteal berlangsung selama 11-17 hari, namun umumnya terjadi selama 14 hari. Itulah 4 fase yang terjadi pada siklus menstruasi wanita.

Selanjutnya: Normalkah Sering Kentut Saat Menstruasi? Cari Tahu Penyebabnya di Sini!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Waspada Hujan di Kota Ini, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (16/6)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan mendominasi cuaca Jawa Tengah besok, Selasa (16/6).

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Selasa (15/6): Didominasi Berawan, Hujan di Kota Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Jawa Barat besok, Selasa (16/6), didominasi berawan dan hujan.

Harga Buyback Emas Hari Ini 15 Juni 2026: Pegadaian Melejit Rp 46.000, Antam Stagnan

Kabar baik bagi pemilik emas. Harga buyback dan jual emas hari ini mayoritas melonjak. Cek merek mana yang memberikan keuntungan terbaik.

Tak Sekadar Hiburan, Game Arcade Ini Antar Pemain Indonesia ke Podium Internasional

Hobi bermain bisa menjadi sebuah prestasi. Pemain Indonesia ini bukti juarai Turnamen Pump It Up Asia Pasifik

Pizza Party Super Hemat dengan Promo Pizza Hut, Nikmati Porsi Melimpah Cuma 2 Hari

Ingin kumpul bareng teman atau keluarga tanpa khawatir biaya? Pizza Hut hadirkan paket 2 pizza super hemat. Simak durasi promonya di sini.

Hasil Piala Dunia 2026 Grup F: Jepang-Belanda Seri, Swedia ke Puncak Tekuk Tunisia

Hasil Piala Dunia 2026 Grup F, Jepang dan Belanda bermain imbang, Swedia tekuk Tunisia dan memimpin klasemen sementara.​

Hasil Piala Dunia 2026 Grup E: Jerman Pimpin Klasemen, Pantai Gading di Posisi Ke-2

Hasil Piala Dunia 2026 Grup E, Jerman menang telak atas Curaçao dan memimpin klasemen sementara, dan Pantai Gading di posisi kedua.

7 Hobi yang Buat Pintar, Senjata Rahasia untuk Jaga Ketajaman Berpikir Anda

Temukan ragam hobi yang buat pintar dan mampu mengasah ketajaman otak. Aktivitas ini menjadi investasi terbaik untuk meningkatkan kecerdasan.

Dari Checkout hingga Terpasang, Begini Cara Pakai Fitur Baru Lazada

​Proses belanja furnitur di Lazada kini lebih praktis karena pelanggan dapat memilih layanan instalasi saat checkout.

Tren Berbelanja Berubah, Live Shopping dan PayLater Makin Diminati

Cara masyarakat Indonesia berbelanja terus berubah seiring pesatnya perkembangan teknologi digital.