M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Perbedaan Blender vs Food Processor, Mana Hasil yang Lebih Baik untuk Makanan?

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Blender maupun food processor merupakan kedua jenis alat dapur yang memiliki fungsi mirip. Keduanya sering dianggap sama. Nyatanya, Blender & food processor adalah 2 jenis alat yang benar-benar berbeda dari segi fungsi.

Agar tahu apa saja bahan serta berbagai perbedaan Blender dengan food processor, simak artikel berikut ini yang dilansir dari Kitchen Aid dan Way Fair, selengkapnya.

Baca Juga: Ada Candi Borobudur, Intip Rekomendasi 7 Destinasi Wisata Spiritual di Dunia

Kegunaan

Perbedaan blender dengan food processor dapat dilihat dari segi kegunaannya.

Jika ingin membuat sesuatu yang dapat diminum, maka blender adalah alat yang tepat untuk digunakan. Jenis minuman/makanan yang dapat dibuat melalui blender meliputi minuman cair, minuman bertekstur seperti es serut, makanan kental seperti puree, saus, hingga mocktail.

Sementara jika ingin membuat hidangan yang akan dimakan menggunakan sendok & garpu (hidangan berbentuk padat), maka food processor adalah alat yang tepat untuk digunakan. Food processor dapat bekerja sangat baik jika digunakan untuk memotong, mengiris, hingga mencabik makanan.

Perbedaan Blender vs Food Processor
Perbedaan Blender vs Food Processor

Baca Juga: Rekomendasi 9 Makanan Khas Bali yang Wajib Masuk dalam Daftar Keinginanmu

Mata pisau

Blender memiliki 4 jenis mata pisau yang tidak bisa diubah-ubah ataupun diganti. Biasanya mata pisau pada blender mengarah ke bawah & ke atas dengan ukuran asimetris. Fungsinya agar mata pisau ini bisa menghancurkan es, mencairkan bahan makanan, hingga membuat makanan dengan tekstur kental.

Food processor disebut juga sebagai alat dapur yang serbaguna. Sebab food processor memiliki beragam mata pisau yang dapat disesuaikan dengan jenis makanan yang akan diolah. Bilah pisau pada food processor bisa dibongkar-pasang.

Beberapa jenis bilah/mata pisau pada food processor dapat berfungsi untuk menghaluskan, memotong, mencampur, menguleni, hingga mengocok bahan makanan. Dapat juga difungsikan untuk mencincang, mencabik hingga memotong dadu bahan makanan.

Baca Juga: Bukan Stonehenge, Ternyata Ini 5 Kuil Tertua di Dunia yang Punya Peradaban Panjang

Gelas/wadah

Gelas blender biasanya berukuran tinggi dan cukup besar. Sebab ini disesuaikan dengan fungsi blender yang digunakan untuk membuat minuman.

Sementara gelas food processor berbentuk luas melebar. Ini agar bahan makanan yang sedang dihaluskan tidak bertumpukkan dan membuat bahan makanan jadi hancur.

Kapasitas ukuran

Kapasitas blender dengan food processor juga cukup berbeda. Food processor memiliki rata-rata kapasitas yang cukup untuk mengolah 6-14 cup makanan.

Sementara blender dengan ukuran kecil cukup untuk menyajikan 2 gelas penuh. Adapun blender berukuran super besar yang cukup untuk 14 gelas sekaligus.

Baca Juga: Lada Hitam vs Lada Putih, Inilah 4 Perbedaan Utama Kedua Bumbu Masakan

Blender VS Food Processor, mana yang lebih baik?

Blender maupun food processor, keduanya merupakan 2 alat dapur yang tidak bisa ditukar fungsinya.

Terdapat beberapa makanan yang bisa diolah keduanya. Ada pula makanan yang hanya bisa diolah salah satunya.

Perbedaan Blender vs Food Processor
Perbedaan Blender vs Food Processor

Berikut jenis-jenis makanan/minuman yang dapat diolah dengan blender:

  • Puree
  • Smoothie
  • Dressing
  • Nut butter
  • Mousse, pudding, custard
  • Minuman beku
  • Milkshake, dsb.

Baca Juga: 6 Perbedaan Gula Aren, Gula Jawa, dan Gula Merah yang Harus Anda Ketahui

Adapun beberapa jenis makanan yang lebih cocok diolah dalam food processor:

  • Sayuran yang dicincang
  • Keju parut
  • Nut butter
  • Adonan kue
  • Dressing

Kesimpulannya, blender lebih cocok digunakan untuk bahan-bahan yang menghasilkan tekstur kental hingga cair, terutama minuman. Sementara food processor lebih cocok digunakan untuk mengolah makanan bertekstur padat seperti mencincang, memotong dadu, hingga mencabik sayuran, dsb.

Itulah sederet perbedaan blender dengan food processor. Sekarang, Anda sudah mengerti fungsi keduanya, bukan?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Denmark Open 2026: Fajar/Fikri ke Semifinal, Putri Kandas

Hasil Denmark Open 2026 babak perempatfinal, Jumat (16/10), Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke semifinal.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 16-22 Oktober 2026, Wafello Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 16-22 Oktober 2026. Jangan sampai ketinggalan, Moms!  

Hujan Lebat Masih Guyur 12 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (17/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Sabtu 17 Oktober 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 16-23 Oktober 2026, Attack Jumbo Paling Murah

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat hadir lagi. Potongan harga spesial untuk aneka produk berlaku 16-23 Oktober 2026.

Waspada Udara Kabur Muncul di Wilayah Jawa Timur, Cek Prakiraan Cuaca Besok (17/10)

​BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur 17–18 Oktober bervariasi, dengan suhu tertinggi mencapai 37°C di Kota Mojokerto.

Drone Kini Bisa Ganti Baterai Otomatis, Begini Sepsifikasi DJI Dock 4

DJI menghadirkan Dock 4 di Indonesia, stasiun otomatis yang memungkinkan drone mengganti baterai secara otomatis tanpa intervensi manual.​

Akses Dua Layanan Sekaligus, Viu dan iQIYI Luncurkan Paket Langganan Bersama

Dengan paket berlangganan bersama, pelanggan bisa memperoleh manfaat keanggotaan Viu dan iQIYI International dalam satu pembelian.

Ini Tips Styling Celana Balon Ala Shopee

Celana balon sedang jadi tren, Shopee beri tips cara menata gaya dengan menggunakan celana balon berikut ini.

IHSG Anjlok 11,57%, Ini Saran Strategi bagi Investor

IHSG ditutup anjlok 11,57% ke level 5.185,1 pada perdagangan Jumat (16/10/2026).​ Simak analisis dari Analis Dupoin Futures​.

Tak Hanya Urus Rumah, Perempuan di Desa Juga Berjuang Biayai Pendidikan Anak

Perempuan tak hanya berperan dalam rumah tangga, tetapi juga menjadi tulang punggung keluarga. Simak kisah perjuangan dua perempuan desa ini.