M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Penyakit cantengan: Gejala, Penyebab dan Cara Penanganannya

Penyakit cantengan: Gejala, Penyebab dan Cara Penanganannya
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Cantengan adalah tumbuhnya salah satu sisi kuku atau ujung kuku ke dalam daging di sekitar kuku. Kondisi ini ditandai dengan nyeri, bengkak, dan kemerahan, di area sekitar kuku yang mengalami cantengan. Cantengan paling sering terjadi pada ibu jari kaki.

Cantengan merupakan kondisi yang umum terjadi. Umumnya, kondisi ini tidak berbahaya jika tidak ada penyakit gangguan aliran darah atau diabetes sebelumnya. Cantengan menimbulkan nyeri, khususnya saat berjalan dan mengenakan sepatu. Bila dibiarkan atau penanganan yang dilakukan tidak tepat, bisa terjadi infeksi.

Gejala utama yang dirasakan adalah nyeri hebat pada kulit sekitar kuku yang terkena. Selain itu, jari juga menjadi bengkak, keras, dan kemerahan. Bila cantengan telah terjadi lebih dari 1 minggu, dapat tumbuh jaringan (semacam daging) di tepi kuku. Jika cantengan disertai infeksi, bisa keluar nanah di sekitar kuku.

Baca Juga: Jarang Diketahui! Kenali 5 Penyebab Anus Gatal

Jika Anda tidak menjaga kebersihan kaki dengan baik, risiko untuk terkena cantengan jempol kaki akan semakin besar. Namun, itu bukanlah satu-satunya penyebab. Ada beberapa hal lain yang juga bisa menyebabkan cantengan jempol kaki, di antaranya:

1. Memotong kuku tidak lurus atau terlalu pendek.

2. Mengenakan sepatu atau kaos kaki yang terlalu sempit.

3. Cedera pada kuku kaki, misalnya akibat tersandung, terbentur atau tertimpa barang berat.

4. Bentuk kuku yang melengkung atau bergelombang.

5. Menderita infeksi jamur pada kuku yang menyebabkan kuku jempol kaki menebal.

Baca Juga: Sering Nyeri Bahu Sebelah Kanan Bisa Jadi Gejala Penyakit Batu Empedu

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah cantengan, antara lain:

1. Hindari memotong kuku secara melengkung mengikuti lengkungan ujung jari. Potonglah kuku secara lurus dan jangan terlalu pendek.

2. Gunakan alas kaki yang pas, nyaman, dan aman.

3. Hati-hati dalam beraktivitas dan berolahraga, terutama yang berisiko menimbulkan cedera pada kuku kaki.

4. Jaga kebersihan kaki dengan rajin mencucinya, mengoleskan pelembap, dan memastikannya kering sebelum menggunakan alas kaki.

5. Lakukan kontrol ke dokter secara berkala bila Anda memiliki kondisi khusus yang berpotensi menyebabkan cantengan, seperti kuku kaki yang tumbuh melengkung atau kuku yang terlalu tebal.

Baca Juga: Anda Menderita Ambeien? Sembuhkan dengan Obat Alami Ini

Lakukan pemeriksaan ke dokter jika Anda mengalami cantengan. Semakin cepat ditangani maka keluhan dan rasa tidak nyaman yang Anda rasakan akan semakin cepat merada. Segera periksakan juga ke dokter jika cantengan disertai dengan infeksi, yang ditandai dengan bengkak, keluarnya nanah dan bau tidak sedap, bahkan demam.

Jika Anda menderita diabetes, jangan menunda melakukan pemeriksaan jika terlihat adanya tanda-tanda peradangan pada jari.

Cantengan yang tidak mendapatkan penanganan yang tepat bisa menyebabkan munculnya komplikasi yang lebih serius, terutama jika dialami oleh penderita diabetes atau penyakit yang menyebabkan buruknya aliran darah.

Selanjutnya: Dapat Mengontrol Tekanan Darah, Salah Satu Manfaat Mengonsumsi Pakcoy

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.