M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Panduan Diet DEBM untuk Hasil yang Maksimal

Panduan Diet DEBM untuk Hasil yang Maksimal
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Diet DEBM (Diet Enak Bahagia dan Menyenangkan) pertama kali dipopulerkan oleh Robert Hendrik Liembono melalui buku panduan dietnya tahun 2018. Mirip dengan diet atkins dan diet ketogenik, diet DEBM juga mengurangi asupan karbohidrat dan gula, serta memperbanyak asupan protein dan lemak.

Diet DEBM sedang tren saat ini. Karena itu, Robert Hendrik Liembono, penemu Diet DEBM membagikan sejumlah tips diet DEBM untuk pemula. Program DEBM yang sedang populer ini dikenal ampuh menurunkan berat badan dengan cara mudah tanpa perlu olahraga.

Baca Juga: Diet Pisang Ampuh Turunkan Berat Badan 4 Kg selama Seminggu

Meski sekilas terdengar mudah karena hanya sebatas menjaga konsumsi makanan tertentu, nyatanya kamu perlu membiasakan diri untuk memulainya. Efektivitas metode diet DEBM sendiri belum didukung hasil penelitian yang kuat.

Namun demikian, metode diet rendah karbohidrat memang telah terbukti efektif untuk menurunkan berat badan. 

Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet rendah karbohidrat lebih efektif daripada diet rendah lemak. Berikut adalah panduan umum diet DEBM yang perlu diketahui dan dijalani dengan disiplin agar mendapatkan hasil yang maksmimal. 

Baca Juga: Diet Telur Asin, Aman dan Efektif Turunkan Berat Badan

1. Harus sarapan pagi dengan makanan tinggi protein.

2. Makan siang dan makan malam dengan makanan sumber protein hewani.

3. Harus minum 3 gelas air putih pada jam 9 pagi dan 3 sore. Di luar jam tersebut, Anda tentu diperbolehkan minum.

4. Minum teh, kopi, atau sparkling water tawar tanpa krimer atau gula.

5. Makan malam tidak lebih dari jam 6 sore.

6. Jika lapar setelah jam 6 sore, Anda hanya boleh mengonsumsi makanan sumber protein hewani tanpa karbohidrat.

7. Boleh menggunakan minyak dan garam untuk mengolah makanan, tapi tanpa gula dan tepung.

8. Selalu menyertakan makanan sumber protein hewani, seperti telur, ikan, keju, daging, setiap kali makan.

Moms, Anda bisa mulai mempraktikkan DEBM di rumah. Selamat mencoba!

Selanjutnya: Lakukan Diet Jika Anda Sudah Merasakan 10 Tanda Ini!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​