M O M S M O N E Y I D
Bugar

Pahami 5 Fakta Kulit Orang Asia yang Harus Anda Tahu

Reporter: Rizka Noveliana  |  Editor: Rizka Noveliana


MOMSMONEY.ID - Setiap kulit wajah seseorang itu unik, Anda perlu memahami fakta kulit orang Asia di sini. Bukan lagi rahasia bahwa kulit orang Asia indah dan cerah. Namun, banyak orang Asia masih mencoba produk skincare yang ternyata tidak cocok ke kulitnya.

Sebaiknya, Anda memang menggunakan produk skincare yang diproduksi oleh negara-negara Asia untuk mendapatkan hasil yang maksimal. 

Dilansir dari blog.avoskinbeauty.com, simak fakta-fakta kulit orang Asia di bawah ini, yaitu: 

1. Kulit Mudah Berminyak

Pertama, fakta kulit orang Asia adalah kulit mudah berminyak. Kulit orang Asia cenderung akan memproduksi lebih banyak minyak alami atau sebum.

Hal ini karena orang Asia memiliki lebih banyak kelenjar sebasea yang mengontrol produksi sebum pada kulit wajah. Kulit orang Asia memiliki kelenjar lebih banyak jadi tidak heran jika lebih berminyak daripada orang Kaukasia.

Selain itu, suhu dan cuaca serta kelembapan udara di Asia jauh lebih tinggi daripada negara wilayah Barat. Tingkat kelembapan yang tinggi ini menyebabkan kelenjar sebasea memproduksi minyak lebih banyak.

Hal ini menyebabkan kulit wajah orang Asia lebih cenderung berjerawat karena pori-pori tersumbat.

Baca Juga: Simak Cara Membuat Masker Alpukat di Rumah, Tidak Sulit!

2. Mudah Terkena Iritasi

Fakta kulit orang Asia selanjutnya adalah mudah terkena iritasi. Kulit orang Asia lebih sensitif tidak heran jika sering mengalami masalah iritasi.

Kulit orang Asia lebih rentan terhadap iritasi dibandingkan dengan jenis kulit orang Kaukasia. Hal ini karena stratum corneum tipis, ini adalah lapisan terluar dari epidermis kulit.

Pelindung kulit tipis ini yang menyebabkan suhu dan zat kimia yang rusak dan iritasi kulit bisa masuk dengan mudah. Untuk menghindari iritasi, Anda perlu berhati-hati dalam memilih produk perawatan kulit.

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui produk perawatan kulit yang cocok untuk kulit sensitif.

3. Luka Mudah Membekas di Kulit Wajah

Kemudian, luka orang Asia mudah membekas di kulit wajah. Lapisan stratum corneum adalah lapisan terluar epidermis yang berfungsi melindungi kulit dari suhu di luar.

Kulit orang Asia ini memiliki lapisan yang sangat tipis, jika terkena luka tentu akan menyebabkan bekas luka yang sulit dihilangkan. Luka karena bekas jerawat atau yang lainnya akan lebih mudah membekas.

Karena memiliki lapisan kulit yang tipis, kulit orang Asia membutuhkan waktu yang lama untuk memudarkan atau menghilangkan bekas luka.

Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena ada banyak produk perawatan kulit yang bermanfaat untuk memudarkan bekas luka atau bekas jerawat. Anda bisa menggunakan produk dengan kandungan aloe vera untuk mengatasi masalah ini.

Baca Juga: 4 Manfaat Masker Lumpur untuk Wajah yang Harus Anda Pahami

4. Lebih Tahan dengan Tanda Penuaan Kulit

Kulit orang Asia juga lebih tahan dengan tanda penuaan kulit. Anda sebagai orang Asia bisa bersenang hati karena wajah orang Asia tidak cepat keriput.

Tidak heran kalau orang Asia bisa terlihat lebih muda meskipun usianya sama. Alasannya karena orang Asia memiliki lapisan stratum corneum yang lebih tipis daripada kulit orang Kaukasia dan kulit wajah orang Asia memiliki lapisan dermal lebih tabel.

Lapisan ini digunakan kulit untuk menyimpan  elastin dan kolagen yang berfungsi membuat kulit tetap elastis sehingga garis halus tidak cepat terbentuk.

Karena orang Asia memiliki kolagen dan elastin dengan jumlah lebih banyak, proses penuaan kulit pada orang Asia terjadi sangat lambat dibandingkan kulit orang Kaukasia

5. Rentan Terkena Hiperpigmentasi

Fakta kulit orang Asia lainnya adalah rentan terkena hiperpigmentasi. Masalah hiperpigmentasi dialami banyak orang tidak peduli siapapun dan jenis kulit apa.

Kalau Anda suka melakukan kegiatan outdoor dalam waktu lama, hiperpigmentasi mudah menyerang kulit. Hal ini diakibatkan oleh tingginya jumlah melanin yang diproduksi oleh melanosit.

Sebenarnya, setiap jenis kulit memiliki jumlah sel melanosit yang sama dan pembedanya jumlah produksi melanin.

Kulit orang Asia akan memproduksi lebih banyak melanin jika dibandingkan dengan kulit orang Kaukasia. Hal ini dikarenakan melanin digunakan untuk melindungi kulit dari bahaya sinar UV.

Sebenarnya hal ini baik untuk menjaga kesehatan kulit tetapi produksi melanin yang berlebihan akan membuat kulit lebih rentan dengan masalah pigmentasi. Tidak heran ya orang Asia cenderung lebih rentan mengalami hiperpigmentasi.

Nah, itulah beberapa fakta kulit orang Asia yang harus Anda tahu. Rawat kesehatan kulit dengan tepat dan sejak dini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rahasia Genetik, Ternyata Ini Sifat yang Hanya Turun dari Ayah ke Anak

Tak semua sifat diturunkan sama. Ada genetik unik dari ayah yang hanya turun pada anak. Apa saja itu? Baca selengkapnya di sini.

HP Lemot? Waspada, 6 Aplikasi Ini Diam-diam Kuras Performa!

HP lemot dan boros baterai? Terungkap 6 aplikasi yang paling banyak menyedot sumber daya. Lindungi performa ponsel Anda!

Kaku Pagi Hari Jadi Tanda Tubuh Kelebihan Asam Urat lo, Ini Pencegahannya

Kaku sendi setiap pagi bisa jadi alarm asam urat tinggi lo. Pelajari gejala dan faktor risiko yang harus diwaspadai agar sendi tetap sehat.  

Rutin Konsumsi Probiotik Baik untuk Pencernaan, Bisa Coba Yakult Stroberi

Yakult Indonesia Persada memperkenalkan Yakult rasa stroberi yang akan tersedia mulai 1 Juni 2026 di beberapa toko.

HP Vivo Terbaik: Vivo Y11d Bawa Baterai 6500mAh dan Layar 6,74 Inci Resolusi HD+

HP Vivo Y11d tawarkan layar 120Hz dan baterai 6500mAh. Cek detail spesifikasi dan fitur unggulan yang bisa Anda dapatkan!

Rahasia Bisnis Kopi 91 Tahun, Worcas Ungkap 3 Kunci Bertahan

Worcas Group bertahan 91 tahun, padahal banyak bisnis gagal. Rahasia konsistensi kualitas dan inovasi kini terungkap, jangan sampai terlewat!

HP Kamera Terbaik: Xiaomi 17T Pakai Baterai 6500mAh, Bagaimana Sensor Kameranya?

Xiaomi 17T hadir dengan baterai 6500mAh, Dimensity 9500, dan kamera Leica. Pahami detail peningkatannya sebelum Anda memutuskan untuk upgrade. 

Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka'bah 27-29 Mei, Ini Langkah Kalibrasi Arah Kiblat

Fenomena Matahari tepat di atas Ka'bah kembali terjadi pada 27-29 Mei 2026. Berikut ini langkah-langkah kalibrasi arah Kiblat ya.

Halodoc Perkenalkan Family Care untuk Bantu Ibu Kelola Kesehatan Keluarga

Halodoc kenalkan fitur Family Care yang dirancang untuk membantu para ibu dan caregiver keluarga dalam mengelola kesehatan anggota keluarga.

IHSG Ada Peluang Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Saham BRI Sekuritas (26/5)

IHSG ditutup menguat​ pada perdagangan kemarin, cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini