M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Nggak Boleh Sembarangan! Ketahui Cara Menyiram Tanaman Indoor agar Tak Kelebihan Air

Nggak Boleh Sembarangan! Ketahui Cara Menyiram Tanaman Indoor agar Tak Kelebihan Air
Reporter: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Menyiram tanaman dengan cara yang tepat akan mencegah kematian dini pada tanaman hias. Cara menyiram tanaman yang salah berisiko membuat tanaman menjadi kelebihan air. 

Menyiram tanaman dalam ruangan bisa menjadi hal yang rumit dan perlu wawasan bagi pemula. Menyiram tanaman tergantung pada kebutuhan tanaman sehingga tidak boleh sembarangan menyirami. 

Alih-alih membuat tanaman tumbuh dengan baik, justru menjadikan tanaman layu dan berujung mati. 

Sebelum menyirami tanaman hias yang ada di dalam rumah, sebaiknya ketahui kebutuhan air pada masing-masing tanaman. 

Baca Juga: Kenali Manfaat Air Kelapa, Bisa Diolah Jadi Pupuk Organik Loh! Begini Caranya

Sebab tak semua tanaman butuh untuk disirami. Misalnya, kamu tidak dapat menyirami kaktus setiap hari karena akan membuatnya mati. 

Saat terlalu banyak air, daun bisa berubah menjadi kuning dan layu. Hal ini sering terjadi pada tanaman indoor atau dalam ruangan. 

Mengutip Balcony Garden Web, cara terbaik untuk menjaga tanaman hias tetap hidup dalam ruangan yaitu dengan menyiraminya secara baik dan tepat. 

Baca Juga: Cara Mudah Menanam Kacang Tanah dalam Pot, Cocok Ditanam di Balkon Rumah

Sirami tanaman hanya saat lapisan atas tanah kering, terutama jika kamu menanamnya di tempat yang teduh dan tidak di bawah sinar matahari secara langsung. 

Untuk mengeceknya, kamu bisa memasukkan jari telunjuk sedalam 1-2 cm agar bisa merasakan tingkat kelembaban tanah. 

Saat musim hujan atau cuaca lembab, sebaiknya kurangi intensitas menyiram tanaman. 

Baca Juga: Cara Menanam Daun Bawang di Air, Gampang Banget! Yuk Ikuti 3 Langkah Ini

Berbeda saat cuaca panas, kamu perlu menyirami tanaman secara teratur karena tanah pasti akan kering dan butuh kelembaban. 

Selanjutnya, selalu lakukan penyiraman menyeluruh sampai air mulai mengalir keluar dari bawah. 

Selain itu, perhatikan waktu saat melakukan penyiraman tanaman. Waktu terbaik menyirami tanaman yaitu pada pagi hari. 

Menyiram tanaman pada malam hari justru akan meningkatkan kelembaban, daun menjadi lembab dan batang mudah terkena jamur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil BAC 2026 : Ubed Terus Melaju, Adnan/Indah dan Bobby/Melati Tersingkir

Tiga wakil Indonesia memastikan diri melaju ke babak selanjutnya di hari pertama Badminton Asia Championship (BAC) 2026.​

12 Minuman Paling Sehat Selain Air Putih yang Bisa Anda Coba Konsumsi

Mari intip beberapa minuman paling sehat selain air putih yang bisa Anda coba konsumsi berikut ini!   

Digital Nomad Jadi Tren Gaya Kerja Fleksibel, Ini Cara Memulainya dengan Aman

Digital nomad jadi tren kerja fleksibel 2026, simak peluang, risiko, dan cara memulai agar tetap produktif dan finansial aman.​  

8 Minuman Tinggi Serat yang Bagus untuk Pencernaan

Ini, lho, beberapa minuman tinggi serat yang bagus untuk pencernaan. Mau coba konsumsi?                          

10 Rahasia Pola Pikir Warren Buffett Memahami Uang dan Emosi agar Finansial Kuat

Pelajari cara Warren Buffett memahami emosi dan uang agar finansial lebih stabil dan cerdas di tengah kondisi ekonomi tak pasti.​  

9 Kesalahan Desain Interior Ini yang Sering Bikin Rumah Anda Terasa Hambar

Rumah terasa hambar dan kurang hidup? Kenali kesalahan desain ini dan ubah suasana ruangan jadi lebih nyaman dan estetik!​  

7 Aturan Dekorasi Rumah yang Tidak Wajib Diikuti agar Hunian Lebih Fungsional

Ingin rumah tampil beda dan tidak monoton? Ini 7 aturan dekorasi yang bisa diabaikan agar hunian lebih estetik dan fungsional.​  

7 Makanan yang Bikin Kenyang Lebih Lama dan Tidak Gampang Lapar

Ada beberapa makanan yang bikin kenyang lebih lama dan tidak gampang lapar, lho. Apa sajakah itu?       

7 Tips Membuat Smoothie yang Aman untuk Gula Darah

Ini dia beberapa tips membuat smoothie yang aman untuk gula darah Anda. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Dorong Lebih Banyak Perempuan untuk Berbisnis, SisBerdaya & DisBerdaya Kembali Hadir

Pelaku UMKM perempuan yang telah menjalankan usaha minimal enam bulan bisa mengikuti workshop Sisberdaya & Disberdaya. Pendaftaran hingga 28 April