M O M S M O N E Y I D
AturUang

Muncul Modus Baru Bisa Retas Data Nasabah, Ini 4 Modus Penipuan Perbankan

Muncul Modus Baru Bisa Retas Data Nasabah, Ini 4 Modus Penipuan Perbankan
Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Waspada! Muncul modus penipuan baru yang bisa meretas data nasabah. Berikut ini 4 modus penipuan perbankan

Masyarakat wajib meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan perbankan. 

Bank Danamon, misalnya, meminta nasabah untuk waspada terhadap modus penipuan baru siber melalui pesan berantai di aplikasi WhatsApp soal perubahan biaya transaksi atau biaya transfer.

Sebab, belakangan, banyak beredar pesan berantai di aplikasi WhatsApp dari nomor yang tidak dikenal, yang berisi tangkapan layar atau foto pengumuman dengan kop surat resmi Danamon. 

Tangkapan layar atau foto itu disertai narasi bahwa terdapat perubahan biaya transaksi atau biaya transfer Danamon.

Baca Juga: Waspada! Muncul Modus Soceng Baru, Ini Kata BCA dan Danamon

"Ditambah lagi, modus penipuan siber pun sekarang tidak hanya menggunakan file .APK dan .Pdf saja, namun ada yang baru lagi," ungkap Bank Danamon dalam keterangan tertulis, akhir Juli lalu.

Yakni, nasabah akan diarahkan untuk klik tombol view atau sign up langsung di chat tersebut oleh penipu. Hanya dengan satu kali klik saja, data nasabah akan diretas oleh para pelaku.

Danamon mengimbau seluruh nasabah untuk senantiasa berhati-hati dan tidak mudah memercayai pesan yang beredar lewat Whatsapp, karena berpotensi menjadi penipuan yang mengatasnamakan Danamon. 

Jangan lupa untuk selalu memeriksa nomor dan nama pengirim chat Whatsapp.

Baca Juga: Waspada! Penipuan Mengatasnamakan Program Undian Badai Emas Pegadaian

Berikut ini 4 modus penipuan yang bisa bisa meretas data nasabah:

Pertama, phising, melalui e-mail untuk meminta data rahasia.

Kedua, impersonation, melalui interaksi langsung untuk akses mobile/internet banking.

Ketiga, vishing, melalui telepon untuk mengarahkan ke suatu aksi lanjut.

Keempat, smishing, melalui SMS/WA dengan tautan atau link palsu atau nomor call center palsu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dividen Final ASII Rp 292 per saham, Potensi Yield Sekitar 4,8%

Cum date dividen saham ASII cum date di pasar reguler dan negosiasi pada 4 Mei 2026.                

Promo Alfamart Beauty Fair 29-30 April 2026, Wardah-Purbasari Diskon hingga 45%

Promo Alfamart Beauty Fair periode 16-30 April 2026, cek katalognya di sini sebelum belanja di Alfamart terdekat.

Garuda Online Travel Fair 2026, Ada Promo Tiket Pesawat ke Rute Ini

Garuda Indonesia Online Travel Fair 2026 menawarkan penerbangan domestik dan internasional dengan harga tiket pesawat menarik.

6 Promo Kuliner Rabu Terakhir April 2026, Point Coffee hingga A&W Hemat Banget

Jangan lewatkan diskon gila-gilaan Rabu terakhir April 2026! Banyak promo menarik dari Wingstop, Family Mart, dan lainnya. Cek detailnya di sini.

Traktir Kopi Hemat Hari Ini, Promo Starbucks Diskon 55% dan Point Coffee Bundling 3

Traktir teman kopi tanpa bikin kantong bolong? Diskon 55% Starbucks dan promo 3 minuman Point Coffee cuma Rp 50 ribu menanti Anda.

7 Film Fashion Paling Glamor, The Devil Wears Prada 2 Tayang di Bioskop

Memburu inspirasi gaya? Bukan cuma soal busana film-film ini juga punya perjuangan. Temukan rekomendasi untuk pecinta fesyen di sini.

Jangan Kambuh Lagi! Anda Butuh 4 Makanan & Minuman Ini setelah Operasi Batu Ginjal

Ginjal Anda rentan setelah operasi. Penuhi kebutuhan nutrisi dengan makanan dan minuman ini agar tidak kambuh lagi.

BRI Danareksa Sekuritas Bagikan 4 Ide Trading Saham Hari Ini Rabu (29/4)

BRI Danareksa Sekuritas membagikan ide trading untuk perdagangan hari ini, Rabu (29/4/2026​). Simak rekomendasinya!

Harga Emas Hari Ini Stagnan Setelah Turun 2,4% dalam Dua Sesi

Harga emas spot diperdagangkan di dekat level penutupan sesi sebelumnya, dan mendekati US$ 4.590 per troi ons. 

Kiwoom Sekuritas Bagikan 4 Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Hari Ini (29/4)

Kiwoom Sekuritas membagikan ide trading untuk perdagangan hari ini Rabu (29/4/2026). Berikut rekomendasi saham mereka.