M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Moms Wajib Tahu! Kenali Gejala Scabies pada Bayi

Moms Wajib Tahu! Kenali Gejala Scabies pada Bayi
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Scabies adalah ruam gatal yang umum terlihat pada anak-anak dan bayi. Kondisi ini perlu diwaspadai karena sangat menular.

Penyakit ini disebabkan oleh kutu kecil atau tungau dengan nama ilmiah Sarcoptes scabiei, silansir dari Skin Health.

Kulit bayi sering lebih terbuka dan lebih sensitif, oleh karena itu, lesi akibat scabies bisa berkembang menjadi lesi besar, serta menyebabkan munculnya lepuhan atau benjolan berisi nanah.  

Baca Juga: Moms Wajib Tahu! Inilah 5 Cara untuk Mengatasi Biduran pada Anak

Rasa gatal ini muncul karena sistem kekebalan tubuh manusia membentuk reaksi alergi terhadap tungau dan telur yang menetas. 

Menurut American Academy of Pediatrics, tanda dan gangguan kesehatan kulit yang kemungkinan besar ditunjukkan bayi saat terkena scabies adalah: 

1. Bintik-bintik merah yang melenting di kulit dan terisi air (pustula atau nodul). 

2. Pustula menyebar luas ke bagian tubuh lainnya. 

3. Bagian kulit yang terdampak terlihat melepuh. 

4. Kulit menebal, berkerak, dan rentan teritiasi. 

5. Anak merasa tidak nyaman di malam hari akibat rasa gatal yang bertambah parah. 

Scabies pada bayi bisa berkembang menjadi scabies berkusta, yaitu kondisi kulit yang dihuni ribuan hingga jutaan tungau. Penyakit kulit ini sangat membahayakan keselamatan jiwa anak. 

Baca Juga: Waspadai! Ini Gejala Awal yang Terjadi pada Penyakit Autoimun

Berikut ini adalah upaya pencegahan scabies pada bayi agar tidak ikut tertular scabies:  

1. Periksakan anggota keluarga lainnya ke dokter untuk mendapatkan pengobatan untuk mencegah scabies, meskipun tidak menunjukkan gejala sama sekali. 

2. Jaga kelembapan ruangan tetap optimal dengan memastikan udara di ruangan bersirkulasi dengan lancar. 

3. Pastikan Anda juga mengeringkannya dalam temperatur yang tinggi atau setrika dengan panas yang cukup tinggi guna memastikan tungau benar-benar mati. 

4. Jaga kebersihan lingkungan tinggal dengan membersihkan barang-barang berkain yang digunakan si kecil menggunakan vacuum cleaner. 

5. Cuci pakaian, selimut, dan seprai bayi secara terpisah menggunakan detergen antitungau dan air panas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Zodiak Besok Rabu 19 Agustus 2026, Segera Bertindak Cepat

Simak ramalan zodiak besok Rabu 19 Agustus 2026, peluang besar dari cinta, karier, keuangan hingga kesehatan terlengkap di sini.

Cari Selisih Harga Jual-Buyback Emas yang Tipis? Cek Perbandingan Spread Tiap Merek

Emas UBS mencatat pelebaran spread terbesar, sementara Pegadaian tetap memiliki spread paling kecil.

Rahasia Awet Muda, Sunscreen Powder Ampuh Cegah Penuaan Dini

Kulit terlindungi dan tetap awet muda dengan sunscreen powder. Cek rekomendasi terbaik untuk mengunci riasan seharian.

Ranking Harga Buyback Emas Hari ini, Emas Antam Masih Tertinggi

Harga buyback emas hari ini naik pada seluruh produk logam mulia yang dipantau. Kenaikan terbesar  pada UBS, namun Antam masih tertinggi.

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Rabu (19/8), Berawan hingga Udara Kabur

Cek prakiraan cuaca Yogyakarta Rabu (19/8). Mayoritas wilayah diprediksi berawan, dengan suhu udara mencapai 32°C.

Sumut Diguyur Hujan Besok Rabu (19/8), Cek Prakiraan Cuaca Selengkapnya

BMKG memprakirakan sejumlah wilayah Sumut berpotensi hujan ringan pada Rabu (19/8). Cek cuaca dan suhu di seluruh kabupaten/kota.

Prakiraan Cuaca Sumbar Besok Rabu (19/8), Wilayah Ini Berpotensi Hujan Petir

BMKG memprakirakan cuaca Sumbar Rabu (19/8) didominasi hujan ringan dan berawan. Payakumbuh berpotensi hujan petir.

Antisipasi Hujan dan Udara Kabur, Pantau Prakiraan Cuaca Sumsel Besok Rabu (19/8)

BMKG memprakirakan cuaca Sumsel pada Rabu (19/8) didominasi berawan dan cerah. Namun, sejumlah wilayah berpotensi hujan ringan.

Prakiraan Cuaca Bali Besok Rabu (19/8), Waspada Udara Kabur di 1 Wilayah

BMKG memprakirakan cuaca Bali besok Rabu (19/8) didominasi berawan dan udara kabur. Cek suhu di tiap kabupaten dan kota.

Impact Investing Makin Dilirik, Dana Investor Bisa Dukung UMKM hingga Lingkungan

​Impact investing berkembang di Indonesia yang menyasar sektor seperti pendidikan, UMKM, kesehatan, pemberdayaan perempuan, serta lingkungan.