M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Moms, Intip 4 Tips Pilih Daging Sapi yang Segar Agar Tak Salah Membeli, Yuk!

Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Daging sapi yang segar cukup mudah dibedakan. Pembedanya bisa berdasarkan aroma maupun visualnya, loh!

Untuk Moms yang sering memasak daging sapi, jangan sampai salah, ternyata ada cara-cara memilih daging sapi yang masih segar, loh!

Daging sapi yang masih segar berpengaruh erat terhadap rasa daging sapi yang dihasilkan! Jadi daripada salah memilih daging sapi yang akan dikonsumsi, lebih baik simak yuk 4 cara memilih daging sapi yang masih segar dan baik.

Melansir dari Maggi dan Tasty Craze, berikut selengkapnya!

Baca Juga: Promo Dunkin Donuts, Bayar Rp 50.000 Dapat 2 Iced Kiwi Orange Berlaku untuk Umum

Cek Warna Daging

Moms, daging sapi yang segar sangat mudah dibedakan hanya dengan melihatnya saja, lo! Dengan mengecek lewat warna daging, kita dapat dengan mudah mengetahui apakah daging sapi termasuk ke dalam golongan yang masih segar ataupun sudah tak segar.

Daging sapi yang sudah tak segar biasanya berwarna merah pucat. Sementara daging sapi yang berwarna merah keunguan biasanya telah terpapar oksigen. Namun, daging sapi merah keunguan ini masih baik apabila ingin dikonsumsi.

Baca Juga: Promo KFC November 2021, Menu Super Komplit Kombo Duo D Cuma Rp 50.000

Kebersihan tempat

Kebersihan tempat jai salah satu indikasi utama dalam memilih daging sapi yang segar, loh! Jadi, jangan abaikan hal yang satu ini, Moms!

Saat memilih daging segar, perhatikan apakah sang penjual memenuhi kriteria ideal dalam hal kebersihan seperti: memakai masker, sarung tangan khusus, celemek, hingga tingkay kebersihan tempat yang bisa ditinjau berdasarkan banyak tidaknya lalat.

Semakin banyak lalat, semakin Moms harus waspada karena lalat merupakan hewan pembawa larva dan bakteri dari sampah yang mengancam kesehatan pencernaan.

Baca Juga: Promo J.CO 15-21 November 2021, BOGO Buy 1 Get 1 Free Ice Thai Tea Rp 28.000

Tingkat kekenyalan

Daging sapi: wagyu
Daging sapi: wagyu

Daging sapi yang segar memeiliki tingkat kekenyalan yang baik. Daging sapi segar biasanya apabila ditekan oleh telunjuk, maka teksturnya akan kembali ke semula.

Apabila daging sapi ketika ditekan, bentuknya tak kembali ke semula, maka daging sapi tersebut terindikasi tak segar. Sebab, daging sapi yang sudah lama terkontaminasi oksigen dapat menyebabkan daging jadi lembek, sehingga tak lagi kenyal.

Baca Juga: Resep Ikan Bakar Saus Stroberi, Hidangan Nikmat yang Penuh Gizi dan Kaya Rasa

Aroma

Daging sapi yang masih segar biasanya serat maupun ototnya masih menempel pada tulang. Selain itu juga menimbulkan aroma khas daging mentah. Namun, aroma ini bukanlah aroma busuk.

Aroma khas daging segar biasanya muncul tergantung suhu kamar yang ditempatkan setelah daging dipotong. Aroma ini memang khas namun tidak terlalu menyengat. Daging yang sudah tak segar biasanya berbau menyengat.

Selanjutnya: Promo Mingguan J.CO 15-21 November 2021, Ada Donuts, JClub, dan JPops Harga Hemat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.