M O M S M O N E Y I D
AturUang

Memberi Modal Usaha untuk Orang Tua, Ditagih atau Diikhlaskan?

Memberi Modal Usaha untuk Orang Tua, Ditagih atau Diikhlaskan?
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Anak memberi modal usaha untuk orang tua, sebaiknya ditagih atau diikhlaskan?

Jika biasanya anak yang membutuhkan modal dari orang tua, bagaimana jadinya kalau orang tua yang membutuhkan modal dari anak? 

Ada orang tua yang justru berutang pada anak untuk mengembangkan usaha mereka. Hal itu dilakukan ketika anak sudah punya penghasilan sendiri.  

Nah, saat meminjamkan uang ke orang tua untuk modal usaha, baiknya perlu ditagih atau diikhlaskan? 

Menurut Prita Ghozie, perencana keuangan ZAP Financial, apabila bisnis tersebut dijadikan usaha bersama, maka anak bisa masuk dengan skema sebagai pemodal.

"Sehingga, anak tetap mendapat bagi hasil," ungkap Prita. 

Baca Juga: Tips Menyiapkan Iuran Tak Terduga di Sekolah Anak

Jika anak memang meminjamkan dana kepada orang tua, maka boleh saja dibuatkan perjanjian tertulis.

Namun, kalau memang niat anak adalah supaya orang tua berdaya dan memiliki aktivitas di masa tua, maka saran Prita, niatkan sedekah.

Ully Safitri, perencana keuangan OneShildt, mengatakan, seandainya usaha yang dijalankan oleh orang tua sudah ditekuni bertahun-tahun dan menjadi mata pencaharian utama, patungan modal untuk perluasan atau ekspansi usaha, bisa dilakukan oleh anak-anak mereka.

"Walaupun dana ini untuk orang tua, sebaiknya pemberian modal tetap disertakan dalam akta perusahaan atau ada perjanjian hitam di atas putih. Itu kalau  diniatkan untuk memberikan modal," ujar Ully. 

Akta ini untuk menjaga anak dari risiko. Misalnya saja, orang tua mendadak berpulang, dan uang anak menjadi bagian dari modal. Di sisi lain, bisnis itu sendiri merupakan harta warisan yang harus dibagi kepada saudara sedarah lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​