M O M S M O N E Y I D
Santai

Mau Suntik Filler Wajah? Ketahui Efek Sampingnya Berikut Ini Dulu

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Meski banyak diminati dalam dunia kecantikan, tapi sudah tahu belum efek samping penggunaan filler pada kulit?

Perawatan filler pada kulit masih banyak dipilih untuk merawat kecantikan kulit dan membuat tampilan kulit tampak kenyal.

Hasil yang dihasilkan dari perawatan filler ini pun sudah banyak yang berhasil dan menunjukkan perubahan signifikan di kulit.

Meski begitu, tak semua orang bisa mendapatkan hasil maksimal dari perawatan filler kulit. Ada juga beberapa efek samping dan risiko yang bisa muncul dari penyuntikan filler ke kulit.

Apa sajakah efek samping dan risiko penyuntikan filler? Berikut beberapa di antaranya:

Baca Juga: 4 Perawatan Rumahan untuk Hilangkan Rambut Kemaluan Perempuan

Efek samping umum

Setelah melakukan penyuntikan filler, tentu ada beberapa efek samping dan risiko yang secara umum akan dirasakan.

Hal tersebut juga diungkap oleh laman Health Line yang menyatakan bahwa efek samping seperti munculnya bengkak, kemerahan, rasa sakit pada area yang disuntik filler, dan bahkan gatal akan muncul setelah proses penyuntikan filler dilakukan.

Biasanya efek samping umum tersebut akan segera hilang dengan sendirinya dalam jangka waktu 7-14 hari.

Efek samping langka

Ada beberapa risiko atau efek samping yang tidak umum dari penyuntikan filler ini. Walau tak banyak dialami pasiennya, namun efek samping ini harus tetap diperhitungkan sebelum melakukan perawatan kulit filler.

Efek samping langka yang dimaksud adalah munculnya infeksi, kebocoran cairan filler, munculnya benjolan pada area yang disuntik, serta munculnya luka di area filler.

Parahnya lagi, risiko kebutaan hingga kaku jaringan juga bisa muncul jika penyuntikan filler dilakukan dengan cara salah.

Baca Juga: Sering Dihiraukan, Ternyata 4 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Payudara Kendur

Pencegahan

U.S Food and Drug Administration (FDA) pada lamannya menyatakan bahwa ada beberapa kondisi yang penting untuk diperhatikan untuk mencegah risiko berbahaya dari penyuntikan filler untuk merawat dan memperbaiki wajah.

Salah satunya adalah bahwa pasien filler sebaiknya berusia 22 tahun atau lebih.

Selain itu, pastikan untuk melakukan proses filler di dokter atau ahli kecantikan yang telah berpengalaman. Pastikan juga bahwa klinik tersebut sudah mendapatkan izin untuk melakukan praktik perawatan filler di wajah.

Hindari untuk membeli sendiri produk injeksi filler di pasaran. Apalagi melakukan proses penyuntikan filler sendiri.

Karena kondisi tubuh dan jaringan kulit setiap orang berbeda, maka dari itu, sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan ahli sebelum memutuskan untuk melakukan filler.

Nah, itulah beberapa efek samping, risiko, serta pencegahan yang harus dipertimbangkan sebelum melakukan perawatan kulit filler.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.