M O M S M O N E Y I D
AturUang

Mau Punya Reksadana? Simak Produk Reksadana Terbaru dari BCA dan Bahana

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID – Sudah kenal produk investasi bernama reksadana moms? Produk ini masih menjadi pilihan investasi favorit bagi para investor pemula sehingga banyak bank bekerjasama dengan perusahaan aset manajemen untuk meluncurkan produk reksadana.

Salah satunya, Bank Central Asia (BCA) bekerjasama dengan Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW) untuk meluncurkan produk reksadana terbaru bernama Bahana Gebyar Dana Likuid atau BGDL).

Baca Juga: QRIS Bank BSI Bisa Digunakan di Thailand

Nah, reksadana BGDL yang dikelola oleh Bahana TCW hadir secara ekslusif bagi nasabah BCA untuk menyesuaikan kebutuhan investasi yang beragam. Ngomong-ngomong, seperti apa sih profil reksadana BDGL ini?

Produk reksadana terbaru yang ditawarkan BCA ini memiliki profil risiko yang sangat konservatif, karena portofolionya memiliki risiko dan fluktuasi yang rendah. Selain itu, produk ini dapat dijadikan alternative bagi nasabah dan masyarakat yang ingin melakukan diversifikasi portofolio di tengah situasi saat ini.

Produk BGDL ini merupakan jenis reksadana pasar uang yang memiliki kriteria screening ketat dan terukur, serta dikembangkan khusus secara tailor-made mengikuti karakteristik dan kebutuhan nasabah Bank BCA serta akan dijual ekslusif di Bank BCA.

Reksa Dana ini memiliki komposisi ideal sebesar 60% di obligasi baik korporasi maupun pemerintah dengan tenor dibawah satu tahun, sedangkan 40% sisanya diinvestasikan pada deposito berjangka.

Baca Juga: Mau Transaksi Pakai QRIS di Thailand? Beriku Tata Caranya

Jika moms tertarik untuk membeli reksadana ini, produk ini tersedia melalui kanal investasi BCA yakni di aplikasi Wealth Management atau WELMA BCA. Selain di WELMA BCA, produk ini dapat diperjualbelikan baik melalui Kantor Cabang BCA yang melayani transaksi investasi.

Lewat aplikasi WELMA BCA, nasabah bisa melakukan transaksi secara online mulai dari mendaftar dan membuat SID online, hingga transaksi produk investasi seperti membeli obligasi mulai dari Rp 1 juta dan reksadana mulai dari Rp 100.000.

Baca Juga: BNI Punya 2 Produk Tabungan Anak, Setoran Awal Mulai Dari Rp 100.000

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Asisten Perjalanan AI Jojo the Rabit Bantu Pilih Paket Konektivitas Untuk Liburan

RoaminRabbit baru saja memperkenalkan Jojo the Rabbit, asisten virtual berbasis AI yang membantu wisatawan menemukan paket eSIM sesuai kebutuhan.

Berikut Kebiasaan Cara Bayar Masyarakat Indonesia, QRIS Paling Sering Digunakan

Laporan dari Xendit menunjukkan bahwa alasan utama konsumen membatalkan pembelian adalah tidak tersedianya metode pembayaran yang mereka inginkan.

Udara Kabur Mendominasi Sumatera Selatan Besok (21/10), Suhu Tertinggi Capai 37°C

BMKG memprakirakan cuaca Sumatera Selatan besok (21/10) didominasi udara kabur. Suhu tertinggi mencapai 37 derajat Celsius. Cek selengkapnya!

Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah, Pantau Cuaca Bali Besok (21/10)

BMKG memprakirakan cuaca di wilayah Bali cerah hingga cerah berawan pada Rabu (21/10). Suhu tertinggi mencapai 33 derajat Celsius.

Sumatera Barat Didominasi Udara Kabur Besok (21/10), Simak Prakiraan Lengkapnya

BMKG memprakirakan cuaca Sumatera Barat besok (21/10) didominasi udara kabur. Suhu udara berkisar 17–31 derajat Celsius. Cek prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan di Sejumlah Wilayah, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (21/10)

BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Sumatera Utara diguyur hujan ringan besok (21/10). Suhu udara mencapai 33 derajat Celsius.

Gunungkidul hingga Sleman Berawan, Cek Prakiraan Cuaca Yogyakarta Besok (21/10)

BMKG memprakirakan cuaca Yogyakarta besok (21/10) didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C. 

Prakiraan Cuaca Besok di Jawa Barat Mayoritas Cerah, Cek Selengkapnya

Cuaca Jawa Barat pada Rabu (21/10) didominasi cerah, sedangkan pada Kamis (22/10) didominasi berawan.

IHSG Selasa (20/10) Rebound 5,6%, Cek Saham Penghuni Top Gainers

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 282,28 poin atawa 5,65% ke level 5.278. Saham BBCA naik 7%.

Harga Buyback Emas Terkini, HRTA Turun Rp 20.000, Antam Masih Tertinggi

Harga buyback emas hari ini, Selasa (20/10), turun pada seluruh produk yang dipantau. HRTA mencatat penurunan terbesar.