M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Mabuk Gula? Ikuti 5 Cara Lakukan Detoks Gula untuk Hilangkan Kadar Gula Berlebih

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Terlalu banyak gula dalam tubuh membuat Anda mengalami mabuk gula atau sugar hangover. Jika ini terjadi, saatnya Anda lakukan sugar detox atau detoks gula atawa berhenti mengonsumsi gula tambahan. Ikuti cara-caranya berikut ini.

Dilansir dari Insider, detoks gula adalah kondisi dimana Anda berhenti mengonsumsi gula, terutama gula tambahan, seperti cokelat, permen, hingga minuman bersoda, dengan tujuan agar mengurangi asupan gula.

Detoks gula membuat Anda berhenti ingin makan yang manis-manis dan dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan, terutama kadar gula darah.

Baca Juga: Lembut dan Bergizi, Ini 7 Jenis Makanan yang Mudah Dikonsumsi oleh Lansia Ompong

Sebenarnya, detoks gula sangat penting dilakukan. Sebab, gula berlebih akan berefek buruk pada tubuh. Beberapa kondisi tubuh yang mengalami gula berlebih, di antaranya:

  • Mudah lesu
  • Mudah kehilangan fokus
  • Cepat lapar
  • Kembung
  • Cemas
  • Berat badan naik
  • Kondisi kulit memburuk dan mudah berjerawat
  • Tak bisa berhenti makan makanan dan minuman manis

Agar kondisi di atas tak terjadi pada Anda, baiknya lakukan detoks gula untuk cegah gula darah naik.

Beberapa cara lakukan detoks gula yang mudah diterapkan di antaranya sebagai berikut, melansir dari Times of India, Insider, dan Parsley Health:

Baca Juga: Cegah Jerawat, Ini 6 Minuman Peningkat Kadar Bakteri Baik Pada Usus Selain Yogurt

Konsumsi elektrolit

Bagi Anda yang sering konsumsi gula berlebih, cara lakukan sugar detox yang paling mudah adalah dengan mengonsumsi elektrolit.

Ada beberapa jenis minuman yang secara alami mengandung elektrolit seperti susu, jus jeruk, air garam, air kelapa, hingga susu kedelai. Konsumsi juga makanan kaya elektrolit seperti buah-buahan, sayuran berdaun hijau, hingga kacang-kacangan.

Konsumsi elektrolit membuat tubuh jadi tak mudah lesu dan sakit kepala.

Baca Juga: Hemat Pengeluaran, Ikuti 3 Tips Mengolah Sayuran Hijau yang Layu Agar Kembali Segar

Minum banyak air

Cara lakukan detoks gula yang juga mudah bisa dengan minum banyak air mineral untuk mencegah kelelahan, sakit kepala, dan kenaikan berat badan.

Dilansir dari Times of India, setiap gula yang masuk ke tubuh akan disimpan sebagai glikogen. Untuk setiap gram glukosa, tubuh juga akan menyimpan 3 gram air. Inilah penyebab berat badan jadi naik setelah mengonsumsi banyak karbohidrat, seperti nasi.

Makanan manis sebabkan mabuk gula
Makanan manis sebabkan mabuk gula

Baca Juga: Pengaruhi Tekstur Kue, Ini 4 Jenis Gula yang Sering Digunakan dalam Pembuatan Kue

Diet rendah karbohidrat

Karbohidrat seperti nasi putih mengandung gula yang cukup tinggi dibandingkan jenis karbohidrat lainnya. Sayangnya, nasi merupakan makanan pokok orang Indonesia sehingga sulit untuk meninggalkan nasi.

Namun, ada cara lakukan detoks gula yang mudah, yakni dengan diet rendah karbohidrat. Diet yang satu ini dapat menstabilkan kadar gula darah.

Caranya, cukup ganti nasi putih menjadi nasi merah atau lebih baik menggantinya menjadi ubi jalar. Nasi merah/ubi jalar juga harus disantap dalam porsi mini.

Perbanyaklah konsumsi sayuran hijau, protein, dan biji-bijian sebagai pengganti karbohidrat yang berkurang.

Baca Juga: Suka Memasak Sayur? Ini 3 Cara Agar Nutrisi dalam Sayuran Tidak Hilang

Ngemil buah

Anak Makan Buah
Anak Makan Buah

Masih sulit berhenti makanan manis? Coba lakukan cara sugar detox yang berikut ini. Anda bisa ngemil buah kapanpun Anda merasa lapar.

Buah mengandung gula alami yang mampu memuaskan mulut Anda. Mengonsumsi buah tak akan bikin kadar gula Anda melonjak.

Baca Juga: Tak Mudah Layu, Ini 5 Tips Menjaga Kesegaran Sayuran Tanpa Kulkas

Coba selama 5 hari

Sebagai pemula, detoks gula sangat sulit dilakukan. Namun Anda bisa melakukannya dengan program 5 hari.

Caranya, fokuslah pada 5 hari makan tanpa asupan gula berlebih. Jangan konsumsi gula tambahan, makanan manis, hingga minuman bersoda selama 5 hari tersebut. Sementara sisa 2 hari, Anda diperbolehkan kembali mengonsumsi gula berlebih.

Lakukan ini dalam jangka waktu yang cukup lama, maka Anda akan merasakan perubahan suasana hati, energi, hingga tekstur kulit yang membaik daripada sebelumnya.

Demikian cara lakukan detoks gula yang mudah diterapkan agar gula darahmu tak melonjak akibat konsumsi gula berlebihan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!               

6 Daftar Makanan yang Perlu Dibatasi Setelah Usia 50 Tahun agar Tetap Sehat

Yuk, cek daftar makanan yang perlu dibatasi setelah usia 50 tahun agar tetap sehat berikut ini! Apa sajakah itu?  

Anak Paling Rentan DBD, IDAI Dorong Vaksinasi Dini sebagai Perlindungan Komprehensif

IDAI dorong vaksinasi dini DBD pada anak karena kelompok usia 5–14 tahun catat kematian tertinggi di Indonesia  

9 Rekomendasi Camilan untuk Menjaga Kesehatan Jantung yang Kaya Protein

Cek rekomendasi camilan untuk menjaga kesehatan jantung yang kaya protein ini, yuk!                    

5 Alasan Wanita Cepat Naik Berat Badan saat Usia 50 Tahun ke Atas

Ada beberapa alasan wanita cepat naik berat badan saat usia 50 tahun ke atas. Apa sajakah itu?