M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Lada Hitam vs Lada Putih, Inilah 4 Perbedaan Utama Kedua Bumbu Masakan

Lada Hitam vs Lada Putih, Inilah 4 Perbedaan Utama Kedua Bumbu Masakan
Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Tak sembarangan, ternyata lada hitam dan lada putih memiliki perbedaan yang cukup rinci. Meski kedua bumbu masakan ini kerap kali dianggap sama, keduanya berbeda.

Lada berasal dari tanaman lada yang merupakan bumbu asli dari India. Bumbu ini telah dipakai di berbagai hidangan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Di dalam biji lada atau merica, terdapat sebuah kandungan senyawa bernama piperine yang menghasilkan rasa hangat pada tenggorokan.

Dari tanaman lada atau merica, dihasilkan 2 jenis biji yang berbeda, yakni lada putih dan lada hitam.

Lantas, apa sih perbedaan lada putih dan lada hitam sebagai bumbu masakan? Melansir dari Master Class dan All Recipes, berikut selengkapnya:

Baca Juga: Perbedaan Mentega dan Margarin, Manakah yang Paling Pas untuk Baking?

Lada putih

Sebetulnya, lada putih berasal dari tumbuhan yang sama dengan lada hitam. Keduanya sama-sama memiliki nama ilmiah Piper ningrum.

Lada putih berasal dari biji lada (merica utuh) yang sudah matang saat dipetik. Biji-biji ini direndam dalam air untuk proses fermentasi.

Pada akhirnya, lapisan luar dari biji lada akan hilang dan mengelupas dan menyisakan benih bagian dalamnya. Inilah yang disebut sebagai lada putih.

Lada hitam

Lada hitam
Lada hitam

Jika lada putih dipanen saat biji telah matang, maka berbeda dengan lada hitam.

Lada hitam berasal dari biji lada (merica utuh) yang masih mentah yang dimasak dan dikeringkan. Inilah mengapa kulit lada terlihat keriput dan menghitam setelah terjadinya proses fermentasi juga pengolahan.

Baca Juga: 6 Perbedaan Gula Aren, Gula Jawa, dan Gula Merah yang Harus Anda Ketahui

Perbedaan lada hitam dan lada putih

1. Tampilannya

Secara jelas, perbedaan lada hitam dan lada putih terlihat jelas dari tampilannya. Lada hitam karena warnanya yang hitam dan kulitnya yang keriput, sementara lada putih berwarna putih dan tak terlihat keriput.

Untuk jenis lada hitam bubuk, bumbu yang satu ini berwarna keabu-abuan. Sementara lada putih bubuk berwarna putih.

Baca Juga: 4 Perbedaan Gochujang dan Gochugaru, Bumbu Pedas yang Hadir di Setiap Masakan Korea

2. Rasa

Lada hitam dan lada putih dapat dibedakan melalui rasa.

Disebabkan karena proses pengolahannya yang direndam oleh air saat proses fermentasi terjadi, kulit biji lada jadi mengelupas sehingga terlihat berwarna putih.

Karena kulitnya yang mengelupas inilah yang membuat lada putih terasa lebih lembut dan rasa pedasnya tak terlalu menonjol.

Sementara untuk lada hitam, karena proses pengolahannya disertai bersama kulit, ini membuat rasa lada hitam lebih pedas dan mencolok.

Sebab, kandungan senyawa piperin dalam kulit lada hitam tak terbuang seperti pada lada putih, sehingga rasa pedasnya masih mencolok.

Baca Juga: Kecap Asin vs Kecap Ikan, Berikut 4 Perbedaannya

3. Masa simpan

Perbedaan Lada Hitam dan Lada Putih
Perbedaan Lada Hitam dan Lada Putih

Perbedaan lada hitam dengan lada putih dapat dibedakan dari masa simpannya. Rata-rata, masa simpan lada hitam jauh lebih lama daripada lada putih.

Masa simpan lada putih bubuk bisa mencapai 3 bulan, sementara lada hitam bubuk bisa sampai 6 bulan.

Namun, jika ingin awet hingga tahunan, belilah biji lada utuh atau merica utuh yang belum digiling.

Baca Juga: 5 Perbedaan Minyak Wijen vs Minyak Zaitun untuk Masakan, Sudah Tahu?

4. Penggunaan

Lada hitam lebih umum digunakan di berbagai negara di dunia dan biasa dijadikan sebagai bumbu pokok dalam berbagai hidangan makanan.

Sementara lada putih lebih umum digunakan di Asia dan Swedia karena rasanya yang tak terlalu mencolok. Biasanya lada putih digunakan sebagai bumbu makanan seperti sup, tumis-tumisan, hingga bakso.

Nah, sekarang sudah tahu, kan, apa saja perbedaan lada hitam dan lada putih sebagai bumbu masakan?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Efek Dollar Naik: Rupiah Anjlok, Ini 4 Dampak Nyata ke Kantong Anda

Rupiah menyentuh Rp 17.684,75 per dollar AS! Harga barang impor hingga energi makin mahal. Pahami dampaknya pada anggaran bulanan Anda.

IHSG Diproyeksi Lanjut Koreksi, Ini Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (19/5)

IHSG masih akan melanjutkan koreksi pada perdagangan Selasa (19/5/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Ini Esensi dari Kepemimpinan Perempuan dalam Ekosistem Finansial

Perempuan menjadi pengingat dari tanggung jawab kolektif dalam memperluas akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Promo PHD & Burger Bangor Tiap Selasa Periode Mei, Hemat Mulai Rp 27 Ribu

Makan enak tiap Selasa kini makin hemat! PHD tawarkan Pizza mulai Rp 50.000-an, Burger Bangor mulai Rp 27.000-an. Cek detail promo dan jamnya!  

Jadwal Malaysia Masters 2026: 8 Wakil Indonesia Berlaga, Segel 1 Tiket 16 Besar

Jadwal Malaysia Masters 2026 hari pertama, delapan wakil Indonesia berlaga, empat di antaranya harus bertempur dulu di babak kualifikasi.​

Cek 3 Rekomendasi Saham Bluechip dari Mirae Sekuritas untuk Hari Ini (19/5)

Posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai memasuki area jenuh jual atau oversold jika dilihat dengan kaca mata teknikal. 

Deretan HP Android Selfie Level Pro dengan Kamera Depan Tercanggih

Memilih HP Android kamera selfie terbaik ternyata ada triknya. Jangan sampai ketinggalan teknologi terbaru yang bikin fotomu makin kece.

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Selasa (19/5) Sama-Sama Melemah

Harga emas di Pegadaian produksi Galeri 24 dan UBS hari ini Selasa (19/5) kompak menurun dari perdagangan sebelumnya.

Terobosan Unik, Edukasi Lingkungan Kini Ramah Disabilitas

Sampah menumpuk? Chandra Asri dan Kitaoneus libatkan 150+ pelajar disabilitas dalam edukasi pilah sampah unik di bioskop.

Mode Incognito WhatsApp Chat AI Terhapus Otomatis, Kok Bisa?

Mode Incognito di WhatsApp hadir untuk Meta AI. Percakapan Anda tidak akan disimpan, mencegah kebocoran data. Pelajari cara mengaktifkanya!