M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Khawatir Produksi ASI Berkurang Saat Puasa? Konsumsi 6 Buah Pelancar ASI Ini

Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa buah pelancar ASI yang wajib dikonsumsi saat produksi ASI jadi berkurang karena berpuasa.

Bagi Anda para ibu menyusui, mungkin ada sedikit kekhawatiran mengenai proses menyusui saat bulan puasa nanti. Sebetulnya, ibu menyusui diperbolehkan berpuasa.

Mengutip dari Iranian Hournal of Pedriatrics dan Journal of Fasting and Health yang dilansir dari Siloam Hospitals, tak ada perbedaan yang signifikan antara jumlah produksi ASI dari ibu yang berpuasa maupun yang tidak berpuasa.

Namun, sebetulnya, produksi ASI dapat berkurang apabila Moms mengalami dehidrasi. Untuk itu, disarankan bagi ibu menyusui untuk mengonsumsi buah yang mengandung banyak air sebagai pelancar ASI saat berbuka puasa maupun sahur.

Baca Juga: 7 Langkah Tetap Terhidrasi saat Puasa di Bulan Ramadan

Berikut MomsMoney hadirkan berbagai buah pelancar ASI yang dapat Moms konsumsi selama bulan puasa untuk mencegah produksi ASI yang berkurang, dikutip dari Romper dan KidSpot, selengkapnya:

Jeruk

Jeruk
Jeruk

Jeruk merupakan buah pelancar ASI. Jeruk dapat memperbaiki & meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.

Selain itu, ibu menyusui juga sangat membutuhkan banyak kandungan vitamin C. Sebab, vitamin C sangat berpengaruh dalam pertumbuhan gigi & otot bayi.

Ibu menyusui membutuhkan idealnya 120 miligram vitamin C atau setara dengan 2 buah jeruk kecil per hari.

Baca Juga: Jelang Ramadhan, Ikuti 7 Cara Tetap Sehat Selama Berpuasa Sebulan Penuh

Alpukat

Alpukat
Alpukat

Alpukat termasuk salah satu super food yang baik untuk banyak hal, termasuk sebagai buah pelancar ASI.

Buah ini mengandung asam lemak Omega-3, Omega-6, dan Omega-9 yang dapat membantu para ibu menyusui untuk dapat menghasilkan ASI yang banyak & super bergizi untuk sang buah hati.

Alpukat juga mengandung asam folat, vitamin C & E, serta potassium yang membantu tumbuh kembang si kecil. Apabila Moms rutin mengonsumsi buah alpukat, maka ASI Moms dapat membuat sel-sel otak bayi tumbuh lebih pesat.

Baca Juga: Anti Kolesterol, Ini 8 Bahan Makanan Pengganti Santan untuk Menu Puasa dan Lebaran

Pepaya hijau

Pepaya hijau atau singkatnya merupakan buah pepaya yang belum matang merupakan salah satu buah pelancar ASI.

Pepaya hijau memang tidak baik dikonsumsi saat hamil, tetapi sangat baik jika dikonsumsinya pada masa menyusui.

Buah yang satu ini berperan membantu proses laktasi dengan meningkatkan produksi hormon oksitosin yang menyebabkan produksi ASI jadi melimpah.

"Pepaya hijau adalah sumber galactogogue yang dapat membantu merangsang produksi ASI," kata Brigitte Zeitlin, ahli gizi sekaligus founder BZ Nutrition, melansir dari Romper.

Bersumber dari Unimus.ac.id, galactogogue merupakan substansi/zat yang dapat meningkatkan produksi ASI. Galactogogue hadir dalam makanan, herbal, maupun obat-obatan sintetik.

Baca Juga: Pilih Pepaya Matang, Ikuti Aneka Cara Perpanjang Masa Simpan Buah Pepaya

Aprikot

Buah pelancar ASI yang lainnya adalah Aprikot. Buah ini mengandung fitoestrogen, yakni zat yang membantu hormon penghasil ASI mengalir lancar.

Buah apricot juga dapat menyehatkan tubuh bayi maupun sang ibu karena mengandung kalsium, potasium, vitamin C dan A yang berkontribusi baik untuk kesehatan tubuh.

Baca Juga: Rekomendasi Waktu Terbaik Berolahraga Saat Puasa di Bulan Ramadan, Menurut Pakar

Stroberi

Jus stroberi
Jus stroberi

Dehidrasi akan membuat produksi ASI berkurang. Untuk itu, ibu menyusui memerlukan buah-buahan yang banyak mengandung air agar dapat melancarkan ASI.

Buah pelancar ASI yang mengandung banyak air adalah stroberi. Disarankan untuk mengonsumsi buah stroberi agar ASI tetap keluar & ibu jadi tak mudah lelah akibat dehidrasi.

Baca Juga: Mabuk Gula? Ikuti 5 Cara Lakukan Detoks Gula untuk Hilangkan Kadar Gula Berlebih

Pisang

Pisang juga merupakan buah pelancar ASI yang kaya akan kalium/potasium. Sebab, kalium ditujukan untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit yang dapat pengaruhi jumlah produksi ASI.

Dilansir dari Baby Center, jumlah kalium yang disarankan untuk ibu menyusui adalah sebanyak 5.100 miligram per hari. Sementara 1 pisang ukuran sedang mengandung 450 mg kalium.

Demikian sederet info mengenai aneka buah pelancar ASI yang dapat Moms konsumsi selama masa menyusui.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Ringan Masih Berpotensi Guyur Sumatera Barat Besok Kamis (6/8), Cek Wilayahnya

BMKG memprakirakan hujan ringan masih mendominasi sejumlah wilayah Sumatera Barat pada Kamis (6/8). Simak prakiraan cuaca besok lengkapnya.

Prakiraan Cuaca Bali Besok Kamis (6/8) Cerah Mendominasi, Simak Rincian Wilayahnya

BMKG memprakirakan cuaca besok di Bali pada Kamis (6/8) didominasi cerah. Simak prakiraan cuaca lengkap seluruh kabupaten/kota.

Tren Perhiasan Bergeser ke Gaya Minimalis, Isago Luncurkan Koleksi Baru

​Studio Collection jadi koleksi terbaru Isago yang menyasar tren perhiasan harian lewat desain minimalis lewat warna Yellow, Silver, dan Two-Tone

4 Kesalahpahaman tentang TB yang Masih Banyak Dipercaya Masyarakat, Begini Faktanya

Di balik tingginya angka kasus penyakit TB masih banyak anggapan keliru yang dipercaya masyarakat.​ Simak faktanya berikut ini.

Promo A&W Agustus 2026, Nikmati Buy 1 Get 1 Free Burger Favorit Setiap Hari Rabu

Rayakan bulan Agustus dengan promo A&W WednesDeal Buy 1 Get 1 Free burger serta beragam paket Couple Meal hemat.

Indonesia Kembangkan AI untuk Percepat Deteksi Tuberkulosis

Koneksi bersama sejumlah perguruan tinggi dan lembaga riset mengembangkan TBScreen.AI untuk mempercepat deteksi tuberkulosis.  

Promo HokBen Spesial Agustus 2026, Nikmati Cashback hingga 50% Lewat QRIS Bank Saqu

Rayakan Kemerdekaan ke-81 dengan berburu promo HokBen yang menghadirkan cashback menggiurkan hingga 50% dan bonus menu gratis pakai Bank Saqu.

Tidak Ada Work Life Balance, Kenali Tanda Tempat Kerja Anda Toxic

Agar tidak terjebak di situasi tidak mengenakkan, kenali beberapa tanda tempat kerja toxic berikut ini.  

Jangan Tunggu Komplikasi, Perlu Deteksi dan Edukasi Diabetes Sejak Dini

Diabetes kini mengintai usia produktif, kenapa hal ini bisa terjadi? Lantas, bagaimana cara mengatasinya, ya?

Jangan Takut Kepanasan! Ini 7 Penyakit Akibat Kurang Sinar Matahari termasuk Kanker

Tubuh sangat membutuhkan asupan vitamin D alami dari matahari. Ketahui 7 dampak buruk kekurangan paparan sinar matahari pagi bagi kesehatan.