M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Kepala BPOM: Danone Indonesia Bisa Dukung Program Pemerintah

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Perluas kapasitas produksinya, Danone membangun pabrik Danone Specialized Nutrition (Danone SN) Indonesia di Sentul, Jawa Barat.

Kepala Badan POM Taruna Ikrar pun melihat langsung rantai pasokan, proses produksi, dan sistem pemantauan di pabrik Danone SN Indonesia di Sentul.

Selain itu, kunjungan ini juga menjadi ajang diskusi mengenai program kolaborasi yang diinisiasi oleh Danone SN Indonesia untuk mendukung inisiatif pemerintah.

Beberapa program yang dibahas antara lain pemberdayaan UMKM melalui program Orang Tua Angkat (OTA) dan program Makan Bergizi Generasi Maju, yang merupakan uji coba penyediaan makanan bergizi lengkap dengan susu bubuk fortifikasi yang dilaksanakan di Yogyakarta.

Lee Meng Thoong, CEO Danone SN Indonesia, mengatakan, sangat berterima kasih atas kehadiran Kepala Badan POM untuk mengunjungi dan melihat langsung fasilitas serta proses produksi Danone yang telah menjadi bagian dari masyarakat selama 70 tahun.

"Semua produk di Danone SN Indonesia yaitu SGM Eksplor, Bebelac dan Nutrilon Royal diproduksi 100% di Indonesia dan telah memenuhi standar BPOM, serta sertifikasi halal dari BPJPH atau LPPOM MUI," ujar Lee dalam keterangan resminya.

Melalui kunjungan ini, Danone SN Indonesia menunjukkan komitmen dalam menghadirkan produk nutrisi yang aman, sehat, berkualitas, higienis, dan halal.

Setiap produk melalui proses penelitian dan pengembangan serta sistem produksi yang terintegrasi untuk memastikan kualitas terbaik sampai ke tangan konsumen.

Baca Juga: Dukung Gizi Anak, Danone Gelar Program Jelajah Gizi

Kepala BPOM menjelaskan, bagaimana keadaan ekonomi global dan nasional saat ini membutuhkan kolaborasi yang nyata antar berbagai pihak, di antaranya pelaku industri dan pemerintah. 

"Kondisi ekonomi global saat ini bervariasi, dengan beberapa negara mengalami peningkatan dan penurunan. Pertumbuhan Indonesia sekitar 5,6%, sementara pertumbuhan ekonomi global sekitar 2,5%," katanya.

Oleh karena itu, kondisi Indonesia melalui Asa Cita Prabowo-Gibran difokuskan pada kemandirian pangan, pentingnya energi terbarukan, hilirisasi, dan pengembangan sumber daya manusia.

"Kami berharap, Danone dapat berpartisipasi dan berkontribusi mendukung program-program pemerintah," sebut Taruna Ikrar. 

Taruna Ikrar juga berharap, para pelaku usaha dapat menghasilkan produk yang baik untuk masyarakat.

"Kunjungan kami hari ini bertujuan untuk melihat supply chain, praktik manufaktur, dan proses monitoring di pabrik Danone," ungkap dia. 

"Selain itu, kami juga ingin meningkatkan kolaborasi terkait program Makan Bergizi Gratis dan pendampingan UMKM, mengingat di Indonesia terdapat 64 juta UMKM, namun baru 60.000 yang terdaftar," ujarnya. 

Sejalan dengan misi Kesehatan dalam Danone Impact Journey, perusahaan terus berupaya menyebarkan kebaikan melalui pangan dan membangun model pertumbuhan bisnis yang seimbang dan berkelanjutan.

Baca Juga: Jadi Merek Pilihan, Danone Indonesia Raih Top Halal Award

Danone SN Indonesia juga mendukung berbagai inisiatif keberlanjutan, termasuk Gerakan Bersama Cegah Stunting dan program uji coba Makan Bergizi Generasi Maju untuk anak-anak PAUD, TK, dan SD yang dilakukan pada September hingga Desember 2024 di Yogyakarta.

Program ini meliputi pemberian makan bergizi yang dilengkapi dengan susu bubuk fortifikasi dengan kombinasi unik zat besi dan vitamin C, untuk membantu penyerapan zat besi hingga 2 kali lipat.

Lalu, edukasi gizi seimbang dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), program minim sampah yang mendukung konsep zero waste, serta pengukuran dampak sosio-ekonomi bagi masyarakat.

Dalam menjalankan usaha, Danone SN Indonesia tumbuh bersama jutaan mitra dan UMKM yang menjadi bagian dari rantai pasokan.

Danone SN Indonesia juga turut melakukan pemberdayaan UMKM melalui dukungan sertifikasi halal untuk lebih dari 40 UMKM dan dukungan proses Nomor Izin Edar (BPOM RI MD) kepada 32 UMKM di Yogyakarta melalui program Orang Tua Angkat (OTA).

Selain itu, perusahaan juga melakukan pendampingan kepada 90 UMKM di sekitar pabrik yang menyasar 1.400 penerima manfaat dan program DAMPING yang memberikan manfaat bagi lebih dari 10 ribu pengusaha di Indonesia serta 3.500 alumni dari kelas pendampingan intensif tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Redmi Note 15 Pro+: HP Tahan Banting dengan Kamera 200MP, Hasilkan Video 4K

Sensor 200MP Redmi Note 15 Pro+ rekam video 4K jernih. Fitur AI Google dan Xiaomi siap memaksimalkan fotomu.

Rekomendasi HP Baterai Besar dari Xiaomi: Jamin Performa Optimal Lebih Lama

HP baterai besar Xiaomi bukan cuma awet, tapi juga pertahankan performa. Intip daftar HP terbaik!    

Promo PSM Alfamart Periode 1-7 April 2026, Sampo-Face Wash Diskon hingga Rp 23.100

Manfaatkan promo PSM Alfamart periode 1-7 April 2026 untuk belanja lebih untung. Cek promonya di sini.

Vivo Pad 6 Pro: Tablet Android dengan Baterai Monster 13000mAh & Fast Charging 90W

Lupakan charger seharian! Vivo Pad 6 Pro dilengkapi baterai 13000mAh dan 90W fast charging. Temukan rahasia daya tahannya.

Makan Siang Anti Ribet, 3 Resep Tumis Ala Chef Devina Ini Wajib Dicoba

Makan siang sering bikin pusing? 3 resep tumis Chef Devina ini solusinya. Dijamin praktis, cepat, dan kaya rasa untuk hidangan istimewa.

9 Ide Ruang Bermain Anak Hemat Biaya yang Fleksibel di Rumah Minimalis

Yuk cek ide ruang bermain anak hemat biaya ini, solusi praktis menciptakan ruang aman, seru, dan fleksibel di rumah minimalis.​

Waspada Cuaca Galau dengan Kenali Ciri-Ciri Cuaca Ekstrem Ini di Masa Pancaroba

Cuaca lagi galau alias sedang enggak menentu akhir-akhir ini. Kenali ciri-ciri cuaca ekstrem di masa pancaroba berikut ini, yuk.

Promo HokBen Hoka Murmer Rp 18 Ribuan Spesial April 2026, Makan Hemat Puas

Promo paket HokBen Hoka Murmer Rp 18 ribuan kembali. Nikmati nasi gyu soboro, gorengan, dan salad. Cek menu lengkapnya sebelum kehabisan.

Banyak Orang Salah Fokus, Ini Risiko Pensiun yang Bisa Bikin Keuangan Runtuh

Simak yuk risiko terbesar pensiun bukan soal uang lo, tapi waktu yang sering diabaikan hingga bikin keuangan bisa bermasalah. Cek di sini, ya.​  

Italia Gagal Lolos Piala Dunia 2026, Ini Penyebab Kegagalan Tim Azzurri

Simak, yuk, penyebab Italia gagal lolos Piala Dunia 2026, dari mental rapuh hingga krisis pemain yang bikin performa anjlok.​