M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Kenali Jenis-Jenis Dermatitis dan Cara Mengobatinya

Kenali Jenis-Jenis Dermatitis dan Cara Mengobatinya
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Dari banyaknya jenis penyakit yang dapat menghantui kulit, dermatitis adalah salah satu keluhan yang mesti diwaspadai.

Dermatitis merupakan kondisi di mana terjadi peradangan pada kulit, yang menyebabkan ruam yang gatal, dilansir dari Healthline.

Kondisi ini bisa membuat kulit membengkak dan memerah. Kulit yang terkena dermatitis biasanya melepuh, mengeluarkan cairan, mengembangkan kerak, bahkan mengelupas.

Dermatitis bukan penyakit kulit menular. Penyakit ini bisa dikendalikan dengan baik melalui kombinasi pengobatan dan pencegahan kontak terhadap hal-hal yang memicu peradangan kulit.

Penyakit kulit ini terdiri dari beberapa jenis. Tanda-tanda dan gejalanya sangat tergantung pada jenis yang Anda miliki. Dari sekian banyak yang ada, empat macam dermatitis yang paling umum dan perlu dikenali adalah.

Baca Juga: Kenali 4 Ciri-Ciri Kulit Sensitif yang Harus Anda Ketahui

1. Dermatitis Seboroik

Efek dermatitis jenis ini menyebabkan kulit mengalami bercak bersisik, kulit memerah, bahkan ketombe yang membandel. Biasanya, dermatitis seboroik memengaruhi area kulit yang berminyak, seperti wajah, dada bagian atas, dan punggung.

Selain itu, orang yang mengalami dermatitis seboroik rentan mengalami pengulangan setiap kali sembuh.

2. Dermatitis Atopik (Eksim)

Kondisi ini adalah penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya rasa gatal secara terus-menerus dan ruam kulit yang memerah. 

Kondisi ini dimulai pada masa bayi di mana terjadi ruam merah dan sensasi gatal pada kulit menekuk, seperti di siku, belakang lutut, dan di area depan leher. 

3. Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak adalah ruam merah dan gatal yang disebabkan oleh kontak langsung dengan suatu zat atau reaksi alergi terhadapnya. Ruam tidak menular atau mengancam jiwa, tetapi bisa sangat tidak nyaman.

Banyak zat dapat menyebabkan reaksi seperti itu, termasuk sabun, kosmetik, wewangian, perhiasan, dan tanaman tertentu.

4. Dermatitis Stasis

Jenis dermatitis ini juga disebut dermatitis gravitasi, eksim vena, dan dermatitis stasis vena. Dermatitis stasis sering terjadi di kaki bagian bawah karena vena kaki memiliki katup satu arah yang memainkan peran penting dalam sirkulasi darah.

 Baca Juga: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasi Penyakit Kulit Vitiligo

Meski penyebab dari keempat dermatitis di atas berbeda, tapi gejala yang ditimbulkan dermatitis tersebut umumnya serupa. Berikut ini cara mengatasi dermatitis yang bisa kamu coba.

1. Menjaga kebersihan kulit

Cara mengatasi dermatitis harus diawali dengan menjaga kebersihan kulit. Oleh sebab itu, cobalah rutin untuk membersihkan diri dengan teratur.

Anda bisa menggunakan air hangat atau meneteskan olive oil sebelum mengguyur badan dengan air untuk meredakan peradangan.

2. Memilih sabun yang tepat

Pemilihan sabun yang tepat adalah salah satu upaya untuk merawat dan mencegah kondisi dermatitis semakin parah. Pilihlah sabun yang lembut dengan aroma ringan atau tanpa aroma lebih baik.

Beberapa produk sabun dapat mengeringkan kulit, maka sebaiknya gunakan sabun yang mengandung pelembap.

3. Keringkan tubuh

Keringkanlah tubuh dengan handuk yang lembut untuk menghindari iritasi dan pergesekan yang kasar antara kulit dan handuk. Tepuk-tepuk kulitmu dengan handuk lembut dan jangan mengusapnya dengan kasar.

4. Gunakan pelembap khusus

Cara mengatasi dermatitis atopik atau dermatitis jenis lainnya juga bisa dengan memanfaatkan pelembap khusus dari dokter. Pelembap ini berfungsi untuk mengurangi peradangan dan rasa gatal pada kulit. 

5. Kenakan pakaian yang tepat

Cobalah kenakan pakaian yang dapat menyerap keringat. Rasa gatal akibat dermatitis biasanya dipicu oleh kulit yang lembap akibat pakaian yang tak dapat menyerap keringat.

Alternatifnya, kenakan pakaian yang lembut dan sejuk seperti berbahan katun.

Selanjutnya: Baik untuk Tumbuh Kembang Anak, Inilah 5 Manfaat Buah Naga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Makanan dan Minuman Pantangan Penderita Penyakit Ginjal

Ini dia beberapa makanan dan minuman pantangan penderita penyakit ginjal. Catat, ya!                

Manfaat Biji Chia bagi Kesehatan Tubuh Wanita, Cek di Sini!

Mari intip beberapa manfaat biji chia bagi kesehatan tubuh wanita berikut ini. Ada apa saja, ya?     

AI Canva 2.0: Kini Otomatiskan Riset, Desain, Hingga Penjadwalan

Transformasi Canva jadi pusat alur kerja ldidukung AI 2.0. Pangkas waktu kerja berjam-jam menjadi hitungan detik dengan otomatisasi ini.

Dampak Gemini Skills: Chrome Jadi Pusat Produktivitas Baru, Siap Coba?

Membosankan mengetik perintah AI berulang? Google Gemini Skills kini bisa simpan dan pakai lagi prompt Anda. Tingkatkan produktivitas di Chrome!  

Promo CFC Weekend: Nikmati Ayam Goreng Melimpah, Bonus Menu Gratis

CFC Boks hadirkan ayam goreng melimpah mulai Rp 149.091 saja. Dapatkan menu gratis pilihan Anda!    

Kenapa Biaya Belanja saat Pensiun Membengkak? Ini Cara Atasi biar Uang Stabil

Biaya belanja naik saat pensiun? Ini penyebab utama dan cara hemat realistis agar keuangan Anda tetap aman dan stabil.

HP Tahan Banting 6 Tahun: Tecno Spark 50 5G Unggul di Segmennya!

SPARK 50 hadir dengan baterai 7000mAh, diklaim tahan 5 tahun. Ketahui teknologi cerdas di baliknya agar Anda tidak salah pilih ponsel.

Huawei Mate 80 Pro Max Pecahkan Rekor: Layar Cerah Ungguli iPhone & Samsung

Layar OLED dual-layer Huawei Mate 80 Pro Max tembus 8.000 nit, jauh di atas kompetitor. Simak keunggulan teknologi layarnya!  

5 Kebiasaan Finansial yang Bikin Uang Cepat Habis, Ini Peringatan Warren Buffett

Stop 5 kebiasaan ini sekarang agar keuangan tidak bocor halus dan mulai tumbuh stabil di tengah kondisi ekonomi saat ini.​

7 Film Populer Dunia Ini Karya Sutradara Perempuan lo, Sudah Nonton?

Membuktikan kualitas, deretan film populer ini lahir dari tangan dingin sutradara perempuan lo. Ada karya favorit Anda?