M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Kenali Ciri Membusuknya, Ini 6 Tips Memilih dan Menyimpan Tempe Agar Tahan Lama

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Bingung mengenali ciri tempe yang membusuk? Agar tak terkecoh, mari simak beberapa tips memilih tempe hingga menyimpan tempe supaya tahan lama dan tak membusuk. Melansir dari Sasa dan Maggi, berikut selengkapnya!

A. Tips Memilih Tempe

(1) Pilih Tempe Berkualitas

Tips memilih tempe haruslah yang berkualitas. Artinya, tempe punya tekstur yang padat dan tak mudah membusuk.

Selain itu, dari segi warna, tempe yang berwarna kecoklatan atau kehitaman menandakan bahwa tempe sudah layu dan akan busuk. Maka dari itu, pilihlah tempe yang warnanya masih putih atau kekuningan.

Baca Juga: Aman dan Matang Sempurna, Ikuti 6 Tips Mengolah Daging Pakai Cast Iron Skillet

(2) Pilih tempe dalam kemasan plastik

Lihatlah jenis kemasan sebelum membeli tempe. Pilihlah tempe yang disimpan dalam kemasan plastik, bukan tempe yang dikemas dalam daun pisang.

Meski tempe dalam daun pisang punya rasa & aroma yang lebih sedap saat digoreng, namun tempe ini sangat mudah membusuk.

Sementara tempe yang dikemas dalam plastik cukup awet dan tahan lama. Jadi jika Anda ingin menyimpannya selama beberapa hari, maka pilihlah tempe dalam kemasan plastik.

Baca Juga: 8 Bahan Makanan Pengganti Cabai yang Menghasilkan Sensasi Rasa Pedas

B. Kenali tanda-tanda tempe membusuk

Tempe
Tempe

Meski telah menyimpan tempe dengan sebaik-baiknya, namun tak ada salahnya Anda mulai mengenali sederet tanda tempe membusuk.

Tempe dapat dikatakan membusuk apabila mengeluarkan lendir & bau tak sedap. Jika ciri itu sudah tampak, maka segera buang tempe dan hindari memakannya.

Namun apabila tempe memiliki ciri seperti kekuningan & mengeluarkan sedikit bercak hitam, maka tak masalah karena tempe masih tergolong aman dikonsumsi.

Baca Juga: 7 Perbedaan Matcha dan Green Tea, dari Rasa hingga Kandungannya

C. Tips menyimpan tempe agar tak mudah busuk

(1) Jaga Suhu Tempe

Tips menyimpan tempe supaya tak membusuk bisa dilakukan dengan menjaga suhu tempe tersebut.

Tempe yang masih hangat jika disimpan langsung ke dalam kulkas akan menyebabkan perubahan kualitas. Perubahan kualitas tempe akan menyebabkan tempe mudah membusuk.

Untuk itu, perlu Moms jaga suhu tempe agar tetap stabil. Jika suhu tempe masih hangat, maka lebih baik disimpan dalam suhu ruang terlebih dahulu, sebelum pada akhirnya dimasukkan ke dalam kulkas.

(2) Biarkan Tempe Utuh

Supaya tempe tidak mudah membusuk, maka baiknya jangan memotong tempe apabila tidak diolah langsung.

Biarkan tempe dalam keadaan utuh (besar) tanpa perlu dipotong-potong terlebih dahulu untuk memastikan bahwa kualitas tempe tetap baik dan tidak membusuk.

Apabila akan mengonsumsi tempe langsung, barulah Moms boleh memotong-motong tempe secukupnya saja.

Baca Juga: Garlic Salt dan Garlic Powder, Ini Sederet Perbedaan Fungsi dalam Masakan

(3) Simpan Tempe dalam Wadah

Keripik Tempe
Keripik Tempe

Kualitas tempe akan tetap terjaga apabila Anda menyimpan tempe dalam wadah.

Biasanya tempe akan lebih awet apabila dibungkus oleh plastik. Namun tempe juga tetap bisa awet apabila disimpan dalam wadah sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam kulkas.

Menyimpan tempe dalam bungkus plastik ataupun wadah jauh lebih awet dan tidak mudah busuk ketimbang menyimpan tempe dalam daun pisang.

Baca Juga: Perbedaan Saus Tiram dan Saus Bumbu Rasa Tiram, Mana yang Lebih Enak?

(4) Jangan Simpan Tempe dalam Freezer

Menyimpan tempe memang harus di dalam kulkas agar lebih awet. Namun jangan pernah menyimpannya di dalam freezer.

Menyimpan tempe dalam freezer dapat menyebabkan tempe berubah secara kualitas, rasa, dan warna, sehingga akan mudah membusuk.

Itu dia sederet tips memilih dan menyimpan tempe agar awet dan tak mudah membusuk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.