M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kenali 5 Penyebab Wajah Gatal Saat Menggunakan Skincare

Kenali 5 Penyebab Wajah Gatal Saat Menggunakan Skincare
Reporter: Rizka Noveliana  |  Editor: Rizka Noveliana


MOMSMONEY.ID - Setiap kulit tentu berbeda-beda ketika merespons produk skincare yang digunakan. Anda perlu tahu beberapa penyebab wajah gatal saat menggunakan skincare di sini. 

Respon kulit yang menunjukkan bahwa produk tidak cocok ke kulit wajah, salah satunya rasa gatal. Hal ini tentu membuat Anda merasa tidak nyaman. 

Namun, jangan menggaruk wajah terlalu keras karena bisa menyebabkan iritasi pada kulit. 

Mari cari tahu penyebab wajah gatal saat menggunakan skincare di bawah ini, dilansir jovee.id

1. Bahan pengawet

Penyebab wajah gatal saat menggunakan skincare karena bahan pengawet di dalamnya. Bahan pengawet adalah bahan yang sebetulnya ditambahkan untuk tujuan yang baik, yaitu mempertahankan masa simpan dan kualitas produk agar tidak mudah rusak terkena perubahan udara.

Namun, penambahan bahan pengawet di dalam skincare dapat menimbulkan rasa gatal. Bahan pengawet diketahui bisa menyebabkan dermatitis kontak pada beberapa orang.

Beberapa bahan pengawet yang biasanya digunakan dalam skincare dan berpotensi menimbulkan dermatitis kontak adalah formaldehyde, isothiazolinone, methylisothiazolinone, dan quaternium-15.

Baca Juga: 4 Bahaya Sinar UV untuk Kesehatan Kulit dan Rambut, Risiko Kanker Kulit!

2. Pewangi

Penyebab wajah gatal selanjutnya adalah pewangi. Hal inilah alasan wajah gatal saat memakai skincare, bisa jadi ditimbulkan oleh penggunaan produk skincare yang menambahkan pewangi di dalamnya.

Masalahnya, pewangi atau fragrance biasanya hanya dicantumkan sebagai bahan tunggal dalam pembuatan produk skincare. Padahal, di dalam zat pewangi itu sendiri mengandung banyak sekali komponen kimia yang berbeda-beda, yang memiliki risiko mengiritasi kulit.

3. Pewarna atau pigmen warna

Kemudian, pewarna atau pigmen warna juga bisa menyebabkan wajah gatal. Supaya tampilan produk skincare menarik, biasanya produk atau diberikan bahan pewarna di dalamnya. 

Faktanya, pewarna apapun dapat menyebabkan dermatitis kontak pada kulit sensitif. Terutama, pada orang yang biasanya alergi terhadap pewarna makanan, yang kemungkinan juga akan alergi terhadap pewarna dalam produk skincare.

Pewarna yang berisiko lebih besar menimbulkan alergi dermatitis kontak adalah pewarna kuning dan pewarna merah.

Baca Juga: Sederet Penyebab Gigi Kuning yang Sering Dialami Banyak Orang

4. Minyak atsiri

Berikutnya, beberapa bahan alami juga bisa menimbulkan rasa gatal pada wajah, misalnya minyak atsiri atau essensial oil.

Biasanya, produsen skincare menambahkan minyak atsiri untuk memberikan aroma pada skincare. Tetapi, pemberian minyak atsiri ke dalam produk skincare dalam konsentrasi tinggi berisiko menimbulkan alergi.

Minyak atsiri lainnya yang juga perlu berhati-hati dalam memakainya adalah tea tree oil. Tea tree oil bermanfaat untuk membantu mengatasi jerawat.

Tetapi dalam pemakaiannya pastikan secukupnya saja sesuai petunjuk. Tea tree oil tergolong minyak atsiri yang cukup keras. Hanya beberapa tetes saja bisa memicu alergi pada sebagian orang.

Minyak atsiri lainnya yang perlu diwaspadai pemakaiannya dalam produk skincare karena dapat memicu alergi, antara lain minyak ylang-ylang, minyak cengkeh, minyak peppermint, dan minyak kayu manis.

5. Lanolin

Penyebab wajah gatal lainya karena lanolin. Lanolin adalah bahan alami yang berasal dari wol domba dan digunakan dalam produk pelembap seperti body lotion dan krim wajah.

Sebagian orang mungkin lebih sensitif terhadap bahan ini sehingga wajah terasa gatal atau memerah saat menggunakan skincare yang mengandung lanolin.

Nah, itulah beberapa penyebab wajah gatal saat menggunakan skincare yang harus Anda tahu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Pekan Ini Siap Bullish, IPOT Jagokan Tiga Saham Berikut

Pergerakan IHSG pada pekan ini diperkirakan lebih dipengaruhi musim laporan keuangan emiten kuartalan.

Volatilitas SUN Tetap Tinggi Pasca-Rating S&P, Yield SUN 10 Tahun Ditaksir 6,8%-7,3%

Prospek obligasi dinilai tetap menarik hingga akhir 2026, didukung permintaan domestik dan risiko downgrade yang mereda.

Hujan Lebat Masih Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 21 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Apa Artinya bagi Pasar Obligasi & Rupiah?

Yield obligasi pemerintah, CDS, rupiah belum menunjukkan perubahan signifikan usai S&P mempertahankan rating Indonesia. Apa sebabnya?

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?

Bahan kimia dalam cat rambut permanen bisa mengikis protein alami rambut. Simak alasan mengapa batang rambut rontok setelah diwarnai.

Bitcoin Bertahan di US$ 64.000 Saat Geopolitik Memanas, Apa sebabnya?

Harga Bitcoin bertahan di atas US$ 64.000 meski harga minyak dunia melonjak akibat memanasnya konflik AS-Iran.

Beli Emas Jangan Asal Murah, Selisih Harga Jual dan Buyback Bisa Beda Jauh

Semakin kecil spread, umumnya semakin cepat peluang untuk mendapatkan cuan saat menjual kembali emas.

Prakiraan Cuaca Besok (21/7) dan Lusa di Banten, Diprediksi Cerah dan Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Selasa (21/7) dan lusa, Rabu (22/7) di wilayah Banten akan cerah dan berawan.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Selasa (21/7), Hujan Ringan di Tiga Wilayah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa (21/7) didominasi berawan, hujan ringan hanya di tiga wilayah.

Ramalan Zodiak Besok Selasa 21 Juli 2026: Cancer Beruntung, Gemini Waspada

Ini ramalan zodiak besok Selasa 21 Juli 2026, mulai karier, keuangan, asmara, dan kesehatan untuk Aries hingga Pisces.