M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Kaki Membengkak saat Hamil? Ketahui Penyebab dan Cara Mencegah Bengkak Kala Hamil

Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Merasa kakimu bengkak saat hamil? Waspadai gejalanya. Berikut ini penyebab dan cara mencegah bengkak kala hamil.

Sebab ada pembengkakan yang dikatakan normal, adapula yang dianggap tak wajar. Untuk lebih jelasnya, intip langsung penyebab dan cara mencegah bengkak saat hamil.

Pembengkakan pada kaki di saat hamil menyebabkan berbagai kekhawatiran. Pada dasarnya, bengkak saat hamil memang suatu hal yang wajar dan normal.

Pasalnya, penyebab kaki bengkak saat hamil umumnya disebabkan oleh 3 hal, seperti yang dilansir dalam Hermina Hospitals:

  1. Cairan dalam tubuh meningkat hingga 8 liter.
  2. Perubahan hormon
  3. Pertumbuhan rahim yang membesar memicu aliran darah ke jantung jadi melambat

Pembengkakan dapat dikatakan masih dalam tahap normal apabila terjadi selama bertahap, mulai dari area jari tangan, pergelangan kaki, lalu ke kaki.

Namun, jika Anda mengalami pembengkakan yang tiba-tiba membesar saat hamil, maka segeralah hubungi dokter. Sebab, disinyalir Anda mengalami pembekuan darah atau bisa jadi tanda pre-eklampsia.

Baca Juga: Produksi ASI Berkurang Saat Puasa di Bulan Ramadan, Mitos atau Fakta?

Apa itu pre-eklampsia?

Melansir dari Rahet Bally, pre-eklampsia adalah suatu kondisi dimana wanita hamil memiliki tekanan darah yang tinggi, terdapat protein dalam urinnya, atau pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki.

Kondisi ini dapat terjadi kapan saja antara 20-34 minggu kehamilan Anda.

Berikut gejala pre-eklampsia:

  • Sakit kepala terus menerus
  • Muntah
  • Mual
  • Sakit perut
  • Kenaikan berat badan berlebih secara tiba-tiba

Jika Anda mengalami gejala di atas, segeralah hubungi dokter karena akan berbahaya jika tak ditangani segera.

Baca Juga: Khawatir Produksi ASI Berkurang Saat Puasa? Konsumsi 6 Buah Pelancar ASI Ini

Darah menggumpal

Kaki bengkak saat hamil jika masuk dalam tahap tidak normal, maka bisa jadi disebabkan oleh penggumpalan darah.

Kondisi ini bisa saja terjadi pada lengan, kaki, paha, panggul, atau bahkan dapat menyebar hingga ke paru-paru dan sebabkan komplikasi yang besar.

Wanita hamil memang lebih berisiko mengalami pembekuan darah sebagai persiapan yang dilakukan tubuh secara alami saat proses melahirkan nanti.

Baca Juga: Hati-hati, Inilah 6 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Asupan Garam dalam Makanan

Cara mencegah bengkak saat hamil

Jika Anda telah memeriksakan diri ke dokter dan dikatakan sebagai pembengkakan yang normal, maka Anda dapat mengikuti sederet cara mencegah pembengkakan saat hamil:

  • Perbanyak konsumsi air putih
  • Hindari konsumsi kafein
  • Hindari berdiri dalam waktu lama
  • Hindari pakai pakaian ketat, kaus kaki, dan sepatu
  • Terlalu banyak jalan kaki
  • Mengangkat kaki ke atas sebanyak mungkin
  • Hindari banyak makanan yang mengandung garam karena sebabkan tubuh menahan cairan yang sebabkan bengkak

Itulah penyebab hingga cara mencegah pembengkakan saat hamil. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trik Tukang Cat Profesional biar Mengecat Rumah Lebih Cepat Selesai

Trik sederhana dari tukang cat profesional membuat proses mengecat rumah lebih cepat, rapi, hemat waktu, dan minim capek.  

4 Perbedaan SPF dan PA pada Sunscreen yang Wajib Dipahami, Jangan Asal Beli!

Saat membeli produk sunscreen, Anda pasti sering melihat label SPF dan PA. Wajib tahu, ini 4 perbedaan SPF dan PA pada sunscreen.

10 Kebiasaan Finansial yang Bisa Bantu Kelas Menengah Naik Asetnya

Ingin kondisi keuangan lebih baik? Simak 10 kebiasaan finansial yang dapat bantu kelas menengah membangun aset secara bertahap.

4 Waktu Terburuk untuk Olahraga yang Bisa Membahayakan Tubuh, Hindari Ya!

Sudah tahu belum? Ada 4 waktu terburuk untuk olahraga yang wajib Anda hindari. Klik untuk penjelasan selengkapnya.

IHSG Pekan Ini Siap Bullish, IPOT Jagokan Tiga Saham Berikut

Pergerakan IHSG pada pekan ini diperkirakan lebih dipengaruhi musim laporan keuangan emiten kuartalan.

Volatilitas SUN Tetap Tinggi Pasca-Rating S&P, Yield SUN 10 Tahun Ditaksir 6,8%-7,3%

Prospek obligasi dinilai tetap menarik hingga akhir 2026, didukung permintaan domestik dan risiko downgrade yang mereda.

Hujan Lebat Masih Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 21 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Apa Artinya bagi Pasar Obligasi & Rupiah?

Yield obligasi pemerintah, CDS, rupiah belum menunjukkan perubahan signifikan usai S&P mempertahankan rating Indonesia. Apa sebabnya?

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?

Bahan kimia dalam cat rambut permanen bisa mengikis protein alami rambut. Simak alasan mengapa batang rambut rontok setelah diwarnai.

Bitcoin Bertahan di US$ 64.000 Saat Geopolitik Memanas, Apa sebabnya?

Harga Bitcoin bertahan di atas US$ 64.000 meski harga minyak dunia melonjak akibat memanasnya konflik AS-Iran.