M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Jenis Reksadana yang Cocok di 2023, Mau Pilih yang Mana?

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Sentimen suku bunga dan resesi global menjadi faktor yang memengaruhi pergerakan kinerja reksadana di 2023. Di tengah sentimen tersebut, pilihan reksadana jenis apa yang menarik?

Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana mengatakan, ada beragam sentimen positif dan negatif yang akan mewarnai pergerakan kinerja reksadana di 2023.

Sentimen positif yang pertama adalah pertumbuhan ekonomi akan lanjut bertumbuh. Hal ini disokong oleh sentimen positif yang kedua, yaitu pandemi yang mereda dan aktivitas yang kembali dibuka. 

Sentimen positif yang ketiga adalah kenaikan harga komoditas energi. Wawan optimistis, di tahun depan, ketiga sentimen positif tersebut masih akan berlangsung dan memengaruhi pergerakan kinerja pasar modal. 

Namun, tantangan juga masih ada. Menurut Wawan, tiga sentimen negatif yang memengaruhi pasar di 2023. Pertama, kenaikan suku bunga. Hal ini membuat kinerja pasar obligasi terpukul.

"Harapannya kenaikan suku bunga di tahun depan tidak setinggi kenaikan suku bunga di 2022, sehingga kinerja obligasi bisa membaik," kata Wawan, Selasa (20/12). 

Sentimen negatif yang kedua, datang dari inflasi. Apalagi, ada kemungkinan berbagai subsidi akan mulai dikurangi di tahun depan. 

Selanjutnya, sentimen ketiga adalah resesi global khususnya dari eksternal. "Ekonomi kita cukup baik-baik saja, tetapi resesi dari luar negeri itu yang mengkhawatirkan dan bisa berdampak ke Indoensia," ujar Wawan. 

Jika terjadi resesi global, ada potensi capital outflow sehingga bisa menekan kinerja pasar saham. "Resesi masih menjadi momok," tegas Wawan. 

Di tengah volatilitas pasar yang berpotensi tinggi di 2023, Wawan mengatakan, kinerja reksadana pasar uang akan mulus dan terus tumbuh lebih tinggi. Penyebabnya, tren suku bunga yang tinggi membuat imbal hasil reksadana pasar uang juga lebih tinggi.

Wawan bilang, di awal tahun, suku bunga Bank Indonesia (BI) sudah berada di 5%. Dengan begitu, proyeksi imbal hasil reksadana pasar uang di 2023 bisa mencapai 4,5%. Angka tersebut lebih tinggi dari proyeksi imbal hasil reksadana pasar uang di 2022 sebesar 3,5%. 

Sementara target imbal hasil reksadana pendapatan tetap, Wawan pasang di 6%-7%. Proyeksi ini diasumsikan jika kenaikan suku bunga di 2023 tidak lagi agresif seperti di 2022. Kalaupun naik, prediksi Wawan, batas kenaikan suku bunga 2023 di 6%. 

Baca Juga: Bergerak Sideways, IHSG Naik Tipis 0,14% ke 6.860 Kamis (29/12)

Sedangkan untuk pasar saham, Wawan optimistis, penutupan IHSG di 2022 berada di 7.100. Alhasil, untuk 2023, IHSG berpotensi naik 10% ke 7.800.

Dan, kinerja reksadana saham secara rata-rata juga berpotensi tumbuh 10% di 2023. Untuk reksadana campuran, berpotensi tumbuh 8%. 

Wawan mengingatkan kembali, dalam berinvestasi, sebaiknya investor tetap melakukan diversifikasi. Bagi investor yang memiliki rentang investasi 3 tahun, baiknya menaruh dana 40% di pasar saham, 40% di pasar obligasi, dan 20% di reksadana pasar uang.

Lalu, bagi investor yang memiliki rentang investasi lima tahun ke atas, bisa menaruh dana 50% di pasar saham, 30% di pasar obligasi, dan 20% di reksadana uang. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pengguna Android 14, 15 & 16 Wajib Tahu: Ini Bahaya Jika Tak Update Sistem!

Pembaruan keamanan Android 14, 15, 16 sangat mendesak. Lindungi data pribadi Anda dari potensi serangan dengan mengikuti panduan update ini.   

HP Realme Ini Pasti Cicipi Android 17 & Realme UI 8.0, Fitur Baru Siap Menanti!

HP Realme Anda ada dalam daftar penerima Android 17? Cek sekarang model yang akan menikmati fitur dan UI terbaru lebih dulu.  

Olahraga Lari Dorong Anak Aktif dan Tumbuh Percaya Diri

Ajak anak aktif dan meningkatkan percaya diri sejak dini, Bebelac gelar Little Star Fun Run 2026.      

BBM Jenis B50 akan Hadir 1 Juli 2026: Ketahui Bahan Baku, Sifat, dan Manfaatnya

Pemerintah siapkan BBM B50 mulai 1 Juli 2026. Temukan keuntungan besar bagi ekonomi dan lingkungan, serta cara kerjanya di sini!

MNC Sekuritas Bagikan 4 Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Hari Ini (17/6)

IHSG berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, Rabu (17/6/2026). Cek rekomendasi saham dari MNC Sekuritas.

Waspadai Koreksi IHSG, Cek Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (17/6)

IHSG berpotensi terkoreksi terbatas ​pada perdagangan hari ini (17/6), simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini. 

Promo Bakmi GM Juni: Diskon Gila BGM Day Mulai Rp 25.000-an Plus Free 2 Minuman

Makan bareng di Bakmi GM kini makin murah. Ada paket spesial liburan sekolah dengan gratis Hydroplus. Cek rincian promo selengkapnya!

Prediksi Austria Vs Yordania (17/6): Duel Tim Comeback dan Debutan Piala Dunia 2026

Prediksi Austria dan Yordania di Grup J Piala Dunia 2026. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan jadwal pertandingan lengkapnya di sini.​

Asing Catat Net Sell Rp107 Miliar, Saham Bank Malah Dikoleksi (15/6)

Investor asing masih membukukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 107 miliar pada perdagangan Senin, 15 Juni 2026. ​Namun, IHSG naik 4%. 

Naik Rp 4.000 Jadi Rp 2.733.000, Intip Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Rabu (17/6)

Harga emas batangan bersertifikat Antam hari ini keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menguat pada Rabu (17/6)