M O M S M O N E Y I D
Santai

Jangan Mudah Percaya, Begini Cara Mengenali Chat WhatsApp Palsu dari Screenshot

Jangan Mudah Percaya, Begini Cara Mengenali Chat WhatsApp Palsu dari Screenshot
Reporter: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Saat ini, banyak aplikasi yang digunakan untuk membuat chat WhatsApp palsu. Hal ini sangat rawan apabila dijadikan sebagai tindak penipuan. 

Tampilan chat WhatsApp palsu tampak mirip seperti aslinya. Bahkan, orang awam akan sulit membedakan chat WhatsApp palsu dan asli. 

Hal ini yang menjadikan banyak orang merasa tertipu karena adanya chat WhatsApp palsu. Oleh karena itu, artikel ini memberikan informasi mengenai cara mengenali chat WhatsApp palsu. 

Cara mengenali chat WhatsApp palsu cukup mudah. Anda harus mengetahui ciri-ciri chat WhatsApp palsu agar tidak tertipu. 

Tangkapan layar WhatsApp palsu hanyalah salah satu bentuk kebohongan yang bisa dilakukan. Untungnya, mengidentifikasi tangkapan layar WhatsApp palsu tidak sesulit menemukan kebohongan.

Baca Juga: Cara Memindahkan Stiker Telegram ke WhatsApp Tanpa Aplikasi di Android dan iPhone

Mengutip Istrunch, hal yang diperlukan hanyalah hanyalah sedikit fokus dan kemampuan untuk menemukan detail kecil.

Untuk lebih lengkapnya, berikut cara mengenali chat WhatsApp palsu dari screenshot atau tangkapan layar:

1. Tampilan chat

Fitur baru Call Links WhatsApp
Fitur baru Call Links WhatsApp

Baca Juga: 4 Cara Memperbaiki WhatsApp Kadaluarsa Tanpa Update, Bisa Lakukan Metode Ini

Keseluruhan tampilan dan nuansa tangkapan layar dapat memberikan kesalahan nyata yang sering terjadi saat menyiapkan tangkapan layar palsu. Perhatikan hal berikut ini:

  • Jika Anda mengetahui bahwa pengirim tangkapan layar menggunakan iPhone, tetapi tangkapan layarnya dari aplikasi Android, berhati-hatilah.
  • Bandingkan tangkapan layar dengan layar obrolan asli Anda, dan identifikasi perbedaan apa pun. Jika memungkinkan, periksa apakah gambar profil sudah benar.
  • Jika tangkapan layar berasal dari obrolan grup, Anda harus melihat info yang ditampilkan tepat di bawah nama grup di bagian atas.
  • Platform yang membantu membuat tangkapan layar palsu ini sering kali meninggalkan tanda airnya. Jika Anda melihat tanda air di tangkapan layar itu tangkapan layar palsu.

2. Font

WhatsApp memiliki font uniknya sendiri yang sama dengan font ponsel Anda.

Jadi, setiap kali Anda menerima tangkapan layar obrolan yang tampak mencurigakan, lihat saja font obrolan lebih dekat.

Caranya, perbesar tangkapan layar, dan cari anomali apa pun antara font layar WhatsApp (pesan, nama profil, dan info tertulis lainnya di bawah nama profil di bagian atas) dan gaya font serta ukuran bilah status di bagian atas.

Baca Juga: Begini Cara Melihat Kata Sandi IG biar Enggak Lupa Password Akun

3. Waktu dan tanggal

Pertama-tama, periksa apakah format stempel waktu sama dengan format waktu yang ditampilkan di bilah status.

Stempel waktu pada pesan WhatsApp selalu dalam format yang sama dengan pengaturan telepon. 

Artinya, jika ponsel mengikuti format 12 jam, pesan di WhatsApp juga menampilkan waktu dalam format yang sama.

Jadi, jika Anda melihat tangkapan layar dengan pesan yang dikirim atau diterima pada, katakanlah, pukul 16:00 tetapi waktu di bilah status di atas menunjukkan pukul 16:00, pasti ada yang tidak beres.

Kemudian, Anda perlu memeriksa apakah pengaturan waktu pesan berikutnya masuk akal.

Jika waktu di bilah status menunjukkan pukul 16:00, tetapi pesan pada hari yang sama menunjukkan apa pun setelah pukul 16:00, Anda dapat segera menemukan tangkapan layar palsu.

4. Spasi

Spasi pesan, stempel waktu, dan ikon tidak boleh diabaikan saat mencoba mengidentifikasi tangkapan layar palsu.

Hati-hati terhadap spasi yang tidak konsisten di antara pesan. Misalnya, jika format waktunya adalah 12 jam, selalu ada jarak antara nilai waktu dan am/pm. Misalnya, waktu harus selalu pukul 4:00 pm dan bukan pukul 4:00pm. 

Itulah semua informasi mengenai cara mengenali chat WhatsApp palsu dari screenshot atau tangkapan layar. Berhati-hatilah jangan sampai mudah tertipu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Lebat Tetap Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/9)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Sabtu 5 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat cuma di provinsi berikut ini.

Ke Ideafest 2026, Pengunjung Bisa Belajar Pilah Sampah juga lo

​Indofood bersama Rekosistem menyediakan 15 titik pengumpulan sampah di area Ideafest 2026 untuk mengajak pengunjung belajar memilah sampah.

Cek Prakiraan Cuaca DKI Jakarta di Akhir Pekan, Dominan Cerah dan Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi cuaca berawan, sementara lusa akan cerah di seluruh wilayah.

Keliling Yogyakarta Akhir Pekan? Simak Prakiraan Cuaca Besok (5/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca wilayah Yogyakarta, besok (5/9), didominasi udara kabur dan berawan. Cek selengkapnya!

Akhir Pekan Berpotensi Hujan, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (5/9) dan Lusa

Sejumlah wilayah Sumut berpotensi hujan ringan besok (5/9) dan lusa. Suhu udara diprakirakan mencapai 35°C di beberapa daerah.

Digitalisasi Alur Kerja Klinis, Kaiser Cancer Center Adosi EpiSoft

Kaiser Cancer Center mengimplementasikan EpiSoft, platform rekam medis elektronik khusus onkologi yang dikembangkan di Australia.​

Prakiraan Cuaca Banten di Akhir Pekan, Cerah dan Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di seluruh wilayah DKI Jakarta akan berawan, sementara lusa akan cerah.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 4-10 September 2026, Kispray Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 4-10 September 2026 di sini.

Suhu Capai 36°C, Begini Prakiraan Cuaca Sumatera Selatan Besok (5/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan suhu Sumatera Selatan besok (5/9) bisa mencapai 36°C. Lusa, suhu tertinggi masih mencapai 35°C di sejumlah daerah.

Akhir Pekan Berawan, Intip Prakiraan Cuaca Sumatera Barat Besok (5/9) dan Lusa

Cuaca Sumatera Barat besok (5/9) cukup didominasi cerah. Namun, lusa hampir seluruh wilayah diprakirakan berawan menurut BMKG.