M O M S M O N E Y I D
Bugar

Jangan Diabaikan, Ini Faktor Penyebab Nyeri Punggung yang Perlu Anda Ketahui

Jangan Diabaikan, Ini Faktor Penyebab Nyeri Punggung yang Perlu Anda Ketahui
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Nyeri punggung adalah rasa sakit atau kaku yang dapat terjadi di sepanjang tulang belakang, yaitu dari bawah leher hingga tulang ekor. 

Nyeri punggung merupakan gejala penyakit yang berkaitan dengan tulang belakang. Penyebab umum nyeri punggung adalah adanya jaringan tulang belakang yang terkilir atau tegang (strain).

Nyeri ini biasanya terjadi akibat mengangkat benda berat atau berolahraga berlebihan. Selain itu, kondisi ini juga disebabkan oleh cedera tulang belakang atau kelainan struktur tulang.

Baca Juga: Kenali Gejala Pneumonia dan Cara Pencegahannya. Cari Tahu Yuk!

Selain itu, dilanisr dari Healthline, ada pula beberapa faktor penyebab sakit pungung lainnya yang mesti diwaspadai, antara lain: 

1. Kompresi fraktur ke tulang belakang akibat osteoporosis.

2. Kanker yang melibatkan tulang belakang.

3. Fraktur medula spinalis.

4. Kejang otot (otot sangat tegang).

5. Disk tulang punggung yang pecah atau herniasi.

6. Linu panggul (skiatika).

7. Stenosis tulang belakang (penyempitan kanal tulang belakang).

8. Lekukan tulang belakang (seperti skoliosis atau kyphosis), yang mungkin diturunkan dan tampak pada masa anak-anak atau remaja.

9. Aneurisma aorta perut yang bocor.

10. Kondisi radang sendi, seperti osteoartritis atau radang sendi psoriatik.

11. Infeksi tulang belakang (osteomielitis, diskitis, dan abses).

12. Infeksi ginjal atau batu ginjal.

13. Masalah yang berkaitan dengan kehamilan.

14. Kondisi medis yang memengaruhi organ reproduksi wanita, termasuk endometriosis, kista ovarium, kanker ovarium, atau fibroid rahim.

15. Nyeri di sekitar punggung panggul atau sendi sacroiliac.

Baca Juga: Jangan Disepelekan! Waspadai Gejala Angin Duduk Berikut Ini

Pengobatan nyeri punggung antara lain dengan penggunaan obat pereda nyeri dan terapi fisik atau fisioterapi. Namun, bila diperlukan, dokter dapat melakukan tindakan operasi.

Nyeri punggung dapat dicegah dengan upaya sederhana, seperti aktif berolahraga, menjaga berat badan agar tetap ideal, serta mengelola stres dengan baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Stigma Sensitivitas: Ini Risiko Besar yang Perempuan Hadapi Setiap Hari

Banyak perempuan memendam momen sensitif, memicu kelelahan emosional. Temukan bagaimana kampanye SOS: Strength of Sensitivity membuka ruang aman.

7 Sup yang Bikin Kenyang Lebih Lama dan Sehat

Intip beberapa daftar sup yang bikin kenyang lebih lama dan sehat berikut ini! Mau coba konsumsi?   

5 Minuman Kaya Kalsium yang Bagus untuk Kekuatan Tulang

Ini dia beberapa minuman kaya kalsium yang bagus untuk kekuatan tulang Anda. Konsumsi, yuk!            

Pilih Lip Serum atau Lip Balm? Ini 5 Perbedaannya, Jangan Salah!

Bingung mau pilih lip serum atau lip balm? Sebelum coba, ketahui dulu 5 perbedaan lip serum dan lip balm ini ya.  

Pecinta Musik Jangan Sampai Lewatkan 7 Drakor Musikal Ini

Suka cerita penuh lagu? 7 drama Korea musikal ini siap mengisi playlist dan hatimu. Temukan rekomendasi terbaik untuk tontonan akhir pekan!

Hubungan Makin Intim: 4 Zodiak Ini Punya Energi Seksual Paling Intens

Menurut astrologi, ada 4 zodiak dengan energi seksual paling intens. Salah satunya Scorpio, berikut daftar selengkapnya.  

Nomor HP Aman! Cara Sembunyikan Kontak WhatsApp Tanpa Aplikasi Tambahan

Ingin nomor HP Anda tak terlihat di WhatsApp? Gunakan nomor virtual! Fitur ini mencegah spam dan menjaga privasi kontak Anda.   

4 Rekomendasi Makanan untuk Menurunkan Risiko Kanker Usus

Intip beberapa rekomendasi makanan untuk menurunkan risiko kanker usus berikut ini, yuk!​           

4 Pakaian Ini Wajib Dihindari Pemilik Perut Buncit, Jangan Salah Pilih

Ingin perut buncit tak terlihat? Ada beberapa jenis pakaian yang harus dijauhi. Temukan daftar lengkapnya di sini.

Pahami Beda Vegan dan Vegetarian Sebelum Memulai Diet yang Sering Keliru

Vegan atau vegetarian? Kedua pola makan nabati ini berbeda. Pelajari jenisnya dan dampak kesehatan yang bisa didapatkan hari ini.