M O M S M O N E Y I D
Bugar

Inilah Jenis-Jenis Penyakit Dermatitis dan Cara Mengobatinya

Inilah Jenis-Jenis Penyakit Dermatitis dan Cara Mengobatinya
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah jenis-jenis penyakit dermatitis dan cara mengobatinya yang perlu Anda ketahui.

Dari banyaknya jenis penyakit yang dapat menghantui kulit, penyakit dermatitis adalah salah satu keluhan yang mesti diwaspadai. 

Penyakit dermatitis merupakan kondisi di mana terjadi peradangan pada kulit, yang menyebabkan ruam yang gatal, dilansir dari Healthline.

Kondisi ini bisa membuat kulit membengkak dan memerah. Kulit yang terkena penyakit dermatitis biasanya melepuh, mengeluarkan cairan, mengembangkan kerak, bahkan mengelupas. 

Penyakit dermatitis bukan penyakit menular. Penyakit ini bisa dikendalikan dengan baik melalui kombinasi pengobatan dan pencegahan kontak terhadap hal-hal yang memicu peradangan kulit. 

Penyakit kulit ini terdiri dari beberapa jenis. Tanda-tanda dan gejalanya sangat tergantung pada jenis yang Anda miliki.

Dari sekian banyak jenis penyakit dermatitis, ada empat macam penyakit dermatitis yang paling umum dan perlu Anda ketahui. 

Baca Juga: 5 Penyakit Kulit yang Rentan Menyerang Anak, Moms Wajib Tahu!

Dilansir dari Skin Health, inilah jenis-jenis penyakit dermatitis dan cara mengobatinya yang perlu Anda ketahui, antara lain: 

1. Penyakit dermatitis seboroik

Jenis penyakit dermatitis yang pertama adalah seboroik. Efek penyakit dermatitis jenis ini menyebabkan kulit mengalami bercak bersisik, kulit memerah, bahkan ketombe yang membandel.

Biasanya, penyakit dermatitis seboroik memengaruhi area kulit yang berminyak, seperti wajah, dada bagian atas, dan punggung. 

Selain itu, orang yang mengalami penyakit dermatitis seboroik rentan mengalami pengulangan setiap kali sembuh. 

2. Penyakit dermatitis atopik (eksim)

Jenis penyakit dermatitis yang kedua adalah atopik atau eksim. Efek penyakit dermatitis jenis ini menyebabkan kulit mengalami bercak bersisik, kulit memerah, bahkan ketombe yang membandel. 

Kondisi ini adalah penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya rasa gatal secara terus-menerus dan ruam kulit yang memerah.  

Kondisi ini dimulai pada masa bayi di mana terjadi ruam merah dan sensasi gatal pada kulit menekuk, seperti di siku, belakang lutut, dan di area depan leher.  

3. Penyakit dermatitis kontak

Jenis penyakit dermatitis yang ketiga adalah dermatitis kontak. Ruam ini tidak menular atau mengancam jiwa, tetapi bisa sangat tidak nyaman. 

Penyakit dermatitis kontak adalah ruam merah dan gatal yang disebabkan oleh kontak langsung dengan suatu zat atau reaksi alergi terhadapnya.

Banyak zat dapat menyebabkan reaksi seperti itu, termasuk sabun, kosmetik, wewangian, perhiasan, dan tanaman tertentu. 

4. Penyakit dermatitis stasis

Jenis penyakit dermatitis yang selanjutnya adalah dermatitis statis. Ruam tidak menular atau mengancam jiwa, tetapi bisa sangat tidak nyaman. 

Jenis penyakit dermatitis ini juga disebut penyakit dermatitis gravitasi, eksim vena, dan penyakit dermatitis stasis vena. 

Penyakit dermatitis stasis sering terjadi di kaki bagian bawah karena vena kaki memiliki katup satu arah yang memainkan peran penting dalam sirkulasi darah. 

Baca Juga: Waspada, Ini Sederet Gejala Adanya Penyakit Celiac

Meski penyebab dari keempat penyakit dermatitis di atas berbeda, tapi gejala yang ditimbulkan penyakit dermatitis tersebut umumnya serupa.

Jika sudah mengetahui jenis-jenis penyakit dermatitis, Anda juga perlu mengetahui cara mengobatinya agar penyakit dermatitis tidak semakin parah.

Mengutip dari Skin Health, berikut cara mengobati penyakit dermatitis yang perlu Anda ketahui, antara lain: 

1. Menjaga kebersihan kulit

Cara mengobati penyakit dermatitis yang pertama adalah menjaga kebersihan kulit.  Cara mengatasi penyakit dermatitis harus diawali dengan menjaga kebersihan kulit.

Oleh sebab itu, cobalah rutin untuk membersihkan diri dengan teratur. Anda bisa menggunakan air hangat atau meneteskan olive oil sebelum mengguyur badan dengan air untuk meredakan peradangan. 

2. Memilih sabun yang tepat

Cara mengobati penyakit dermatitis yang kedua adalah memilih sabun yang tepat. Pilihlah sabun yang lembut dengan aroma ringan atau tanpa aroma lebih baik. 

Pemilihan sabun yang tepat adalah salah satu upaya untuk merawat dan mencegah kondisi penyakit dermatitis semakin parah.

Beberapa produk sabun dapat mengeringkan kulit, maka sebaiknya gunakan sabun yang mengandung pelembap. 

3. Keringkan tubuh

Cara mengobati penyakit dermatitis yang ketiga adalah mengeringkan tubuh. Pilihlah sabun yang lembut dengan aroma ringan atau tanpa aroma lebih baik. 

Keringkanlah tubuh dengan handuk yang lembut untuk menghindari iritasi dan pergesekan yang kasar antara kulit dan handuk.

Tepuk-tepuk kulitmu dengan handuk lembut dan jangan mengusapnya dengan kasar. 

4. Gunakan pelembap khusus

Cara mengobati penyakit dermatitis selanjutnya adalah menggunakan pelembap khusus. Pelembap ini berfungsi untuk mengurangi peradangan dan rasa gatal pada kulit.  

Cara mengatasi penyakit dermatitis atopik atau penyakit dermatitis jenis lainnya juga bisa dengan memanfaatkan pelembap khusus dari dokter.

5. Kenakan pakaian yang tepat

Cara mengobati penyakit dermatitis yang terakhir adalah mengenakan pakaian yang tepat. Cobalah kenakan pakaian yang dapat menyerap keringat.

Rasa gatal akibat penyakit dermatitis biasanya dipicu oleh kulit yang lembap akibat pakaian yang tak dapat menyerap keringat. 

Alternatifnya, kenakan pakaian yang lembut dan sejuk seperti berbahan katun. Itulah jenis-jenis penyakit dermatitis dan cara mengobatinya yang perlu Anda ketahui.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tips Kulit Tetap Terhidrasi Saat Puasa ala Sociolla

Perawatan kulit wajah dan rambut tetap harus prima saat puasa. Ini tips agar kulit tetap terhidrasi saat puasa ala Sociolla.

IHSG Diproyeksi Sideways, Simak Daftar Saham Pilihan BNI Sekuritas Senin (23/2)

IHSG berpotensi bergerak sideways pada perdagangan Senin (23/2/2026)​. Cek daftar saham pilihan BNI Sekuritas​ untuk hari ini.

Naik! Cek Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Senin 23 Februari

Harga emas Antam hari ini ukuran 1 gram dibanderol Rp 3.028.000 Senin (23/2/2026), naik Rp 16.000 dibanding harga hari sebelumnya.

IHSG Dibuka Meloncat 0,9%, Simak Rekomendasi Saham Pagi ini (23/2)

IHSG pagi ini sempat naik 0,9% ke level 8.346,41. Sebanyak 333 saham menguat, berbanding 175 yang turun. Sedangkan 185 lainnya belum bergerak.

Pendaftaran Mudik Gratis Jasa Marga 2026 Segera Dibuka, Ini Rute & Syaratnya

Jasa Marga kembali dengan program Mudik Gratis 2026. Pendaftaran dibuka 25 Februari, tapi kuota terbatas! Segera cek rute dan cara daftarnya.

7 Film Misteri Orang Hilang Ini Bikin Penasaran, Penuh Plot Twist Gila

Membongkar kasus orang hilang dalam film penuh kejutan, daftar ini menyajikan 7 film misteri yang siap menguras emosi dan pikiran.

6 Anime Adaptasi Manga Ini Siap Hibur Puasa Anda, Tonton di Netflix

Koleksi anime adaptasi manga di Netflix ini siap membuatmu betah di rumah. Dari fantasi seru hingga laga, temukan favoritmu di sini.

Hindari 6 Film dan Drakor Pemicu Emosi Ini, Bikin Puasa Bisa Gagal Total

Film dan drakor pemicu emosi kuat bisa mengganggu kekhusyukan puasa Anda. Temukan judul-judul yang harus dihindari agar ibadah tetap lancar.

Gyokuro Adalah Teh Hijau Termahal Jepang, Apa Bedanya dengan Matcha ya?

Mengira matcha teh terbaik? Salah besar! Ada jenis teh hijau Jepang yang harganya paling mahal. Cari tahu perbedaannya sebelum membeli.

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Senin (23/2) Kompak Mager

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Senin hari ini (23/2) kompak stagnan. Emas Galeri 24 1 gram di Rp 3.047.000, emas UBS Rp 3.061.000.