M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ini Penyakit Gigi dan Mulut Selama Masa Menopause

Ini Penyakit Gigi dan Mulut Selama Masa Menopause
Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Ada kaitannya, ini beberapa penyakit gigi dan mulut yang muncul jelang menopause yang perlu Anda tahu.

Menopause berpotensi memengaruhi segala bagian di tubuh perempuan. Termasuk pada kesehatan gigi, gusi dan mulut. 

Melansir Woman and Home, selama masa menopause kadar oestrogen secara alamiah mengalami penurunan. Kadar oestrogen berfungsi sebagai hormon yang dibutuhkan untuk menjaga kekuatan tulang. 

Jika kadar esterogen menurun, maka bisa membuat hilangnya kekuatan tulang rahang. Sama seperti halnya pengeroposan pada tulang belakang dan tulang pinggul. 

Baca Juga: Blunder Lini Belakang Bikin Timnas Indonesia Kalah 1-2 dari China

Pengeroposan pada tulang rahang bisa meningkatkan risiko beberapa masalah gigi. Termasuk, gigi tanggal dan timbulnya penyakit gusi yang memiliki gejala tidak nyaman atau menyakitkan. 

Berikut beberapa penyakit gigi dan mulut yang bisa muncul menjelang masa menopause!

Sakit gigi

Menopause dan sakit gigi bisa terjadi bersamaan. Adapun kerusakan gigi merupakan salah sati penyebab yang paling umum karena gigi dan gusi sangat rentan terjadap perubahan hormon pada tubuh.

Biasanya, perubahan hormon ini bisa menurunkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi ringan dan menjaga keseimbangan bakteri baik dan jahat di dalam mulut. 

Selain itu, menopause bisa menyebabkan penurunan produksi air liur. Padahal, air liur penting untuk membersihkan partikel makanan dan menetralkan asam. Sehingga tanpa air liur maka kerusakan gigi bisa meningkat. 

Perubahan hormonal juga membuat gusi lebih sensitif dan rentan bengkak, yang bisa menimbulkan nyeri dan sakit gigi.

Baca Juga: 5 Waktu yang Tepat Menggunakan Body Lotion agar Hasilnya Maksimal, Sudah Tahu?

Sensitivitas gigi

Menjelang masa menopause sensitivitas gigi juga meningkay. Biasanya berupa rasa tajam saat makan atau minum sesuatu yang dingin. Ini terjadi karena lapisan pelindung email gigi telah terkikis dan lapisan dentin lunak di dalam gigi terlihat. 

Enamel merupakan tempat gigi dan gusi bertemu. Jika gusi turun, akar gigi akan terekspos. Lalu, karena gusi tidak memiliki lapisan pelindung, hal ini dapat menyebabkan sensitivitas.

Ini bisa terjadi karena menyikat gigi terlalu keras dan makan serta minum makanan yang menyebabkan lapisan pelindung terkikis. Selain itu, pengeroposan tulang di rahang akibat menurunnya esterogen juga bosa menyebabkan peningkatan sensitivitas, gigi tanggal dan goyang.

Mengepal dan patah

Selama masa menopause, beberapa perempuan mengalami bruxism. Ini adalah menggertakkan gigi atau mengatipkan rahang karena kecemasan, stress dan insomina. 

Jethwa, Dokter Gigi dan Pendiri Bespoke Smile menjelaskan bruxism dapat merusak gigi dan mengikis email gigi sehimgga menyebabkan gigi goyang. Selain itu, menggertakkan gigi dapat mengakibatkan nyeri wajah, leher dan bahu, sakit kepala dan gangguan tidur. 

Baca Juga: Alasan Tanaman Laba-laba Jadi Favorit Kucing Peliharaan di Rumah

Kehilangan Gigi

Kehilangan gigi merupakan efek samping pengeroposan tulang rahang. Perubahan hormonal selama masa menopause bisa menjadi penyebab utamanya.

Lebih parahnya lagi, perubahan hormonal menopause bisa menyebabkan periododintitis yang merupakan penyakit gusi yang lebih parah dan mempengaruhi tulang yang menyokong gigi Anda. 

Infeksi mulut

Masalah kesehatan mulut lain menjelang masa menopause adalah penurunan produksi air liur yang bisa menyebabkan infeksi mulut seperti sariawan. Penurunan air liur bisa menyebabkan lebih banyak luka di dalam mulut yang bisa terasa menyakitkan. 

Itu tadi daftar penyakit gigi dan mulut yang bisa muncul menjelang masa menopause. Semoga informasi ini bermanfaat, ya, Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Lebat Turun di Sini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (20/3) di Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Jumat (20/3) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat di daerah berikut ini.

Prakiraan BMKG Cuaca Besok (20/3) di Jalan Tol Hujan Ringan di Ruas Berikut

Prakiraan cuaca besok Jumat (20/3) di sejumlah jalan tol dari BMKG. Di ruas tol berikut ini berpotensi hujan ringan.​

Bear Brand Bagi Tips Terapkan 5 Kebiasaan Sehat Ini

Bear Brand mengajak masyarakat untuk terapkan lima kebiasaan sehat ini agar stamina tubuh meningkat dalam aktivitasnya

Tips Bayar Zakat dan Beri THR Lewat blu by BCA Digital

Intip yuk cara bayar zakat dan kirim tunjangan hari raya (THR) lewat blu by BCA Digital             

Agar Mudik Tenang dan Nyaman, Ini Tips dari Shopee

Agar perjalanan mudik lebih tenang dan nyaman, Shopee membagikan sejumlah tips persiapan mudik.       

Daycare Kantor Jadi Solusi Sementara Jelang Lebaran

Karyawan kini bisa fokus bekerja. Alfamidi hadirkan daycare sementara, bantu atasi kerepotan jelang Lebaran. 

Kulit Tetap Sehat saat Liburan, Ini Tips Cegah Hiperpigmentasi

Miracle Aesthetic Clinic membagikan tips menjaga kulit tetap sehat dan glowing saat liburan di bawah sinar Matahari.

Hasil Orleans Masters 2026: Ada Ginting, 7 Wakil Indonesia Maju ke 16 Besar

Hasil Orleans Masters 2026 Babak 32 Besar, tujuh wakil Indonesia maju ke 16 besar untuk memperebutkan tiket perempatfinal.

Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1447 H Digelar Hari Ini, Siap Sambut Idulfitri 2026

Pemerintah menggelar Sidang Isbat hari ini, Kamis 19 Maret 2026. Masyarakat menantikan pengumuman resmi kapan Idulfitri dirayakan di Indonesia.

Kenapa Cuaca Panas Menyengat Belakangan Ini? Medan Capai 35°C, BMKG Ungkap Alasannya

Cuaca panas terik bukan sekadar perasaan! Beberapa wilayah capai 35°C lebih. Temukan daftar kota terdampak dan penyebabnya.