M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Ini Kiat-Kiat Berkomunikasi dengan Anak Remaja Menurut Unicef, Catat Ya!

Ini Kiat-Kiat Berkomunikasi dengan Anak Remaja Menurut Unicef, Catat Ya!
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Sudah tahu belum? Ini kiat-kiat berkomunikasi dengan anak remaja menurut Unicef.

Membangun hubungan dengan anak remaja adalah modal penting bagi kesejahteraan mental serta pembelajaran sosial dan emosional mereka.

Adapun salah satu kunci untuk membangun hubungan dengan anak remaja yaitu komunikasi.

Menurut Unicef, ada 11 kiat-kiat berkomunikasi dengan anak remaja yang harus orang tua tahu dan terapkan. Simak sampai akhir, berikut kiat-kiat tersebut:

Baca Juga: Moms Harus Tahu, Ini 4 Tanda Anak Memiliki Pertemanan yang Tidak Sehat

1. Tunjukkan perhatian

Tunjukkan perhatian pada hal-hal yang dianggap penting oleh anak untuk memperlihatkan kepedulian orang tua.

2. Ceritakan tentang diri Anda

Ceritakan tentang diri sendiri sebagai orang tua. Carilah cara untuk membuat koneksi dan menemukan kesamaan minat.

3. Libatkan anak

Minta pendapat, pandangan, dan pemikiran anak agar orang tua dapat memahami perasaan mereka.

4. Pertahankan komunikasi

Lanjutkan komunikasi yang telah terjalin ketika usia anak lebih muda. Ingat, komunikasi adalah elemen penting bagi anak berusia bayi hingga dewasa kelak.

Jika orang tua memiliki komunikasi yang baik dengan anak sejak awal dan sering bertukar cerita tentang perasaan dan pemikiran, maka sangat mungkin hal ini bertahan saat anak memasuki masa remaja.  

5. Tunjukkan bahasa tubuh

Tunjukkan perhatian dengan bahasa tubuh saat anak berbicara. Melakukan kontak mata, mengangguk, dan memperlihatkan raut serius atau senyum ramah adalah tanda-tanda sederhana yang menunjukkan bahwa orang tua memberikan perhatian kepada anak.

Gunakan bahasa tubuh yang alamiah sehingga anak tahu orang tuanya memberikan perhatian penuh, tertarik menyimak, dan peduli.

Tanpa kata-kata, orang tua tetap dapat menyampaikan bahwa dirinya mendengarkan dan menganggap informasi dari anak remajanya bernilai.

6. Ajukan pertanyaan

Ajukan pertanyaan terbuka atau pertanyaan klarifikasi untuk lebih memahami perasaan anak. Tidak ada jawaban yang benar atau salah, pertanyaan semacam ini bertujuan untuk membantu orang tua memahami isi pikiran anak.

Anda bisa mencoba pertanyaan seperti: “Apa yang kamu maksud dengan…?”, “Kenapa kamu kesal ketika…?”, atau “Kira-kira, bagaimana perasaan kamu kalau…?”.

Intinya, pakailah kata-kata yang terasa wajar untuk orang tua dan anak guna menunjukkan empati.

7. Ulangi perkataan anak

Ulangi perkataan anak dengan menggunakan teknik parafrasa. Misalnya, “Jadi, maksudmu adalah...?” atau “Benar atau tidak, kamu merasa…?”.

Baca Juga: Ini 4 Cara Mengajarkan Anak Menjadi Sosok Pendengar yang Baik

8. Ungkapkan apresiasi dan afirmasi

Ungkapkan apresiasi dan afirmasi. Pujian yang spesifik dapat membangun kepercayaan dan keyakinan diri anak serta mendorong mereka untuk mempertahankan perilaku baiknya.

Sebagai contoh, jika anak mengatakan bahwa mereka sedang merasa stres, orang tua dapat menjawab “Terima kasih, ya, sudah berani bercerita tentang perasaanmu” atau “Mengakui kalau kita sedang stres itu tidak mudah. Terima kasih sudah bercerita”.

9. Berikan validasi

Berikan validasi terhadap ungkapan perasaan anak. Dengan demikian, anak akan menerima bentuk emosinya dan merasa aman untuk mengungkapkannya.

Ucapkan kata-kata seperti: “Ayah dan ibu paham kamu marah. Kami pasti merasa begitu juga kalau berada di posisimu”, “Terima kasih sudah bercerita. Bercerita kalau kita sedang sedih itu tidak mudah”, atau “Ayah dan ibu ikut merasakan stresmu. Kami pasti stres juga kalau berada di posisimu. Kita lihat, yuk, apa yang bisa dibantu”.

10. Pastikan Anda selalu hadir untuk anak

Terkadang, tidak mudah bagi anak remaja untuk bercerita mengenai hal-hal yang membuatnya cemas. Dan, orang tua tidak selalu tahu cara menanggapi cerita anaknya.

Dalam hal ini, orang tua cukup menjelaskan bahwa mereka akan selalu hadir untuk sang anak serta siap diajak bicara dan mendengarkan kapan saja.

Namun, tidak perlu memaksakan percakapan jika anak tidak mau menceritakan apa yang mereka alami.

11. Bagikan hal-hal yang menyenangkan

Berkomunikasi tidak selalu tentang hal-hal yang sulit atau perasaan yang tidak enak. Berbagi hal-hal yang menyenangkan pun penting, seperti peristiwa positif, cerita lucu agar keluarga dapat tertawa bersama, dan menunjukkan kasih sayang dengan cara yang nyaman bagi anak remaja.

Bersenang-senang dan tertawa bersama adalah cara yang indah untuk menciptakan hati yang bahagia dan ikatan keluarga yang kuat.

Demikian kiat-kiat berkomunikasi dengan anak remaja menurut Unicef. Semoga bermanfaat!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rayakan Lebaran, Mister Donut Beri Harga Spesial untuk Selusin Donat Cuma 6 Hari

Momen lebaran makin manis dengan promo Mister Donut. Nikmati selusin donat favorit hanya Rp 95.000. Jangan sampai kehabisan promonya!  

Jelang Nyepi 2026, Turis Tetap Bisa Lakukan Aktivitas Ini di Bali

Saat Nyepi, Bali sepi total, tapi turis boleh meditasi dan saksikan langit indah. Temukan aktivitas unik yang bisa Anda coba!

Penyebab Asam Urat: Bukan Cuma Daging Merah, Ini Pemicu Lain!

Bukan hanya daging merah, alkohol dan bahkan obat-obatan tertentu bisa jadi pemicu. Pahami penyebabnya untuk penanganan yang tepat. 

Waktu Imsak Banyumas (18/3): Kunci Keberkahan Hari ke-28 Ramadhan, Lengkap Doanya

Ketepatan waktu sahur dan berbuka sangat penting. Jadwal imsakiyah Banyumas 18 Maret 2026 ini panduan lengkap ibadah Anda beserta dengan doanya.  

Mau Kulit Glowing Saat Lebaran? Coba Skin Cycling Cuma 4 Malam Wajah Auto Kinclong

Ingin wajah glowing saat Lebaran? Metode skin cycling 4 malam ini bantu kulit bersih dan sehat. Simak langkah mudahnya untuk hasil maksimal.

20 Link Template Banner Idul Fitri 2026 Gratis Siap Pakai untuk Lebaran

Mencari desain banner Idul Fitri 2026 gratis? Puluhan template siap pakai tersedia untuk memeriahkan suasana Lebaran Anda.

Probiotik Kunci Hadapi Gangguan Usus Saat Ramadhan agar Pencernaan Tetap Sehat

Gangguan pencernaan sering muncul saat puasa, tapi probiotik bisa jadi penangkalnya. Pahami peran pentingnya untuk usus yang nyaman.

6 Tips untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi yang Penting Diketahui

Ini dia beberapa tips untuk menurunkan tekanan darah tinggi yang penting diketahui. Apa saja, ya?       

20 Ucapan Nyepi 2026 Bahasa Bali Penuh Makna, Bawa Kedamaian Batin

Nyepi 19 Maret 2026 segera tiba. Pilih dari 20 ucapan bahasa Bali berikut ini untuk sebarkan kedamaian. Temukan makna mendalamnya di sini!

25+ Poster Nyepi 2026 Gratis, Desain Terbaru dan Siap Pakai di Medsos

Poster Hari Raya Nyepi 2026 tersedia gratis, siap diunduh. Hindari ucapan standar, buat postingan Anda lebih menonjol dengan desain unik ini.